Friday, January 25, 2019

Khutbah Jumat: Barokahnya Jual Beli


Barokahnya Jual Beli
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى آله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين.
أما بعد: فيا عباد الله، أوصيكم و نفسي بتقوى الله لعلكم تفلحون، فقد قال الله تعالى في كتابه الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ. وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا (29)

Hadirin siding jumat ingkang minulyo
Wonten ing kesempatan meniko, monggo sareng2 kitho panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT ingkang sampun paring nikmat lan kesehatan sehingga kitha tergerak untuk berangkat ke masjid mengikuti kewajiban melaksanakan shalat Jumat.
Tanpa nikmat dan peparing Gus Allah, bias jadi hati kitha mboten tergerak sama sekali untuk purun berangkat ke masjid menghadiri shalat Jumat. Di luar sana, mungkin kathah tetangga-tetangga, sanak sedulur, ingkang puengen saget berangkat Jumatan, ananing karena sakit utawi uzur tertentu mboten saget sareng-sareng kempal ing meniko majelis.
Mugi-mugi amal ibadah meniko saget dadi bekal lan saksi kelak wonten ing perhitungan amal di alam akhirat. Amin ya rabbal alamin...

Ingkang nomer kaleh, monggo sareng-sareng kitha berusaha meningkatan takwa kita kepada Allah SWT. Dengan sebenar-benarnya takwa. Yakni, dengan cara menjalankan sedoyo perintah Allah SWT lan nebihi larangan-larangan Allah SWT. Amergi, hanyalah takwa bekal meniko, terbaik bagi manusia kangge menghadap dengan percaya diri di hadapan Allah SWT.

Hadirin Jamaah Jumah rahimakumulah….

Dewasa ini, banyak kita temukan berbagai masalah wonten ing kehidupan masyarakat. Mulai pencurian, perampokan, penipuan, hingga peminta-minta lewat berbagai macam modelnya. Sedoyo meniko, terjadi salah satu sebabnya inggih meniko meninggalkan cara ingkang sampun diatur oleh Baginda Rasulullah saw.
Di antara Baginda Rasulullah saw menata kehidupan sosial ialah lewat dorongan untuk bekerja secara mandiri dan transaksi jual beli.
Suatu ketika beliau pernah ditanya:

قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ ؟
Ya Rasul, profesi apa yang paling baik?
قَالَ : " عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ، وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ ".
Rasulullah saw. Menjawab, "Bekerja mandiri dan jual beli yang benar"
[HR AHMAD]

Cara pertama supados kehidupan seorang berjalan sesuai rel agama dan kemulian, inggih meniko bekerja secara mandiri. Artosipun, seseorang bias disebut muslim ingkang baik saat dia mau bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Mboten menggantungkan nasib lan kebutuhan sehari-hari dari belas kasihan utawi pemberian orang lain.

Karena itu,
Kanjeng Rasulullah saw sangat menekankan pentingnya bekerja. Apapun bentuknya. Asalkan halal, akan memberikan barokah dateng tiyang bersangkutan.
Kerangten meniko, wonten ing hadits lainnya disebutkan: bahwa seseorang yang bekerja mencari kayu bakar di tengah hutan, lantas menjualnya di pasar, itu jaaaauh lebih baik dibandingkan orang yang menengadahkan tangan meminta-minta pada orang lain.

Hadirin jamaah jumah rahimakumullah...

Cara kedua, ingkang saget kita petik saking di atas inggih meniko; lewat jual beli.

Agami kitha, Islam, menunjukkan satu metode lain supaya kehidupan sosial masyarakat berjalan kanti lancar lan sae. Inggih meniko; transaksi jual beli. Ingkang nggadah barang, berprofesi sebagai penjual. Sebaliknya, ingkang nggdahi uang—menggunakan uangnya kangge belanja.

Keranten meniko, dalam agami Islam; disebut keburukan kangge tiyang kaya ingkang menahan duitnya. Utawi mboten purun belanja. Entah dengan alasan ditabung, utaw kangge jaga-jaga masa depan.
Padahal, di sisi lain, wonten sekian banyak calon penjual ingkang menunggu duit si kaya diputarkan lewat transaksi jual beli.

