Friday, June 6, 2008

Lowongan kerja untuk pecinta buku-expired tgl 11-6-08

Penerbit yang tumbuh sangat pesat, membuka lowongan dan kesempatan berkarier bagi Anda yang tertarik dengan dunia literasi dan industri buku di tanah air sebagai


Sales Promotion Girl (SPG) dan Sales Promotion Boy (SPB)

Syarat-syarat :

Pria & wanita berusia maksimal 27 tahun
Minimal lulusan SMU & sederajat
Berpengalaman sebagai SPG/SPB di berbagai macam even pameran, khususnya even pameran buku
Mengerti dan memahami pengelolaan even pameran yang baik dan berorientasi pada result oriented
Bersedia bekerja dengan target dalam shift siang/malam
Memiliki insiatif tinggi, kreatif dan mampu bekerja secara mandiri maupun dalam kelompok

Kirimkan lamaran + aplikasi lengkap Anda paling lambat tanggal 11-Juni-2008. ke

Marketing
Jl.Warga 23 A Pejaten Barat, Ps.Minggu, Jakarta-Selatan
Telp:7976587/ 79192866
atau :info@ufukpress. com, info_ufukpress@ yahoo.co. id

DIBUTUHKAN REPORTER/PENULIS LEPAS

DIBUTUHKAN REPORTER/PENULIS LEPAS

Kami adalah penerbit buku di bidang bisnis dan manajemen yang saat ini membutuhkan beberapa reporter/penulis lepas untuk proyek buku-buku kami. Buku yang akan kami garap dalam tiga/empat bulan ke depan adalah tentang OUTSOURCING/ Alih Daya: pengalihan pekerjaan atau tenaga kerja dari perusahaan penyedia tenaga kerja kepada perusahaan yang membutuhkan dengan sejumlah persyaratan jenis pekerjaan, syarat pembayaran, dan ketentuan lainnya yang disepakati bersama.

Bila Anda punya pengalaman reportase dan menulis dalam bidang bisnis dan manajemen, kami mengundang Anda untuk bergabung bersama tim penulis kami. Kami sediakan imbalan penulisan yang menarik.

Hubungi:
HARI WAHYUDI
PPM Manajemen Publishing
Jl. Kembang Raya No. 8B
Kwitang – Jakarta 10420
Telp. 021-3901695
Hp. 081310266477

Lowongan Editor di PT GRAFINDO

Penerbit baru di bawah grup penerbitan PT GRAFINDO sedang melakukan pengembangan perusahaan. Jika Anda;
1.Memiliki jiwa petualang di dunia kata
2.Memahami dan berinovasi dengan naskah
3.Lebih diutamakan didukung pengalaman di dunia penerbitan
4.Selalu menjawab deadline dengan tepat
5.Energik, muda, punya ambisi, dan ingin berkarir
6.Ingin bekerja dengan imbalan yang sangat layak
Maka bergabunglang sebagai EDITOR.
Informasi lebih lanjut klik di www.menulisyuk.com

Best Regards,

.K.A.N.G.A.R. U.L.
Freelance Writers, Radio Announcer, Media & PR Consultants
Literary ; Design; Agency

Business Contact : +62 812 8749 407
Private Contact; +62 817 8040 88

e-mail Business: redaksi@menulisyuk.com
e-mail Private: kangarul@gmail.com

Blog: www.kangarul.wordpress.com www.arul.multiply.com
Situs: www.menulisyuk.com

Ranking 10 Perusahaan Paling Inovatif Di Dunia

Ranking 10 Perusahaan Paling Inovatif Di Dunia
(sumber - http://www.strategi manajemen. net)

Setiap tahun majalah Business Week melakukan survei ekstensif kepada
ribuan eksekutif di seluruh dunia. Kepada mereka ditanyakan pertanyaan
tentang perusahaan apa saja yang menurut mereka paling inovatif di
dunia? Berikut daftar ranking 10 pemenangnya untuk tahun 2008.

1. Apple
2. Google
3. Toyota Motor
4. General Electric
5. Microsoft
6. Tata Group
7. Nintendo
8. Procter and Gamble
9. Sony
10. Nokia

Ada beberapa catatan yang bisa kita eksplorasi berkaitan dengan hasil
ranking The Worldâs Most Innovative Companies tahun 2008 versi
BusinessWeek tersebut. Catatan yang pertama adalah tentang lokasi
geografis dari para pemenang inovasi. Dari 10 daftar diatas, Amerika
diwakili oleh 5 perusahaan (yakni Apple, Google, GE, Microsoft dan
P&G), sedangkan Asia diwakili oleh 4 perusahaan (tiga dari Jepang
yakni Toyota, Sony dan Nintendo, serta satu dari India yakni Tata
Group). Sedangkan dari Eropa hanya diwakili satu perusahaan yakni
Nokia (dari Finlandia).

