Monday, August 4, 2008

Dibuka 'Penghargaan AJI-UNICEF 2008

*Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan The United Nations
Children's Fund (UNICEF) menyelenggarakan 'Penghargaan AJI-UNICEF untuk
Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak' *

Tahun 2008, AJI-UNICEF kembali menyelenggarakan 'Penghargaan AJI-UNICEF
untuk Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak'. Penghargaan ini pertama kali
diberikan pada 2006, ketika itu hanya untuk kategori jurnalis media cetak.
Namun, sejak 2007 kriteria peserta diperluas sehingga jurnalis on line,
radio dan televisi juga dapat mengikuti. Tahun ini total hadiah yang
diberikan sebesar Rp 66 juta. Penghargaan ini diharapkan dapat menampilkan
karya jurnalistik yang berbobot dan berperspektif anak.

Dari beberapa kasus, terlihat bahwa media hanya akan memberitakan soal anak
ketika ada kasus besar yang menghebohkan. Apakah ini karena pemberitaan
tentang anak dianggap kurang layak jual? Pada kebijakan media, peliputan
tentang anak ditempatkan pada ranking kesekian.

Penelitian yang dilakukan AJI di tahun 2006-2007 di 7 kota di Indonesia ,
mendapatkan kenyataan bahwa peliputan tentang anak memang tidak dianggap
sebagai isu seksi. Ibaratnya hanya sebagai pelengkap dan tak memiliki daya
jual. Dari 132 jurnalis (100%), sebanyak 42 jurnalis (31,81 %) mengatakan,
pemberitaan tentang anak sudah dilakukan, meskipun tidak dalam setiap edisi.
Sebanyak 54 jurnalis (40,90%) mengaku medianya jarang atau kadang-kadang
saja memuat berita soal anak. Lalu sekitar 30 jurnalis (22,72%) menyatakan
medianya hampir memuat permasalahan anak setiap edisi terbit. Sedangkan
sebanyak 6 jurnalis (4,54%) mengatakan medianya tidak pernah memuat
permasalahan anak.

Lalu, apakah media telah ramah pada anak? Apakah media pada saat melakukan
peliputan mempertimbangkan psikologis anak? Inilah ide awal yang mendorong
AJI-UNICEF untuk memberikan "Penghargaan Tahunan AJI-UNICEF untuk Karya
Jurnalistik Terbaik tentang Anak".

*Ketentuan *

1. Karya jurnalistik ( cetak/on line, radio, TV ) berupa feature
tentang anak.

2. Setiap jurnalis/media baik media cetak/online, radio dan televisi di
seluruh Indonesia dapat mengikuti perlombaan ini.

3. Karya harus pernah dipublikasikan atau disiarkan di media massa
(bukan media internal).

4. Setiap peserta bisa mengajukan maksimal tiga karya.

5. Karya peserta harus pernah dipublikasikan pada media massa umum pada
periode antara 26 Oktober 2007 –7 Oktober 2008

6. Karya harus sudah diterima panitia paling lambat 9 Oktober 2008

7. Karya harus dilengkapi dengan pernyataan bahwa karya adalah karya
orisinal. Jadi bukan saduran, terjemahan dan tidak termasuk advertorial
komersial.

8. Ralat, jika ada, harus disertakan.

9. Karya belum pernah memenangi lomba jurnalistik.

10. Karya yang sudah dikirim ke panitia tidak akan dikembalikan.

11. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.

12. Untuk karya media cetak, peserta harus mengirim kliping beserta soft
copy karya yang sudah dimuat. Untuk media online, peserta harus mengirim
karyanya berupa print out yang sudah di-copy langsung dari situs beritanya.
Karya harus dilengkapi dengan surat keterangan dari redaktur media online
yang menyatakan bahwa karya yang dikirimkan pernah dimuat di media tersebut.


13. Untuk karya media radio, peserta harus mengirim karyanya dalam bentuk
CD (MP3 atau WAV). Karya harus dilengkapi dengan surat keterangan dari
pimpinan (Pemimpin redaksi) yang menyatakan bahwa karya yang dikirimkan
pernah disiarkan di radio tersebut. Peserta diwajibkan mengirimkan
naskahnya.

14. Untuk karya media televisi, peserta harus mengirimkan karyanya dalam
bentuk VCD / DVD (MPEG atau AVI) dengan mencantumkan nama dan asal media di
kepingan VCD / VCD . Peserta diwajibkan mengirimkan naskahnya.

15. Sponsor hadiah oleh Mayora dengan total hadiah sebesar Rp 66 juta.
Masing-masing sebesar Rp 10 juta (pemenang 1 per kategori), Rp 7 juta
(pemenang II per kategori) dan Rp 5 juta (pemenang III per kategori)

16. Kirimkan karya jurnalistik ke Sekretariat AJI Indonesia di : Jl.
Kembang Raya 6, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420 atau via e-mail ke
*sekretariatnya_
aji@yahoo. com
*. Nomor Telepon/fax : 021-3151214 /021-3151261. Atau hubungi panitia
'Penghargaan AJI-UNICEF untuk Karya Jurnalistik terbaik tentang Anak' via
email *lidbahaweres@
yahoo.com
* atau 081330392480 (Alida) atau 08128572252 (Minda).









*Dewan Juri *

1. Dewan Juri Kategori Cetak

a. Lina Sofiani (UNICEF)

b. Willy Pramudya (AJI)

c. Ninuk Mardiana Pambudy (Kompas)

d. Irwanto (Peneliti dan Dosen Psikologi Universitas Atmajaya Jakarta)

2. Dewan Juri Kategori TV

a. Iwan Hasan (UNICEF)

b. Eddy Suprapto (AJI)

c. Don Bosco (KPI)

d. Bobbi Guntarto (Ketua Yayasan Pengembangan Media Anak)

3. Dewan Juri Kategori Radio

a. Kendartanti Subroto (UNICEF)

b. Heru Hendratmoko (AJI)

c. Arya Gunawan (UNESCO)

d. Arist Merdeka Sirait (Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak)

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com