Dalam kasus meniko, si kaya lebih baik sedikit "boros" daripada duitnya nganggur ketekur wonten di rekening bank. Sebab, lewat transaksi jual beli ingkang dilakukannya, wonten sekian banyak tiyang ingkang tetap bisa makan. Hanya gara-gara transaksi kecil yang dilakukannya di pasar meniko.

Prinsip membelanjakan meniko, selaras dengan hukum ekonomi modern tentang buruknya menahan cash money.

Hadirin Jamaah jumah ingkang minulyo...
Kita ambil contoh, si kaya belanja buah-buahan wonten ing pasar. Sementara, si penjual adalah seorang janda tua dengan banyak tiga. Mongko saget kitha bisa bayangkan, lewat transaksi jual beli buah antara si kaya kaleyan si janda, saget memberikan barokah keberlanjutan hidup lan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari bagi keluarga si janda meniko.

Islam mboten memaksa si kaya untuk memberikan uangnya cash dalam bentuk amal pada si janda. Cukup lewat transaksi jual beli yang normal, ingkang saling menguntungkan.

Si kaya dapat barang, si penjual dapat laba.
Meskipun, bisa jadi laba ingkang dipun peroleh amat minim.
Ananging, lewat transaksi jual beli meniko saget menjaga martabat lan kehormatan penjual ingkang miskin.
Bisa jadi, laba menjual buah meniko hanya 1.000 utawi 2000 mawon, ananging penjual tetap bahagia lan terhormat daripada (andai) diberi uang cash dalam jumlah yang sama.

Saking fakta ingkang banyak terjadi di pasar, mongko, patut disayangkan!!!
Menawi wonten tiyang kaya raya ingkang berbelanja di pasar. Berbelanja pada si janda tua. Lalu menawar harga sampai semurah-murahnya. Dengan harapan si kaya saget memperoleh selisih harga yang lebih murah.
Sementara, di sisi lain, saat beli di mall, restoran utawi minimarket, piyambak ipun mboten sekalipun dia menawar. Bahkan, dengan bangga langsung membayar.

Hadirin jamaah jumah ingkang minulyo...

Contoh maleh...
Anak-anak kita ingkang sekolah TK utawi MI.
Kita berikan uang saku Rp.2,000
Maka, alangkah baiknya seandainya uang 2000 meniko dipun habiskan beli jajan di sekolahan.

Keranten, lewat transaksi jual beli anak-anak sekolah dengan para penjual di sekolah, saget menjaga kehidupan sosial pihak penjual secara terhormat lan bermartabat.
Menawi kitha perhatosaken, penjual jajanan di sekolah meniko rata-rata orang tak berpunya.
Babkan biisa jadi juga janda-janda tua, ingkang nggadahi tanggungan anak di rumahnya.

Tentu saja, dengan harga jajan ingkang rata-rata 1.000 an meniko, laba yang diperolehnya hanya kisaran 200 rupiah. Tentu saja, uang rp 200 rupiah meniko saangat berarti dan menjadikan si penjual lebih terhormat, daripada (seandainyaandai) diberi uang gratis sebesar 200 rupiah.

Di sisi lain,
Lewat jualan jajan ingkang labanya 200 an meniko, si penjual tetap saget menghidupi anak-anak lan keluarganya di rumahnya.

Hadirin jamaah jumah ingkang minulyo...

Menikolah di antara sirri-nipun; kita didorong kerja mandiri lan transaksi jual beli.
Sekali lagi, lewat kerja mandiri lan jual beli meniko, saget menjaga kehormatan dan martabat diri sebagai seorang manusia.
Bukan dengan jalan meminta-minta ingkang justru saget menggadaikan martabat lan kehormatan diri.

Mekaten, khutbah ingkang saget dipun sampaikan jumat meniko. Mugi2 saget menjadikan inspirasi lan bermanfaat kangge kehidupan kitha sehari-hari. Amin ya rabbal alamin....

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم: لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا (٢١)
  بارك اللهُ لي ولكم في القرآن العظيم, ونفعني وإيّاكم بما فيه مِن الآيات والذكر الحكيم, وتقبّل منّي ومنكم تِلاوَتَه إنّه هو السميع العليم. وقل ربّ اغفر وارحم وأنت خير الراحمين.