Catatan berikutnya adalah tentang daftar 3 pemenang teratas. Seperti
Anda lihat, jawara nomer satu perusahaan paling inovatif di dunia
adalah : Apple. Sungguh, melalui parade produk-produknya yang
merupakan perpaduan sempurna antara teknologi dan seni (the art of
technology), Apple memang rasanya amat layak untuk duduk dalam
singgasana kemenangan. Karya-karya Apple seperti iPod, iPhone dan
Macbook Air pada akhirnya memang karya teknologi nan elegan dengan
sentuhan seni yang menggetarkan. Melalui deretan produk ini, Apple
juga telah memberikan pelajaran yang amat berharga kepada dunia
tentang apa itu makna inovasi sejati.

Pemenang kedua dalam ranking itu adalah Google. Kini setiap orang yang
berselancar di internet, siapa yang tak kenal dengan Google. Saat ini
Google memang telah menjadi Sang Dewa Internet Dunia. Mesin search
engine yang dirancang oleh dua pendiri Google, Sergei Brin dan Larry
Page, boleh jadi merupakan salah satu inovasi yang paling brilian
dalam jagat dunia maya yang bergerak dengan cepat. Melalui rangkaian
algoritme yang rumit dan kompleks, mesin pencari Google tak pelak
telah menjadi sahabat setia bagi ratusan juta peselancar dalam
petualanagn di dunia maya tanpa batas. Dan dengan mesin pencari yang
bisa kita ibaratkan âlampu aladinâ itu, Google dengan cepat menaklukan
jagat online â" memukul KO Yahoo dan Microsoft.

Pemenang ketiga dalam parade inovasi ini adalah Toyota. Kemenangan
Toyota ini boleh jadi dipicu oleh dua faktor. Faktor yang pertama
adalah kehebatan perusahaan ini dalam melakukan inovasi pada aspek
proses manufaktur mobil â" jadi bukan semata inovasi dalam aspek
produk. Selama ini, Toyota memang amat dikenal melalaui beragam
inovasinya dalam aspek proses pembuatan mobil, dan dari merekalah
lahir beragam pendekatan inovatif seperti konsep lean production
system, zero inventory, ataupun konsep kaizen (continuous
improvement) . Faktor kedua yang juga membuat Toyota menjadi pemenang
adalah kisah kegemilangan mereka dalam memproduksi mobil hybrid (mobil
dengan energi campuran antara bensin dan tenaga listrik) pertama
didunia dan kebetulan laku keras, yakni mobil Toyota Prius. Inovasi
dalam memproduksi green car ini tak pelak telah melentingkan reputasi
Toyota â" terlebih saat ini ketika isu global warming telah menjadi
perbincangan hangat dimana-mana.

Itulah dua catatan ringkas yang layak dikemukakan berkaitan dengan
hasil Rangking 10 Perusahaan Paling Inovatif Di Dunia. Dinamika bisnis
global terus berjalan, dan karnaval inovasi pasti akan terus
dibentangkan. Dan melalui caranya masing-masing, ke-10 perusahaan
inovatif ini telah memberikan warna yang semarak dalam perjalanan
sejarah inovasi dunia.

Wednesday, June 4, 2008

Penerbit Butuh Banyak Naskah untuk Diterbitkan

Divisi Buku Umum PT Grafindo Media Pratama butuh banyak naskah untuk
diterbitkan mulai bulan Agustus 2008.

Naskah yang dibutuhkan:

1. Anak (Fiksi dan Non-Fiksi)

2. Remaja (Fiksi dan Non-Fiksi)

3. Novel Sastra

4. Keluarga

5. Motivasi

6. How To

7. Self Help

8. Memoar

9. Biografi

10. Kisah Nyata

11. Bisnis dan Manajemen

12. Kesehatan

13. Keislaman

14. dan lain-lain

Cantumkan "Naskah DBU" di sudut kiri atas amplop dan kirim segera
naskah terbaik Anda ke:

Divisi Buku Umum

PT GRAFINDO MEDIA PRATAMA

Jalan Pulo Kambing No. 9 Kawasan Industri Pulo Gadung

Jakarta Timur 13930

Telp.: (021) 4619151, 46829111
Fax.: (021) 4612217, 4614533

atau email ke: penerbitgrafindo@ yahoo.com

Editor, Layouter, dan Marketing

As a result of continued growth and expansion in Head Office, they are seeking suitably qualified, dynamic and highly motivated individual to be:
1. EDITOR
2. DESIGNER/LAYOUTER
3. MARKETING COMMUNICATONS STAFF


EDITOR
Basic Function
Screen manuscripts, make recommendations for implementation and aqcuisition of manuscripts, rewrite manuscripts under general supervision of project or Senior Editor cum Editor in Chief

Position Prerequisites
1. Bachelors degree or equivalent (major in specific discipline required by publishing program)
2. Have a little bit experinces in publishing, writing, editing or acquisition
3. Demonstrate knowledge ability of current trends in the appropriate subject area
4. Proactive and is able to adapt in a fast and dynamic environment
5. Is meticulous
6. Proficient in Microsoft Office Application (words, excel, outlook, etc)

DESIGNER cum LAYOUTER
Basic Function
Responsible for the graphic aspects of books; creating, specifying and purchasing ard and typography. Responsible for the development of the products appearance including the layout, design and art.

