Wednesday, March 26, 2008

Besarnya Penghasilan Pedagang Mie Ayam

Suatu ketika, tiba-tiba muncul rasa ingin tahu seberapa besar penghasilan tukang mie ayam yang biasa mangkal di taman dekat kantorku bekerja. Tukang mie ayam itu adalah langgananku.

Bertanya terang-terangan tentu saja tidak mungkin. Saya mencoba ‘menyelidiki’ dengan bertanya jumlah porsi mie ayam yang dijualnya setiap hari. Pak Tukang Mie Ayam mengaku bahwa setiap hari dia membawa 5 bungkus mie rebus. Setiap bungkusnya berisi 12 porsi mie ayam. Itu berarti dia membawa 60 porsi mie ayam setiap harinya. Dia mengaku mie-mie itu selalu habis.

Dalam benak, saya langsung berhitung. Setiap porsi mie ayam, dia menjual 5000 rupiah. Jika dijumlahkan, 60 x 5000 = 300.000. Wow!! Teriak saya dalam hati. Berarti penghasilannya 300 ribu/hari. Saya perkirakan, modal untuk membeli mie, ayam, bumbu-bumbu, minyak tanah, dan sebagainya tidak sampai 150 ribu. Berarti dia berpenghasilan minimal 150 ribu/hari!!

Kemudian, dia memberitahukan bahwa dia mulai buka jualannya pada pagi hari sekitar jam 10-an. Ia baru tutup ketika jualannya sudah habis. Dan itu biasanya terjadi sekitar jam 5-an (sebelum mabgrib).

Saya lalu membandingkan dengan keadaan saya. Saya berangkat kerja dari rumah sekitar jam 7 pagi. Baru pulang sesudah shalat maghrib di kantor. Terkadang saja pulang setengah 6. Lalu saya membandingkan penghasilan kami. Jauh berbeda!! Percaya tidak? Dia bisa mendapatkan penghasilan tiga kali lipat lebih besar daripada yang saya peroleh.

Sayangnya, yang banyak terjadi di antara kita adalah tidak mau melakuka bisnis semacam itu, karena anggapan kurang bergengsi. Padahal, jalan paling cepat mendapatkan kelimpahan harta adalah dengan berbisnis. Tidak dengan menjadi karyawan yang menunggu gajian di awal bulan.

Pondok Pinang, 14 Maret 2008

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com