Oleh: Moh. Shorih Al-Kholid, MA 
Magister Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta
Pengajar di MA Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan

Gadis atau Janda (2)



Cerita Nabi saw menyarankan sahabatnya menikah dengan gadis dialami oleh Sahabat Jabir ra.

Ketika Baginda menanyakan alasannya, dengan kalem Jabir menjawab,
"Ya Rasul, saya itu punya banyak saudara perempuan. Jika istri saya gadis, saya kuatir dia akan menimbulkan masalah antara saya dengan mereka."

Artinya,
Dengan memilih seorang janda, Sahabat Jabir berharap karakter seorang istri yang dewasa, berumur, dan bisa membimbing adik-adik perempuan Jabir.

Sebaliknya,
Jika istrinya perempuan muda (gadis) yang masih labil dan belum punya karakter kuat, bukannya membimbing saudara perempuannya, bisa jadi malah ikut-ikut tren anak muda.

Dan,
Rasulullah saw tidak lagi menyalahkan Sahabat Jabir ra.

Tuesday, January 22, 2019

Menikah, dengan Gadis atau Janda?

• Gadis atau Janda •

------

هلا تلاعبك، وتلاعبها
Menikahlah dengan perawan
Dia akan bermain-main denganmu
Kamu akan bermain-main dengannya.

Pesan yang hendak disampaikan oleh Nabi saw bagi yang hendak menikah ialah supaya bisa bermain-main dengan pasangannya.

Islam Anyaran, Mbok Ya Komentar Standar Saja

• Islam Anyaran, Mbok ya Komentar Itu Standard Saja •

"Artis Insaf, tapi Nyinyir"
Ini judul tulisan yang baru saya baca dari Ustadz Ahmad Syarwat, Lc., MA.

Alhamdulillah,,,
Masih ada ustadz yang "berani" menyatakan sikap terbuka seperti itu.
Bagi saya, pandangan seperti itu, adalah pandangan yang natural. Murni. Tanpa kepentingan.
Dan memang harus ada ustadz yang berani bersikap seperti ini.

Kalau dalam bahasanya Gus Baha';
"Islam lagi anyaran wae tingkahnya ngalahi ulama."

Atau lewat pernyataan lain beliau (yang sering diulang-ulang) dalam ngajinya:
"Kesalehan yang Melahirkan Tragedi".*

Judul kedua* ini, sebenarnya sudah sebulan terakhir saya niatkan untuk menuliskannya. Tapi, sulit memulai. Selain itu, saya merasa sulit menyusun kalimat agar tidak terlalu nyelekit. Atau hustru nampak nyinyir pula. 😁
(Meskipun harus diakui; kalimat Gus Baha' mesti nyelekit bagi yang gak sepakat).

Saya coba berikan beberapa ilustrasi kesalehan yang melahirkan tragedi.

Modal penampakan saleh beberapa bulan; jenggot dan celana cingkrang, lantas nyinyir dengan muslim lain yang belum bisa memelihara jenggotnya atau celana cingkrang.
Lalu, menimbulkan tragedi ancaman neraka pada temannya.

Atau,
Baru aktif ikut pengajian dua bulan. Lalu melihat seorang santri yang punya kitab kuning buanyak, tapi gak pernah terlihat ikut ngaji.
Lantas muncul komentar:
كمثل الحمار يحمل أسفارا
Temannya dinyinyiri; ibarat keledai bawa tumpukan kitab. Tragedi.

Atau,
Baru istiqomah baca wirid beberapa bulan,  lantas komentar pada temannya yang terlihat tidak baca wirid.
من ليس له ورد، فهو قرد
"Orang yang tidak punya wirid, mirip monyet."

Lhaaaaa...
Ini kan tragedi.

Jelas sekali, profil orang pertama itu saleh. Kita sepakat. Kita bersyukur atas perkembangan kebaikan yang dilakukannya.

Tapi, jangan sampai perasaan saleh itu lantas menimbul tragedi komentar yang tidak baik.

Bisa jadi; pahala kesalehannya itu tak setara dengan dosa atas sikap nyinyir (komentar) pada orang lain.