Position Prerequisites
1. Bachelors degree from art, desain komunikasi visual, or equivalent (major in specific discipline required by publishing program)
2. Have a little bit experinces in publishing
3. Demonstrate knowledge ability of current trends in the appropriate subject area
4. Proactive and is able to adapt in a fast and dynamic environment
5. Is meticulous and has a great sense of art cum design
6. Proficient in Design Application (coreldraw, photoshop, indesign, etc)


MARKETING COMMUNICATIONS STAFF
Basic Function
To plan the marketing strategy for all products and marketing function, manage brand communication and ensure a quality of brand image, to provide market analysis and feedback to editorial, making a recommendations to editor or editor in chief.

Position Prerequisites
1. Degree in marketing or substantial experience in variety of marketing functions (e.g., sales, advertising, publicity, promotion) in book publishing
2. Substantial experience in selling similar products in at least one of the principal markets served by the division or company
3. Demonstrate knowledge ability of current trends in the appropriate subject area
4. Proactive and is able to adapt in a fast and dynamic environment
5. Ability to meet the deadline
6. Is meticulous
7. Proficient in Microsoft Office Application (words, excel, outlook, etc)

Those who have no prior experience in publishing are welcome to apply as we provide comprehensive training for successful candidates

The company will provide plenty training and development opportunity for successful candidates to empower them to grow with the company. And also excellent working environment and a great career development

Closing date: June30, 2008

INFORMASI SELENGKAPNYA KLIK www.menulisyuk. com

Lowongan Graphic Designer dan Feature Writer

Dear friends,
Kami adalah sebuah studio kreatif kecil yang terletak di daerah Jakarta Utara, bergerak dalam bidang desain dan fotografi, dan banyak mengerjakan majalah internal, laporan tahunan, brosur, compan profile, kalender, dan lainnya. Saat ini kami membutuhkan seorang Graphic Designer and Feature Writer untuk bergabung dengan team kami:
1. Graphic Designer
- Menguasai corel draw, photoshop, desktop publishing dan prepress process
- Min D3 Desain Komunikasi Visual, pengalaman min 1 tahun
- Terbuka juga bagi Fresh Graduates
- Diutamakan Pria, usia max 30 thn
- Fresh ideas / kreatif dan proaktif
- Komunikatif, mandiri dan team player (mampu bekerja sendiri maupun dalam tim)
- Menguasai konsep dan eksekusi desain
- Bahasa Inggris - Pasif (aktif lebih bagus)
- Siap kerja lembur dan bekerja dalam deadline
- Talent comes first, experience is secondary.

2. Feature Writer
- Menulis dan mengedit artikel dan tulisan lepas dari berbagai sumber (interview, internet, survey, dan lainnya)
- Copywriting untuk advertorial maupun keperluan korporat
- Min D3 di bidang apapun, diutamakan Sastra Inggris, pengalaman min 1 tahun
- Terbuka juga bagi Fresh Graduates
- Diutamakan Wanita, usia max 30 thn
- Menguasai Microsoft Word
- Aktif bahasa Inggris baik lisan dan tulisan
- Suka menulis, pengalaman menulis dalam bahasa Inggris diutamakan
- Suka mempelajari hal-hal baru, membaca buku, majalah, blog, website yang up to date (berwawasan luas, terutama tentang lifestyle)
- Komunikatif, inovatif dan kreatif
- Mampu bekerja sendiri maupun dalam tim
- Siap kerja lembur dan bekerja dalam deadline
- Talent comes first, experience is secondary.

Kirimkan CV dan portfolio Anda (dalam bentuk pdf, powerpoint, maupun mword) ke:
micz123@yahoo. com
Ditunggu paling lambat 15 juni 2008

pengirim:
Christian Michael" micz123@yahoo.com

Monday, June 2, 2008

17 Persen Wanita Lamongan Kawin Muda

LAMONGAN, SENIN - Sampai April 2008, tercatat ada 2.843 perkawinan pertama penduduk wanita di Kabupaten Lamongan. Sebanyak 17,86 persen atau 451 dari jumlah perkawinan itu adalah wanita berusia di bawah 20 tahun.

