Tuesday, April 13, 2010

Agenda Paramadina Minggu Ini (13 - 17 April 2010)a

Posted by: "Kajian Paramadina" kajianparamadina@yahoo.com kajianparamadina
Mon Apr 12, 2010 3:23 am (PDT)


AGENDA PARAMADINA MINGGU INI
(13 - 17 April 2010/
27 Rabi’ul Akhir - 2 Jumadil Awal 1431)

Aula Paramadina [Pondok Indah Plaza I, Kav. UA 20-21. Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta (Depan RSPI/Belakang Mc.D)]. Telp: (021) 750 1969.

Bapak/ibu yang terhormat:

Berikut ini kami kirimkan agenda mingguan kegiatan Paramadina. Silahkan pilih
mana yang diminati untuk diikuti, dan sekiranya ada teman atau kolega bapak/ibu
yang membutuhkan informasi ini sudi kiranya untuk meneruskannya. Terima kasih.

Selasa (13 April 2010)

1. Kajian “Seputar Masalah Zakat: Tebar Kasih, Raih Cinta Tuhan”. Sesi V (dari
9 pertemuan). Tema: “Distribusi Zakat dan Orang yang Berhak Menerimanya
(Mustahiq)”. Narasumber: Prof. Dr. Yunasril Ali. Pukul: 10.00-12.00 WIB.
(Catatan: Kajian ini merupakan lanjutan kajian “Ibadah dengan Cinta: Menyelami Kedalaman Makna Bersuci
dan Manfaat Salat Khusyuk”.

Pada bagian ini akan dibahas mengenai distribusi zakat dan
orang-orang yang berhak menerimanya (mustahiq).
Bolehkah kita mendistribusikan sendiri zakat kita kepada para mustahiq? Bagaimana proses ijab-qabulnya?

2. Kajian “Nurcholish Madjid dan Tasawuf: Mengenal Kesufian
Cak Nur dari Pikiran dan Lakunya”. Sesi V (dari 5 pertemuan, penutup). Tema: “Corak Tasawuf Cak Nur: Aktualisasi
Substansi Akhlak Islam”. Narasumber: Dr. Asep Usman Ismail. Pukul:
19.00-21.00 WIB.

Sesi ini akan membahas corak tasawuf Cak Nur yang lebih
dekat dengan model Ibn Taymiyyah,
Ibn Qayyim Al-Jawziyah, dan Buya Hamka. Corak tasawuf mereka berorientasi pada
substansi: penguatan integritas moral individual dan sosial. Apa yang
membedakan corak tasawuf Cak Nur dengan tiga pendahulunya dan apa saja
persamaannya?

Rabu (14 April 2010)

1. Kajian “Tafsir Sufistik/Tadabbur Ayat-ayat Al-Quran”. Tema: “Mengupas
Surah Al-Baqarah Ayat 129”. Narasumber: Muhammad Baqir, M.A. Pukul 16.30-18.00 WIB.

2. Kajian “Fushush Al-Hikam Ibn ‘Arabi”, Sesi ke-173. Tema: “Fassu Hikmatin
Imamiyyatin fî Kalimatin Haruniyyatin, Bagian V”. Narasumber: Muhammad
Baqir, M.A. Pukul 19.00-21.00 WIB.

Kamis (15 April 2010)

1.Kajian “Membangun Keluarga Sehat dan Religius:
Konsep dan Praktiknya dalam Islam”, Sesi XI (dari 15 pertemuan): "Pembaharuan Hukum Keluarga di Negara-negara
Islam: Mesir, Tunisia, Pakistan, Yordania, Syiria, Irak dan di Indonesia". Narasumber:
Prof. Dr. Siti Musdah Mulia. Pukul: 10.00-12.00 WIB.

Sesi ini akan membahas berbagai perkembangan pembaharuan
hukum Islam menyangkut keluarga di berbagai negara Islam: Mesir, Turki,
Yordania, Tunisia, dan sebagainya. Di Mesir, misalnya. Di negara piramid ini
poligami sudah masuk dalam kasus pidana. Perkembangan yang progresif ini bisa
menjadi cermin untuk perkembangan hukum keluarga di Indonesia.

Jumat (16 April 2010)

1. Pelaksanaan Shalat Jumat. Khatib di Plaza
1: Prof. Dr. A. Aziz Dahlan &
Khatib di Plaza 3:
Dr. Asep Usman Ismail

2. Kajian "Ajaran Makrifat dan Kearifan Sunan
Kalijaga". Sesi 17. Tema: “Ajaran Makrifat-Bagian I”. Narasumber: Ir.
Achmad Chodjim, MM. Pukul 14.30-16.30 WIB.

Sabtu (17 April 2010)

1. Kajian "Agama-agama Manusia: Pendekatan Perennial". Tema: “The
Path: How can Religion Give Us Awareness? Bagian III”. Narasumber: Muhammad
Baqir, M.A. Pukul: 14.00-16.00 WIB. Bahan
bacaan: "Understanding Islam" karya Frithjof Schuon.

Contact person:
Rahmat Hidayat (0815 9700 178, 0811 902 581, email: rahmat_caknur@ yahoo.com)
Yedi Kuswadi (0812 999 1744, email: yedikuswadi@ yahoo.com)
Achmad Rifki (0852 1613 3584, email: a.rifki@yahoo.
com)

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com