Wallahu a'lam...

Drajat, 22 Januari 2019
@mskholid
@ruanginstalasi

~ terinspirasi dari ngaji dengan Gus Baha'; (via MP3).

Monday, January 21, 2019

Queen of Katwe

• Queen of Katwe •

Kisah tentang seorang gadis dari pelosok Uganda. Hidup di tengah-tengah kemiskinan yang melanda. Lingkungan kumuh. Antrean panjang tiap Hari demi sejerigen air. Memilih sering tak mandi. Makan sekadarnya. Tidur di kontrakan gubuk reyot--dengan setiap saat terancam pengusiran.

Tak bisa sekolah. Pakaian saja seadanya.
Menyambung hidup sehari-hari lewat jualan jagung di jalanan.

Beda Perang dan Pembunuhan

• Beda Perang dan Pembunuhan •

Perang itu gentle.
Saling berhadapan antara dua pihak yang berseteru. Sama-sama bawa senjata. Bila musuh terjatuh senjatanya, maka pihak lawan tak akan segan meletakkan senjatanya. Lalu, tanding berhadap-hadapan.

Syariat perang pun diberlakukan pada objek tertentu. Jelas kriterianya.
Anda BOLEH memerangi orang yang MEMERANGI-mu.
Anda BOLEH mengusir orang yang MENGUSIR-mu.

Baca Syahadat Kok Gak Ikhlas

• Baca Syahadat Gak Ikhlas •

"Gus, seumur-umur baru sekali ini saya baca Syahadat tapi gak ikhlas," cerita seorang teman.

"Edan kowe. Wong baca syahadat kok gak ikhlas," jawab saya.

Teman sepondok ini lantas bercerita.

Saat berangkat umroh, di imigrasi kopernya diperiksa petugas. Di dalam koper ditemukan kitab شوارق الأنوار
Oleh petugas, kitab itu disita dan dibuang.

Si teman, yang saya kenal alim. Mondok sejak kecil. Jago baca kitab. Fathul Mu'in saja 'ngeces' itu lantas dibawa ke dalam kantor imigrasi.

Dia hanya akan diizinkan masuk kota suci.
Syaratnya harus membaca syahadat lagi.

Sunday, January 20, 2019

Hadits Fadhilah Tarawih itu Palsu

Ilmu hadits itu unik.

Sekalipun yang kita katakan benar.
Atau diniatkan untuk kebaikan.
Atau terbukti menjadi pemicu orang semakin baik nan shalih, tetap saja kita dilarang mengatasnamakan Nabi saw. Atau menyebut: ini hadits dari Rasulullah saw.

Pelaku model begini sama saja telah memesan tempat duduk di neraka.

Saturday, January 19, 2019

Cara UNREG SMS Berbayar dari 99088 dan 92828

• Layanan SMS Berbayar •

Sudah berbulan-bulan kayaknya saya menerima SMS pemberitahuan info tertentu. Kadang pertandingan bola, skør pertandingan, hingga aktivitas selebritas. Padahal, saya tak pernah merasa diminta persetujuan menerima konten berbayar ini.

Nomor yang sering mengirim pesan berbayar ini adalah:
99088, dan 92828

Saya selalu abai dengan notifikasi SMS tak penting itu. Karena memang pulsa nomor indosat ini jarang terisi. Sudah cukup menggunakan paket data internet dan komunikasi via WA.

Tapi,
Hari ini saya penasaran. Ingin nelacak asal muasal SMS ini.
Rupanya, dari info si mbah, kita penerima konten akan dikenakan biaya 2.200/SMS.
Padahal,setiap pekan ada 2 sms terkirim.
Artinya dalam 1 bulan Kita paling tidak akan mengeluarkan biaya 17.600 hanya untuk membayar konten yang tidak Kita butuhkan.
Dalam setahun, habislah pulsa senilai 211.200 (uang yang cukup untuk membayar iuran BPJS Tingkat 1, dua bulan).

Nah,
Bagaimana cara UNREG-nya?

Telpon *123#
Tekan OK.