Kepala Dinas Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Sosial Lamongan R Hari Purwanto Senin (2/6) mengatakan, sebagian besar usia kawin pertama penduduk wanita Lamongan adalah 21-25 tahun yang mencapai 1.837 orang atau 64,61 persen. "Namun dengan masih cukup banyaknya usia kawin pertama penduduk wanita sebanyak 17,88 persen, kami akan terus meningkatkan pembinaan pendewasaan usia kawin," kata Hari.

Menurut dia usia kawin pertama wanita di Lamongan yang dibawah 20 tahun terbanyak berada di Kecamatan Paciran. Kemungkinan, lingkungan santri di Paciran meningkatkan jumlah usia kawin dibawah 20 tahun. Mereka lebih memilih langsung menikah dari pada pacaran dulu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. "Karena itulah penyuluhan akan kami intensifkan," katanya.

Hari menambahkan, penyuluhan pendewasaan usia kawin pertama penduduk wanita tersebut sebagai upaya peningkatan kesertaan dalam keluarga berencana (KB) bagi pasangan usia subur (PUS) di Lamongan. Berdasarkan data Dinas KB Kesos Lamongan hingga April 2008 peserta KB baru tercatat 8.893 atau 28,69 persen dari target pemenuhan permintaan masyarakat (PPM) 2008 sebesar 31.000 peserta.

Peserta KB aktif tercatat 218.198 peserta atau 115,74 persen dari PPM sebanyak 188.532 peserta. Sebagian besar akseptor (peserta) KB memilih KB suntik sebanyak 5.886. Sementara peserta KB pria dengan metode vasektomi atau medis operasi pria (MOP) dengan cara mengikat saluran sperma pria hanya diikuti dua orang.

"Tingkat efektifitas KB MOP paling tinggi dibanding jenis KB yang lain. Namun karena masih adanya kekhawatiran dan pemahaman yang salah mengenai vasektomi, KB jenis ini kurang diminati," ujar Hari.

sumber:
Kompas.com

Friday, May 30, 2008

DICARI: Penulis berita internasional

www.myrmnews. com (Situs Berita Rakyat Merdeka) membutuhkan seorang penulis BERITA INTERNASIONAL dengan kriteria:

1. Berusia maksimal 27 tahun.
2. Memiliki kemampuan menterjemahkan berita dari bahasa Inggris dan Arab.
3. Memiliki kemampuan menulis jurnalistik.
4. Menyukai tantangan dan bersedia bekerja keras.
5. Bisa bekerja dalam satu tim.

Peminat dapat menghubungi:

1. Tri Soekarno Agung (0856-2102736)
2. Yayat R. Cipasang (0812-10636744)

selambat-lambatnya hari Jumat, 6 Juni 2008.

Demikian kami sampaikan. Terima kasih.

Teguh Santosa

www.teguhtimur. com
www.teguhsantosa. com

sumber:
milis jurnalisme

Wednesday, May 28, 2008

Penjajahan Ala Freeport...

ahulu di tengah masyarakat ada mitologi menyangkut manusia sejati, yang berasal dari sebuah Ibu, yang menjadi setelah kematiannya berubah menjadi tanah yang membentang sepanjang daerah Amungsal (Tanah Amugme), daerah ini dianggap keramat oleh masyarakat setempat,sehingga secara adat tidak diijinkan untuk dimasuki.

Sejak tahun 1971, Freeport Indonesia, masuk ke daerah keramat ini, dan
membuka tambang Erstberg. Sejak tahun 1971 itulah warga suku Amugme
dipindahkan ke luar dari wilayah mereka ke wilayah kaki pegunungan.

Tambang Erstberg ini habis open-pit-nya pada 1989, dilanjutkan dengan
penambangan pada wilayah Grasberg dengan ijin produksi yang dikeluarkan
Mentamben Ginandjar Kartasasmita pada 1996. Dalam ijin ini, tercantum pada
AMDAL produksi yang diijinkan adalah 300 ribu /ton/hari

Kontroversi

Menurut karyawan dan bekas karyawan Freeport, selama bertahun-tahun James R Moffett, seorang ahli geologi kelahiran Louisiana, yang juga adalah pimpinan perusahaan ini, dengan tekun membina persahabatan dengan Presiden Soeharto,dan kroni-kroninya. Ini dilakukannya untuk mengamankan usaha Freeport.
Freeport membayar ongkos-ongkos mereka berlibur, bahkan biaya kuliah anak-anak mereka, termasuk membuat kesepakatan-kesepakatan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Surat-surat dan dokumen-dokumen lain yang diberikan kepada New York Times oleh para pejabat pemerintah menunjukkan, Kementerian Lingkungan Hidup telah berkali-kali memperingatkan perusahaan ini sejak tahun 1997, Freeport melanggar peraturan perundang-undangan tentang lingkungan hidup.

