Sunday, November 15, 2015

Tangan Berbakat Hadrah

Menikmati alunan musik Hadrah merdu begini, ingatan saya langsung melesat ke zaman 11 tahun lampau. Seorang teman yang amat berbakat memegang alat Hadrah. Tangannya seakan otomatis menyesuaikan kebutuhan lagu. (Y)

Saya tahu persis, saat ia memulai belajar memegang alat itu. Seorang yang benar2 awam. Hampir tak ada rupanya pemain Hadrah. Hehehe

Tapi, dalam jangka waktu tak lama, kemampuannya melesat dan menjadi pemain andalan di pondok.

Di tahun berikutnya, ia mulai aktif mengkader adek2 kelas santri yang berminat belajar musik Hadrah.

Entah sekarang, masihkah kemampuan itu tersisa di telapak tangannya?

Profesinya kini tak lagi pegang alat Hadrah, tapi pegang tombol keyboard komputer. Wkwkkwkk

15 Nop. 2015

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com