Masuk pilihan: Customer Service
Pilih : Layananku
Pilih : Unreg Semua Layanan
Pilih : 1

Maka,
Akan muncul notifikasi kita BEBAS dari pencurian modern ala zaman NOW.

Lumayan menghemat...

Tritunggal, 19 Januari 2019
@mskholid

#PerbanyakStatusPositif

Saturday, January 12, 2019

Akun Facebook "Jual" Mobil Murah

• Akun "Jual" Mobil Murah •

Akhir-akhir ini, banyak akun yang memposting jual kendaraan bermotor dengan harga jaaaauh di bawah pasaran.

Sementara ini, yang terdeteksi nge-add saya ada 3  akun. Ketiga akun jualan kendaraan bermotor itu semuanya ber-"kelamin" perempuan, dan mengaku dirinya bekerja di kepolisian RI. Sambil memasang poto berbaju dinas polisi.

Meyakinkan!!!

Harga yang ditawarkan amat murah.
Misalnya, Toyota Yarris tahun 2015 dibadrol 50 juta.
Atau Fortuner 2014 dibandrol 75 juta.
FREE ONGKIR pulau Jawa.

Cukup transfer DP 35 juta, barang akan "dikirim". Sisa kekurangan bisa ditransfer setelah barang tiba.

Kata dia,
Semua mobil kondisi baik.
Harga murah, karena hasil lelangan.

Anda percaya?

Kalau iya,
Saya sarankan untuk kroscek secara langsung ke alamatnya (kalau ada). Transaksi langsung face to face.
Ada barang, cek barang, bayar, bawa pulang.

Jangan transaksi via online.
Apalagi main transfer tanpa ketemu orangnya.

Kalau saya sih,
Langsung unfriend saja.

Tuesday, January 8, 2019

Bukan yang Bisa Bayar 80 Juta

BUKAN YANG BISA BAYAR 80 JUTA
• Orang Istimewa Itu, yang Menolak Walau Diberi Gratis •

Bukan kebetulan yang disengaja, materi kitab الحصون الحميدية yang saya ajarkan di kelas XII awal semester ini, pas pada bab bangkit dari kubur. Digambarkan ketika itu, setelah tiupan sangkakala kedua, manusia lalu bangkit mecungul dari tanah. Telanjang. Tanpa pakaian.

Artis papan atas. Miss universe.
Pesohor kelas dunia.
Bahkan yang dulunya sekali buka bayar 80 juta, sekalipun.
Hari itu, semuanya gratis. Tanpa sehelai benang.

Monday, January 7, 2019

Dua Calon Petahana DPD RI Jatim di Pemilu 2019

Maju jadi anggota DPD terbilang berat. Seorang calon, harus bersaing dengan 27 calon lainnya di Provinsi Jawa Timur. Jatah yang diperebutkan hanyalah 4 kursi. Saking tidak banyak dikenalnya, kerapkali warga nyoblos ya asal nyoblos. Atau nyoblos nama yang dirasanya tidak asing lagi.

Dari data Pemilu 2014 lalu, berikut ini empat nama yang terpilih mewakili Jawa Timur sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah:.

1. Hj. EMILIA CONTESSA 》1.660.542
2. ABDUL QADIR AMIR HARTONO, S.E., S.H., M.H. 》917.275
3. H. AHMAD NAWARDI, S.Ag. 》898.647
4. Drs. H. A. BUDIONO, M.Ed. 》 871.422

80 Juta Dapat Apa?

• 80 Juta Dapat Apa? •

Maju sebagai caleg zaman now, tidak cukup bermodal popularitas. Tak pula hanya bermodal ganteng atau cantik. Harus ada modal dana pendukung. Bukan money politics, tapi biaya pendukung alat peraga kampanye.

Bagi caleg, dana 80 juta kira-kira dapat apa?

1. Banner Caleg

Banner standard lumayan besar itu 1,5 m x 2 meter : 3 meter
Harga cetak banner 3 m x 20.000 : 60.000
Harga kayu plus ongkos pasang : 40.000
Total biaya per banner+pasang : 100.000

Friday, January 4, 2019

Besarnya Potensi Hafalan Tiap Orang


Imam al-Bukhari, dikenal punya hafalan luar biasa. Hafalannya ratusan ribu hadits. Matan plus sanadnya. Kutubus Tis’ah yang ada 9 kitab hadits itu (Shahih Bukhari –sampai-- Musnad Ad-Darimi), kalau dirata-rata per kitab berisi 7.000 hadits, maka total haditsnya baru 63.000. Jauh di bawah hafalan Imam Bukhari.