Menurut perhitungan Freeport sendiri, penambangan mereka dapat menghasilkan
limbah/bahan buangan sebesar kira-kira 6 miliar ton (lebih dari dua kali bahan-bahan bumi yang digali untuk membuat Terusan Panama). Kebanyakan dari limbah itu dibuang di pegunungan di sekitarlokasi pertambangan, atau ke sistem sungai-sungai yang mengalir turun ke dataran rendah basah, yang dekat dengan Taman Nasional Lorentz, sebuah
hutan hujan tropis yang telahdiberikan status khusus oleh PBB.

Sebuah studi bernilai jutaan dolar tahun 2002 yang dilakukan Parametrix,perusahaan konsultan Amerika, dibayar oleh Freeport dan Rio Tinto, mitra bisnisnya, yang hasilnya tidak pernah diumumkan mencatat, bagian hulu sungai dan daerah dataran rendah basah yang dibanjiri dengan limbah tambang itu sekarang tidak cocok untuk
kehidupan makhluk hidup akuatik. Laporan itu diserahkan ke New York Times oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

New York Times berkali-kali meminta izin kepada Freeport dan pemerintah Indonesia
untuk mengunjungi tambang dan daerah di sekitarnya karena untuk itu diperlukan izin khusus bagi wartawan. Semua permintaan itu ditolak. Freeport hanya memberikan respon secara tertulis. Sebuah surat yang ditandatangani oleh Stanley S Arkin, penasihat hukum perusahaan ini menyatakan, Grasberg adalah tambang tembaga, dengan emas sebagai
produk sampingan, dan bahwa banyak wartawan telah mengunjungi pertambangan itu
sebelum pemerintah Indonesia memperketat aturan pada tahun 1990-an.

[sunting] Menyadap e-mail

Menurut seorang pejabat dan dua bekas pejabat perusahaan yang terlibat dalam
mengembangkan suatu program rahasia, Freeport selama ini menyadap e-mail
para aktivis lingkungan yang melawan perusahaan ini untuk memata-matai apa
yang mereka lakukan. Freeport menolak mengomentari hal ini. Freeport bergandengan tangan dengan perwira-perwira intelijen TNI, mulai menyadap korespondensi e-mail dan
percakapan telepon lawan-lawan aktivis lingkungannya. Hal ini dikatakan oleh seorang karyawan Freeport yang terlibat dalam kegiatan ini dan bertugas membaca e-mail-e-mail tersebut.

Menurut bekas karyawan dan karyawan Freeport, perusahaan ini juga membuat sistemnya sendiri untuk mencuri berita-berita melalui e-mail. Caranya adalah dengan membentuk sebuah kelompok pecinta lingkungan gadungan, yang meminta mereka yang berminat untuk mendaftar secara online dengan menggunakan kode rahasia (password) tertentu. Banyak di antara mereka yang mendaftar itu menggunakan password yang sama seperti yang mereka gunakan untuk e-mail mereka. Dengan cara ini, Freeport dengan gampang mencuri berita. Menurut seseorang yang waktu itu bekerja untuk perusahaan ini, awalnya para pengacara Freeport khawatir dengan pencurian ini. Tetapi, mereka kemudian memutuskan, secara legal perusahaan itu tidak dilarang untuk membaca e-mail pihak-pihak di luar negeri.

[sunting] Hubungan Freeport dan TNI

Selama bertahun-tahun, Freeport memiliki unit pengamanannya sendiri, sementara militer Indonesia memerangi perlawanan separatis yang lemah dan rendah gerakannya. Kemudian kebutuhan keamanan ini mulai saling terkait.

Tidak ada investigasi yang menemukan keterkaitan Freeport secara langsung dengan pelanggaran HAM, tetapi semakin banyak orang-orang Papua yang menghubungkan Freeport dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh TNI, dan pada sejumlah kasus kekerasan itu dilakukan dengan menggunakan fasilitas Freeport. Seorang ahli antropologi Australia, Chris Ballard, yang pernah bekerja untuk Freeport, dan Abigail Abrash, seorang aktivis HAM dari Amerika Serikat, memperkirakan, sebanyak 160 orang telah
dibunuh oleh militer antara tahun 1975-1997 di daerah tambang dan sekitarnya.

Pada bulan Maret 1996, kemarahan terhadap perusahaan pecah dalam bentuk
kerusuhan ketika sentimen anti-perusahaan dari beberapa kelompok yang berbeda bergabung.

