Wednesday, May 14, 2008

Jadwwal Acara Festival Teater Sastra Indonesia UNJ 2008

FIESTA UNJ 2008

Festival Teater Sastra Indonesia
Universitas Negeri Jakarta
2008
Berkreasi, Beraksi, Berapresiasi
22 Mei, 29 Mei, 5 Juni dan 12 Juni 2008

Nonton 3 teater setiap Kamis mulai 22 Mei sampai 12 Juni 2008, hanya 15.000 rupiah!

22 Mei 2008

10.00-12.00
Teater 8 Detik
Naskah : Darah Kami karya Sarwoko Tesar
Sutradara : Muhammad Bagya

15.00-17.00
Teater Angin
Naskah : Dhemit
Sutradara : Desti Nurhasanah

19.00-21.00
Teater Hitam
Naskah : Mencari Senyuman karya Helvy Tiana Rosa
Sutradara : Maya Cintia Dewi

29 Mei 2008

10.00-12.00
Teater Batik
Naskah : Raden Mas Suryo, Si Orang Takut Korupsi karya F. Wiggers
Sutradara : Retna Yusniawati

15.00-17.00
Teater Sudut Kecil
Naskah : Ayah Pulang terjemahan Asrul Sani
Sutradara : Sefryana Khairil

19.00-21.00
Teater Sweeper
Naskah : Pintu-pintu Titis karya Amarawati Ellia
Sutradara : Dwi Nurcahyo

5 Juni 2008

10.00-12.00
Teater Akar
Naskah : Badai Sampai Sore karya Motinggo Busye
Sutradara : Lydia Miashella

15.00-17.00
Teater KonfLix
Naskah : Jaka Tarub karya Akhudiat
Sutradara : Chrysti B.Y

19.00-21.00
Teater Moresco
Naskah : Ben Go Toen karya Saini K.M
Sutradara : Krisni Kurnia

12 Juni 2008

10.00-12.00
Teater Kaget
Naskah : Dokter Gadungan karya Molier
Sutradara : Ferdi Firdaus

Tempat : Aula S Universitas Negeri Jakarta

ADA DOORPRIZE!!

Pembimbing:
Helvy Tiana Rosa
Edi Sutarto (Teater Koma)
Tiket dapat dibeli di tempat atau dipesan.
Info lebih lanjut:
Yunardi (08561521153)
Ferdy Firdaus (92350808)
Sefryana Khairil (0817860796)

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com