Salah satu sosok akhir zaman di Indonesia yang masyhur dikenal hafal Kutubut Tis’ah ialah Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari—pendiri NU.

Lha, ustadz zaman now (termasuk saya—malu); hadits kitab Arbain Nawawi yang jumlahnya hanya 42 hadits, belum hafal-hafal juga sejak MI dulu.

Gus Bahauddin Nursalim—yang pengajiannya sering saya jadikan rujukan tulisan di FB, dikenal punya hafalan luar biasa pula. Hafal Alquran sejak usia kecil. Hafal matan beberapa kitab rujukan utama di pesantren salaf. Beliau mengaku heran melihat orang yang sulit menghafal. Hehehe....

Gaya “Nulis” Imam Bukhari



Imam Al-Bukhari, pakar hadits dunia yang menyusun kitab paling shahih setelah Alquran, dikenal punya hafalan super. Kitab Shahih Bukhari, berisi sekitar 7.275 hadits shahih. Merupakan hasil seleksi dari 600-an ribu (enam ratus ribu) hadits yang dihafalnya. Lengkap sanad dan matannnya.

Dari 600 an ribu itu, terseleksi menjadi 15.000-an hadits. Lalu, sebelum menuliskan sebuah hadits dalam kitab beliau, Sang Imam selalu berwudhu dan shalat dua rakaat. Istikharah--mencari petunjuk kelayakan hadits tersebut. Jika ada petunjuk kelayakan, maka ditulisnya hadits tersebut dalam kitab al-Jami’ as-Shahih. Jika tidak ada petunjuk untuk menuliskannya, Sang Imam melewatkan hadist tersebut.

Khutbah Anti-Terorisme; Bukan Izrail, Tapi Jibril


BUKAN IZROIL, TAPI JIBRIL
Salah Paham Radikalis Terhadap Prinsip Ajaran Nabi

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى آله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين.
أما بعد: فيا عباد الله، أوصيكم و نفسي بتقوى الله لعلكم تفلحون، فقد قال الله تعالى في كتابه الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم: فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ (159)
وقال أيضا: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا (56)

Hadirin sidang jumat ingkang minulyo

Wonten ing kesempatan meniko, monggo sareng2 kitho panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT ingkang sampun paring nikmat kesehatan lan iman, sehingga kitha purun tergerak untuk berangkat ke masjid mengikuti kewajiban melaksanakan shalat Jumat.
Tanpa nikmat dan peparing Gusti Allah, bisa jadi kitha mboten saget berangkat ke masjid menghadiri shalat Jumat. Di luar sana, mungkin kathah tiyang ingkang berhalangan, kepengen saget nderek’aken shalat jumatan. Ananging terhalang kaleyan sakit utawi urusan-urusan sanes.

Jangan Terlalu Banyak Nawar di Pasar

• Barokahnya Jual Beli •
Jangan Terlalu Banyak Nawar di Pasar

Salah satu cara Baginda Rasulullah saw menata kehidupan sosial ialah lewat dorongan untuk bekerja secara mandiri dan transaksi jual beli.
Beliau pernah ditanya:

 قِيلَ :  يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ ؟
Ya Rasul, profesi apa yang paling baik?
قَالَ : " عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ، وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ ".
"Bekerja mandiri dan jual beli yang benar"
[HR AHMAD]

Tuesday, January 1, 2019

Sang Fenomenal yang Baru Muncul Bannernya

• Sang Fenomenal yang Baru Muncul Bannernya •

Saya sebut fenomenal, karena di usianya yang masih terbilang muda, karir politiknya melesat cepat.

Maju caleg di dapil 5 Lamongan (sekarang dapil 4), sebagai orang "baru". Artinya, bukan kelahiran wilayah sini, bukan aktivis organisasi daerah pantura sini, namun berhasil melenggang ke kursi legislatif Lamongan.