Freeport menyadap berita-berita dalam e-mail. Menurut dua orang yang membaca e-mail-e-mail itu pada saat itu, ada unit-unit militer tertentu, masyarakat setempat, dan kelompok-kelompok lingkungan hidup yang bekerja sama. Sebuah pertukaran informasi dengan menggunakan e-mail antara seorang tokoh masyarakat dengan pimpinan organisasi
lingkungan hidup penuh dengan taktik intelijen militer. Dalam e-mail yang lain,
seorang pimpinan organisasi lingkungan meminta para anggotanya mundur karena demonstrasi telah berubah menjadi kerusuhan.

Dari wawancara yang dila�ku�kan, bekas pejabat dan pejabat Free�port
menyatakan, mereka terkejut melihat sejumlah orang de�ngan potongan
ram�but
militer, me�ngenakan sepatu tem��pur dan meng�genggam radio
wal�kie-tal�kie
di antara para perusuh itu. Orang-orang itu terlihat menga�rah�kan
kerusuhan
itu, dan pada sa�tu ke�ti�ka, mengarahkan massa menuju ke
la�bo��ratorium
Freeport yang ke�mudian me�reka obrak-ab�rik.

Keamanan

Dokumen-dokumen Freeport menunjukkan, dari tahun 1998 sampai 2004
Freeport
memberikan hampir 20 juta dolar kepada para jenderal, kolonel, mayor
dan
kapten militer dan polisi, dan unit-unit militer. Setiap komandan
menerima
puluhan ribu dolar, bahkan dalam satu kasus sampai mencapai 150.000
dolar,
sebagaimana tertera dalam dokumen itu.

Dokumen-dokumen itu diberikan kepada New York Times oleh seseorang yang
dekat dengan Freeport, dan menurut bekas karyawan maupun karyawan
Freeport
sendiri, dokumen-dokumen itu asli alias otentik. Dalam respon
tertulisnya
kepada New York Times, Freeport menyatakan bahwa perusahaan itu telah
mengambil langkah-langkah yang perlu sesuai dengan undang-undang
Amerika
Serikat dan Indonesia untuk memberikan lingkungan kerja yang aman bagi
lebih
dari 18.000 karyawannya maupun karyawan perusahaan-perusahaan
kontraktornya.
Freeport juga mengatakan tidak punya alternatif lain kecuali tergantung
sepenuhnya kepada militer dan polisi Indonesia dan keputusan-keputusan
yang
diambil dalam kaitannya dengan hubungan dengan pemerintah Indonesia dan
lembaga-lembaga keamanannya, adalah kegiatan bisnis biasa.

Dalam waktu singkat, Freeport menghabiskan 35 juta dolar untuk
membangun
infrastruktur militer � barak-barak, kantor-kantor pusat, ruang-ruang
makan,
jalan � dan perusahaan juga memberikan para komandan 70 buah mobil
jenis
Land Rover dan Land Cruiser, yang diganti setiap beberapa tahun. Semua
memperoleh sesuatu, bahkan juga angkatan laut dan angkatan udara.
Menurut
bekas karyawan dan karyawan Freeport, ketika itu perusahaan ini sudah
merekrut seorang bekas agen lapangan
CIA, dan atas rekomendasinya, perusahaan kemudian mendekati seorang
atase
militer di Kedubes Amerika Serikat di Jakarta dan memintanya untuk
bergabung. Kemudian dua orang bekas perwira militer Amerika Serikat
direkrut, dan sebuah departemen khusus, yang diberi nama Perencanaan
Operasi
Darurat (Emergency Planning Operation) didirikan untuk menangani
hubungan
baru Freeport dengan militer Indonesia.

Departemen Perencanaan Operasi Darurat yang baru ini mulai melakukan
pembayaran bulanan kepada para komandan TNI, sementara kantor
Pengelolaan
Risiko Keamanan (Security Risk Management office) mengatur pembayaran
kepada
polisi. Informasi ini diperoleh dari dokumen-dokumen perusahaan dan
keterangan bekas karyawan dan karyawan Freeport. Menurut dokumen
perusahaan,
Freeport membayar paling sedikit 20 juta dolar (sekitar Rp 184 miliar)
kepada militer dan polisi di Papua dari
tahun 1998 sampai bulan Mei 2004. Kemudian ada juga tambahan 10 juta
dolar
(sekitar Rp 92 miliar) yang juga dibayarkan kepada militer dan polisi
pada
jangka waktu itu sehingga totalnya sekitar Rp 276 miliar.

New York Times menerima dokumen keuangan Freeport selama tujuh tahun
dari
seorang yang dekat dengan perusahaan itu. Tambahan dokumen selama tiga
tahun
diberikan oleh Global Witness, sebuah LSM yang mengeluarkan laporan
pada
bulan Juli, yang berjudul Paying for Protection (Bayaran Perlindungan)
[1]
tentang hubungan Freeport dengan militer Indonesia. Diamird 0'Sullivan,
yang
bekerja untuk Global Witness di London,
mengkritik pembayaran yang dilakukan Freeport itu.

