Wednesday, March 19, 2008

Getaran Saat Me-lay Out Buku Magnet Muhammad saw

Rindu kami padamu ya Rasul…
Rindu tiada terperi
Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya suarga
Dapatkah kami membalas cintamu secara bersahaja

Ada getaran-getaran hebat menyebar. Merasuk ke dalam dada bersamaan dengan lagu dari Bimbo yang mengalun. Dada ini sesak menahan rindu. Beberapa kali mata harus terkejap-kejap. Menahan air mata yang mendorong untuk tumpah.

Entah sudah berapa lama saya tidak mendengarkan lagu tersebut. Lagu yang membuka hati dan mengingatkan pada Sang Nabi. Hingga suatu ketika saya diminta untuk me-lay out naskah buku Magnet Muhammad saw. Sambil bekerja, saya mengikuti kata-kata yang tertulis di dalamnya. Terbayang kembali sosok Muhammad saw.

Dan, getaran-getaran hebat itu kembali menyeruak dalam dada. Berdebar-debar. Sakit menahan rindu. Oh, Rasulullah, kami rindu padamu. Sungguh mecintaimu. Kami ingin bertemu denganmu. Jatuh terduduk dalam pelukanmu.

Duhai Rasulullah,
Rindu kami tiada terperi
Kapan kita akan bertemu?

Identitas buku:

Judul : Magnet Muhammad saw: The True Law of Attraction
Penulis : Bambang Trim
Penerbit: Cicero Publishing
Jumlah hlm. : xii + 108
Ukuran : 13 x 18 cm
Cetakan : Pertama, Februari 2008
Harga : Rp. 27.000

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com