Suara yang diperolehnya juga terbanyak di antara calon legislatif lainnya di dapil 5--bahkan mungkin seluruh caleg se Kabupaten Lamongan. Suaranya mencapai 9.883. Ia menyumbang sekira 60% suara partainya, dari dapil 5 saat pemilu 2014.

Saya sebut fenomenal karena beberapa tahun kemudian, dia memenangkan pertarungan menjadi ketua umum partainya di Lamongan. Menggeser ketua umum sebelumnya, yang juga ketua DPRD Lamongan.

Tak cukup itu.
Karirnya makin menanjak saat mendapatkan rekomendasi DPP Pusat untuk menjadi Ketua DPRD Lamongan--menggeser ketua sebelumnya yang juga pernah digeser dari jabatan ketua umum partai.

(Sang mantan ketum dan mantan ketua DPRD, lantas undur diri saking partai. Pindah ke partai tetangga, dan langsung didaulat menjadi ketua umum pula).

Fenomenal.

Lalu,
Untuk pileg 2019 mendatang, dia naik kelas. Mencalonkan diri menjadi anggota DPR tingkat pusat. Lewat dapil Lamongan-Gresik.

Menarik ditungggu; apakah dia bisa lolos ke Senayan dengan peta persaingan yang lebih besar.

Yang jadi amatan saya hanyalah soal banner. Saat caleg-caleg DPR Pusat lain sudah giat memasang banner, sang fenomenal belum memajang fotonya.

Baru-baru ini saya melihat foto beliau mulai terpajang di banner-banner. Bersama Pak mantan presiden dan seorang caleg daerah.

Banner yang khas, lewat jargon tulisan:
"RAKYAT TIDAK BOLEH SUSAH".

Batin saya;
Lha wong DPR yang katanya sugih (sehingga jadi rebutan orang banyak) wae banyak yang hidupnya susah terus kok. Apalagi rakyat.

PP Tabah Kranji, 1 Januari 2019
@mskholid
@ruanginstalasi 

Sunday, December 23, 2018

Menjual Sensasi, Ide Wisata Zaman Now

• MENJUAL SENSASI •

Banyak ragam ide untuk membuat destinasi wisata.

Salah satunya yang tersimak dalam acara NAT GEO WILD tadi malam. Fokus acara memang bukan liputan wisata, tapi pada ikan-ikan jumbo yang ada di sebuah danau milik sebuah resort di Thailand.

Pemilik resort menawarkan tempat menginap dari kayu. Gubuk-gubuk, bahasa kita. Letaknya di bawah bukit, dekat sebuah danau besar.

Yang ditawarkan hanyalah sensasi memancing. Di mana para penghobi mancing ditawarkan sebuah sensasi memancing beraneka macam ikan besar yang dicemplungkan di danau tersebut.

Di danau tersebut, tersedia bermacam jenis ikan berukuran besar dari berbagai penjuru dunia. Lele Argentina, Brazil, dll. Kesemuanya berukuran paling tidak 15 kg seekor. Ada pula yang seberat 70 kg--seukuran manusia dewasa.

Hal yang mungkin sulit didapatkan andai memancing di tempat-tempat biasa.

Para wisatawan datang dari berbagai penjuru dunia. Bukan untuk membawa pulang ikan. Atau dibuat bakar-bakaran. Ya, begitu dapat ikan, mereka hanya cukup pegang-pegang, tertawa puas, berfoto, lantas dilepaskan kembali.

Ya, ikan pancingannya DILEPASKAN KEMBALI ke danau.
Dan, mereka para wisatawan sudah amat bahagia.
Lalu, apa yang mereka peroleh?
Hanya sensasi. Yang dijual pun demikian. Sensasi memancing ikan besar nan jumbo.

Surabaya, 23 Desember 2018
Otewe Ziarah ke Batuampar Madura

Thursday, December 20, 2018

Jual Bendera PMII 60x90 cm

Jual Bendera PMII
Ukuran 60 x 90 cm
Bahan satin

stok terbatas.

info dan pembelian: 0856 4625 2020 WA

Untung, Zina Haram

• Untung, Zina Haram •

Sepatutnya kita bersyukur Agama mengharamkan zina. Coba bayangkan; andai zina diwajibkan.