Menurut perusahaan, semua pengeluaran yang dilakukannya itu harus
melalui
proses pemeriksaan anggaran. Catatan yang diterima New York Times
menunjukkan adanya pembayaran kepada perwira-perwira militer secara
perseorangan yang didaftarkan di bawah topik-topik seperti biaya
makanan,
jasa administrasi dan tambahan bulanan. Para komandan yang menerima
dana
tersebut tidak diharuskan menandatangani tanda terima.

Pendeta Lowry, yang pensiun dari Freeport pada bulan Maret 2004
tetapitetap
menjadi konsultan sampai bulan Juni, mengatakan, sebetulnya tidak ada
alasan
yang cukup bagi Freeport untuk memberikan dana secaralangsung kepada
para
perwira militer itu.

Catatan perusahaan menunjukkan, penerima terbesar adalah komandan
pasukan di
daerah Freeport, Letnan Kolonel Togap F. Gultom. Selama enam bulan
tahun
2001, ia diberikan hanya kurang sedikit dari 100.000 dolar untuk biaya
makanan, dan lebih dari 150.000 dolar di tahun berikutnya. Di tahun
2002,
Freeport juga memberikan uang kepada paling tidak 10 komandan lainnya
mencapai lebih dari 350.000 dolar untuk biaya makan.

Menurut para bekas karyawan dan karyawan Freeport,
pembayaran-pembayaran
tersebut dilakukan kepada para perwira itu, kepada istri-istri dan
anak-anak
mereka, secara perorangan. Yang berpangkat jenderal terbang di kelas
satu
atau kelas bisnis, dan para perwira yang lebih rendah pada kelas
ekonomi,
demikian kata Brigadir Jenderal Ramizan Tarigan yang menerima tiket
senilai
14.000 dolar pada tahun 2002 utuk dirinya dan anggota keluarganya.

Jenderal Tarigan yang menduduki posisi senior di kepolisian mengatakan,
para
perwira polisi dibolehkan menerima tiket pesawat udara karena gaji
mereka
sangat rendah tetapi adalah melanggar peraturan kepolisian untuk
menerima
pembayaran uang tunai. Pada bulan April 2002, Freeport membayar perwira
senior militer di Papua, Mayor Jenderal Mahidin Simbolon, lebih dari
64.000
dolar untuk yang disebut dalam buku keuangan Freeport sebagai "dana
untuk
rencana proyek militer tahun 2002".

Delapan bulan kemudian, di bulan Desember, Jenderal Simbolon
menerimalebih
dari 67.000 dolar untuk proyek aksi sipil
kemanusiaan.Pembayaran-pembayaran
ini pertama kali dilaporkan Global Witness.Jenderal Simbolon, yang kini
menjadi Inspektur Jenderal Angkatan Darat Indonesia, menolak permohonan
untuk diwawancarai.

Pada tahun 2003, sesudah terjadinya skandal Enron dan disahkannya
Undang-undang Sarbanes-Oxley, yang mengharuskan praktek-praktek
akuntansi
keuangan yang lebih ketat pada perusahaan-perusahaan, Freeport mulai
melakukan pembayaran kepada unit-unit militer ketimbang kepada para
perwira
secara individu. Demikian menurut catatan yang tersedia dan seperti
yang
dituturkan oleh bekas karyawan dan karyawan
perusahaan ini.

Menurut catatan, perusahaan membayar unit-unit polisi di Papua
sedikitdi
bawah angka 1 juta dolar di tahun 2003, didaftarkan di bawah
topik-topik
seperti "tambahan pembayaran bulanan," "biaya administrasi" dan
"dukungan
administratif." Freeport menyatakan kepada New York Times, di dalam
menentukan jenis dukungan yang dapat diberikan, adalah merupakan
kebijakan
perusahaan untuk memperhitungkan
kemungkinan terjadinya pelanggaran HAM." Menurut catatan yang diterima
oleh
New York Times, pasukan paramiliter polisi, yaitu Brigade Mobil
(Brimob),
yang sering dikutip oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat karena
kekejamannya, menerima lebih dari 200.000 dolar di tahun 2003.

