Karya ini bukanlah sekadar modul teoretis, melainkan disusun berdasarkan pengalaman lima tahun praktik pembelajaran langsung di sekolah, madrasah, dan TPQ yang telah teruji dan terbukti. Materi di dalam buku dirancang secara sistematis, bertahap, dan praktis. Ruang lingkup pembelajarannya mencakup pengenalan huruf vokal dasar, konsonan majemuk unik khas Nusantara, hingga praktik kelancaran merangkai kalimat dan dasar-dasar maknani kitab.
Pendekatan utama yang ditawarkan oleh Ustadz Shorih dalam buku ini menitikberatkan pada pembiasaan (habituation) dan penalaran bahasa. Dengan metode ini, para santri diharapkan dapat menulis secara lancar tanpa merasa terbebani oleh hafalan yang kaku. Meskipun demikian, buku ini dirancang agar tidak berdiri sendiri; sebagai prasyarat utama, para pembelajar diwajibkan telah mempelajari dan menguasai dasar-dasar penulisan huruf Hijaiyah, seperti melalui pembelajaran Imla' atau BTQ.
Lebih dari sekadar instrumen penguasaan aksara, Alon-alon Belajar Pegon juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter. Buku ini secara khusus dilengkapi dengan kisah-kisah pendek inspiratif yang disediakan sebagai bahan bacaan siswa. Kisah-kisah tersebut sekaligus menjadi media berharga bagi para pendidik untuk menanamkan pesan moral, akhlak mulia, serta membangun karakter yang kuat pada anak didik di tengah proses pembelajaran.
Dengan membawa slogan "Alon-alon... Pasti bisa!", buku ini diproyeksikan menjadi fondasi yang kuat bagi para generasi muda. Penguasaan Pegon melalui buku ini diharapkan menjadi langkah awal yang bermakna menuju pemahaman kitab kuning dan penjelajahan khazanah ilmu Islam yang lebih dalam.

No comments:
Write komentar