Wednesday, January 21, 2009

LOMBA: Fotografi "Budaya Peranakan"

BATAS WAKTU

Kompetisi dimulai semenjak tanggal 21 Januari 2009, entri terakhir
yang kami terima adalah di tanggal 15 Februari 2009.

http://fotokita. net/kontes- foto-traveler/ peraturan- kontes/

Pada bulan Januari 2009, keluarga besar National Geographic Indonesia
mempunyai "adik". Adik yang dimaksud adalah sebuah majalah baru;
majalah yang akan memberi warna baru pada dunia pariwisata Indonesia.
Sebuah majalah yang akan menjadi panduan rutin bagaimana melancong
dengan tetap menghargai keberlanjutan lingkungan.

Sambutlah National Geographic Traveler, dalam edisi bahasa Indonesia.

Untuk berbagi kebahagiaan peluncuran edisi perdana National Geographic
Traveler dengan para pembaca, maka kami mengadakan sebuah kompetisi
foto. Menyambut edisi perdana dengan kisah sampul soal lanskap
spiritual China, sekaligus memeriahkan nuansa Tahun Baru Imlek yang
segera tiba, maka tema kompetisi foto kali ini adalah "Budaya Peranakan".

Budaya peranakan adalah istilah yang jamak digunakan dalam masyarakat
umum untuk menyikapi hal-hal yang terkait dengan kebudayaan komunitas
China di Indonesia.

Dalam kompetisi ini, tema budaya peranakan dimaksudkan sebagai sebuah
album foto yang sangat luas, dalam, dan variatif. Merupakan kumpulan
foto yang dapat menceritakan keberadaan dan perkembangan budaya
peranakan yang tumbuh di berbagai wilayah kepulauan Indonesia.

Harus kita akui, hampir semua wilayah di Indonesia mempunyai budaya
komunitas peranakan yang memiliki nilai penting dalam pariwisata
Indonesia. Karenanya, kita semua berharap dengan kompetisi foto ini
budaya peranakan dapat semakin dikenal, semakin dihargai keberadaan
dan hak-haknya, dan tentunya semakin berbaur dalam budaya pariwisata
Indonesia.

Selamat berkompetisi! Klik di sini untuk mendaftar, atau langsung
login jika Anda sudah terdaftar di Fotokita.net

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com