Sumber

* Laporan investigatif wartawan New York Times Jane Perlez, Raymond
Bonner
dan kontributor Evelyn Rusli, "Below a Mountain of Wealth, a River of
Waste", 27 Desember 2005. [2]
* Disunting dan diberitakan dalam bahasa Indonesia oleh Rakyat Merdeka
dengan judul "Menyusuri Sungai Limbah Di Kaki Gunung Emas Freeport"
secara
bersambung pada 16-22 Februari 2006 [3]

Peristiwa

* 21 Februari 2006, terjadi pengusiran terhadap penduduk setempat yang
melakukan pendulangan emas dari sisa-sisa limbah produksi Freeport di
Kali
Kabur Wanamon. Pengusiran dilakukan oleh aparat gabungan kepolisian dan
satpam Freeport. Akibat pengusiran ini terjadi bentrokan dan
penembakan.
Penduduk sekitar yang mengetahui kejadian itu kemudian menduduki dan
menutup
jalan utama Freeport di Ridge Camp,
di Mile 72-74, selama beberapa hari. Jalan itu merupakan satu-satunya
akses
ke lokasi pengolahan dan penambangan Grasberg. [4] [5]

* 22 Februari 2006, sekelompok mahasiswa asal Papua beraksi terhadap
penembakan di Timika sehari sebelumnya dengan merusak gedung Plasa 89
di
Jakarta yang merupakan gedung tempat PT Freeport Indonesiaberkantor.

* 23 Februari 2006, masyarakat Papua Barat yang tergabung dalam
Solidaritas
Tragedi Freeport menggelar unjuk rasa di depan Istana, menuntuk
presiden
untuk menutup Freeport Indonesia. Aksi yang samajuga dilakukan oleh
sekitar
50 mahasiswa asal Papua di Manado.

* 25 Februari 2006, karyawan PT Freeport Indonesia kembali bekerja
setelah
palang di Mile 74 dibuka.

* 27 Februari 2006, Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat
menduduki
kantor PT Freeport Indonesia di Plasa 89, Jakarta. Aksi menentang
Freeport
juga terjadi di Jayapura dan Manado.

* 28 Februari 2006, Demonstran di Plasa 89, Jakarta, bentrok dengan
polisi.
Aksi ini mengakibatkan 8 orang polisi terluka.

* 1 Maret 2006, demonstrasi selama 3 hari di Plasa 89 berakhir.
8aktivis LSM
yang mendampingi mahasiswa Papua ditangkap dengan tuduhan
menyusup ke dalam aksi mahasiswa Papua [6] [7]. Puluhan mahasiswa asal
Papua di Makassar berdemonstrasi dan merusak Monumen Pembebasan Irian
Barat.

* 3 Maret 2006, masyarakat Papua di Solo berdemonstrasi menentang
Freeport.

* 7 Maret 2006, demonstrasi di Mile 28, Timika di dekat bandar udara
Moses
Kilangin mengakibatkan jadwal penerbangan pesawat terganggu.

* 14 Maret 2006, massa yang membawa anak panah dan tombak menutup
checkpoint
28 di Timika. Massa juga mengamuk di depan Hotel Sheraton.

* 15 Maret 2006, Polisi membubarkan massa di Mile 28 dan menangkap
delapan
orang yang dituduh merusak Hotel Sheraton. Dua orang polisiterkena anak
panah.

* 16 Maret 2006, aksi pemblokiran jalan di depan Kampus Universitas
Cendrawasih, Abepura, Jayapura, oleh masyarakat dan mahasiswa yang
tergabung
dalam Parlemen Jalanan dan Front Pepera PB Kota Jayapura, berakhir
dengan
bentrokan berdarah, menyebabkan 3 orang anggota Brimob dan 1 intelijen
TNI
tewas dan puluhan luka-luka baikdari pihak mahasiswa dan pihak aparat.
[8]
[9]

* 17 Maret 2006, Tiga warga Abepura, Papua, terluka akibat terkena
peluru
pantulan setelah beberapa anggota Brimob menembakkan senjatanya ke
udara di
depan Kodim Abepura [10]. Beberapa wartawan televisi yang meliput
dianiaya
dan dirusak alat kerjanya oleh Brimob.

* 22 Maret 2006, satu lagi anggota Brimob meninggal dunia setelah
berada dalam kondisi kritis selama enam hari
* 23 Maret 2006, lereng gunung di kawasan pertambangan terbuka PT
Freeport Indonesia di Grasberg, longsor dan menimbun sejumlah pekerja.
3 orang meninggal dan puluhan lainnya cedera [11].
* 23 Maret 2006, Kementerian Lingkungan Hidup mempublikasi temuan
pemantauan dan penataan kualitas lingkungan di wilayah penambangan PT
Freeport Indonesia. Hasilnya, Freeport dinilai tak memenuhi batas air
limbah dan telah mencemari air laut dan biota laut.[12] [13]
* 18 April 2007, sekitar 9.000 karyawan Freeport mogok kerja untuk
menuntut perbaikan kesejahteraan. Perundingan akhirnya diselesaikan
pada 21 April setelah tercapai kesepakatan yang termasuk mengenai
kenaikan gaji terendah [14]

hadits tentang sabar

coba2 alias belajar bikin link yang bisa didonlot.

Adv.

IKLAN Hubungi: 0896-2077-5166 (WA) 0852-1871-5073 (Telegram)