Betapa susahnya hidup manusia.
Bukankah untuk bisa berzina, butuh dana yang tidak sedikit.

Untuk bisa berzina secara nyaman dan menyenangkan, pasti butuh bayar duit jutaan sekali berzina.

Kalau dananya minim, ya dapatnya minimalis pula.
Kalaupun ada yang mau gratisan, pastinya jauh dari angan-angan atau keinginan.
Kalaupun ada gratisan yang sedikit mendekati angan-angan, bisa jadi sambil meremehkan kita.

Alhmdulillah, zina haram.
Sudah begitu, yang meninggalkan zina, dapat pahala pula.

Betapa baiknya Tuhan pada manusia.

Tuesday, December 18, 2018

Imam yang Ngeden Bacaannya

• Imam yang Ngeden Bacaannya •

Suatu hari, dalam perjalanan ke Jogja (hari Jumat), saya bersama dua santri terpaksa Jumatan di jalan. Daerah Alas Roban.

Jumatan di sebuah masjid kecil.
Yang ikut jumatan, hanya 16 orang.
Khutbahnya gak karuan. Entah apa yang dibahas.
Saat shalat, bacaannya berat.
Susah sekali sepertinya bagi dia baca ayat-ayat.

Jangan tanya tajwidnya. Apalagi makharijul hurufnya.
Intinya, jaaaauh dari standard bacaan yang benar.
Dalam hati, saya bergumam; Ya Allah, betapa beratnya dia baca firman-Mu. Seperti orang sambil ngeden saat hendak melahirkan.

Usai jumatan, dua santri saya mengulang shalatnya dengan shalat Dzuhur. Memang secara fiqih, jumatan tersebut tidak sah.
Tapi, saya gak mengulang shalat.

Santri saya bertanya;
"Gus, kok mboten ngulangi shalat?"

"Iya, saya sengaja. Saya ingin menunjukkan pada Allah bahwa saya ikhlas diimami orang seperti itu. Saya ingin menyatakan kepada Allah bahwa meskipun secara standard fikih itu tidak benar, tapi yang namanya kebaikan dan sujud pada Allah pasti benar di sisi Allah.
Apapun bentuknya. Siapapun orangnya."

Karena itu,
Saya gak pernah pilih-pilih imam.
Saya persilakan siapapun jadi imam saya.
Orang jenggoten.
Celana cingkrang.
Sarungan.
Pakai jubah.
Pakai sorban.
Saya ikhlas dan bersedia jadi makmum mereka. Walaupun bacaannya salah, saya tidak pernah menyesal.

Memang, ada hadits :
"Yang jadi imam adalah yang paling kompeten dalam Alquran."

Tapi ingat, ada juga hadits:
"Shalatlah di belakang orang Yang mengucapkan la ilaaha illallah."

Juga ada riwayat:
"Shalatlah di belakang baarr (pelaku kebaikan)  & fajir (pelaku keburukan)."

Saya ingin Allah menyaksikan; saya pernah mengamalkan semua hadits tersebut.

~ dari cerita Gus Baha'

Wednesday, December 12, 2018

Daun "Penyembuh" Sakit Gigi

Daun ciplukan. hanya ilustrasi
• Daun "Penyembuh" Sakit Gigi •
Suatu ketika Nabi Musa as sakit gigi. Tidak ke tabib atau dokter. Tapi, sebagai Kalimullah--beliau langsung periksanya ke Allah. Minta petunjuk obat atas sakit yang dideritanya.
Allah SWT memberikan petunjuk obatnya. Yaitu selembar daun yang terletak di sebuah tempat.
Nabi Musa mengambil daun tersebut dan mengunyahnya. Sakit yang disebut lebih menyakitkan dibanding sakit hati ini seketika sirna.
Nabi Musa bersyukur.
Lain waktu, gigi Nabi Musa as kembali sakit. Dengan amat percaya diri, Nabi Musa inisiatif mengunyah daun yang sama--seperti yang diberitahukan Allah beberapa waktu sebelumnya.

Adv.

IKLAN Hubungi: 0896-2077-5166 (WA) 0852-1871-5073 (Telegram)