Tuesday, July 25, 2017

Dunia Tempat Nandur

الدنيا مزرعة اﻵخرة
Dunia tempaté Nandur
Bukan tempaté Panen

Apa yang ditandur?
Yo, terserah kita
Sekemampuan dan sebisa kita

Untungnya,
Kanjeng Nabi saw adil
Beliau kasih banyak alternatif bagi umatnya;
- Lewat amal jariyah
- Lewat Ilmu yang bermanfaat
- Lewat anak yang shalih

Untungnya,
Peluang nandur itu tidak terbatas pada Amal Jariyah saja
Bisa-bisa yang gak punya duit gak ada peluang tandur
Yang memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja kesulitan,
Bagaimana mau tandur?

Untungnya,
Peluang nandur itu tidak terbatas pada ilmu bermanfaat saja
Bisa-bisa yang tidak berilmu, gak punya peluang tandur
Bisa-bisa yang gak pernah "sekolah", stress mikir caranya nandur

Untungnya,
Peluang nandur juga terdapat pada anak yang shalih
Ini nandur yang paling digemari banyak orang
Bahkan, yang belum nikah sudah berani coba-coba nandur
(Tentu saja nandurnya tidak sah, ya gak akan panen dia)

☝☝☝

Prosesnya enak dan melegakan (#sensor)
Tapi, peluang panennya juga amat besar
Jadi, kalau tidak kaya dan tidak pintar
Usahakan punya anak yang banyak, shalih dan shalihah semua

Ya, barang yang ditandur memang tidak harus sejenis
Disesuaikan dengan kemampuan dan kebisaan tiap orang
Di Turi, yang ditandur ya ikan di tambak
Di Sekaran, yang ditandur ya blewah dan semangka
Di Widang, yang ditandur ya padi
Di Banyubang, tandurnya jagung
Di Wide Nahrowi, tandurnya ya cabe dan melon

Poinnya adalah:
Semuanya bisa panen dan menghasilkan
Walaupun yang ditandur berbeda-beda
Begitu pun kelak di akhirat
Semuanya akan panen, walaupun di dunia ini nandur barang yang berbeda

Wallahu a'lam...

Selasa, 25 Juli 2017
Pringgoboyo - Makam Joko Tingkir

*Rencana materi khutbah Jumat Wage, besok lusa


Sunday, July 23, 2017

Klambi Jahit Dewe

Klambi Jahit Dewe 》

"Lid, klambimu jahit dewe yo?"
Tanyanya sambil tertawa lebar

Hahahaha...
Pertanyaan ini akan terkenang sampai saya tua nanti
Ya, mungkin akan terus terngiang tiap hari raya idul fitri tiba

"Kok iso nenger?" tanya saya.
"Sak-e kok uombo!"
Wkwkwkk...

Itulah,
Sakunya memang didesain untuk muat hape saya yang jenis tablet 7 inch.

Idul Fitri tahun ini saya memang tidak beli baju baru (juga tak beli sarung baru)
Istri saya pun tanggap, dia beli aja kain katun di salah satu toko Surabaya
Dekat toko kain tempat kulakan saya
Lalu dijahitkan ke tetangga dengan permintaan khusus itu (saku besar)

Alhamdulillah... Murah dan hemat
Cocok dan pantes saya pakai
Kainnya juga nyaman di kulit
Tak kiro gak ono seng nenger, lha kok cek telitine ngono arek kuwi
Hihihi...

Terharu, saya...

Bigguard @Tenggulun, 30 Juni 2017


● Perempuan yang Ember & Pintu Rusak ●

● Perempuan yang Ember & Pintu Rusak ●

Ketika Nabi Ismail as sudah dewasa, beliau menikah dengan seorang perempuan dari Jurhum.

Ayahandanya, Nabi Ibrahim as yang tidak sempat menghadiri pernikahan pun berniat mengunjungi anaknya. Sekian lama pasca pernikahan, Ibrahim as baru sempat berkunjung.

Tiba di rumah Ismail, nabi Ibrahim mengetuk pintu.
Keluar seorang perempuan membukakan pintu.
Dialah istri Nabi Ismail as.
Dia belum mengenal bapak mertuanya.

"Dimana Mas Ismail?" tanya Nabi Ibrahim.
"Beliau sedang keluar untuk bekerja, Pak Tua," jawab perempuan.
"Bagaimana kehidupan kalian berdua?" tanya Ibrahim lagi.
"Hidup kami melarat dan susah, Pak Tua." Lalu perempuan itu curhat nasibnya kepada Nabi Ibrahim.

"Owh... Begitu...
Ya sudah, saya pamit dulu. Sampaikan salamku pada Mas Ismail. Bilang padanya kalau pintu rumahnya sudah waktunya diganti."
"Iya, nanti saya sampaikan."

Sorenya,
Ketika Mas Ismail pulang, istrinya menceritakan kedatangan seorang lelaki tua yang menitipkan salam dan berpesan agar mengganti pintu rumahnya yang rusak."

Hmmmm....
Ismail bergumam.

"Itu adalah ayahku, Ibrahim.
Beliau berpesan agar menceraikan dirimu."
.
.
.
قصص العرب

*Kisah ini pernah saya dengar di pengajian Al-Hikam Kiai Jamal Jombang. Dan baru nemu di kitabnya langsung.
*Cerita dari Kiai Jamal, ada tambahan kisah.
Yakni ketika Ismail menikah lagi, lalu Ibrahim berkunjung ke rumah. Kembali tidak bersua Ismail, hanya bertemu istrinya yang baru.
Lalu Nabi Ibrahim berpesan bahwa pintunya sudah bagus, supaya dijaga dan dirawat dengan baik.


There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com