Tuesday, June 24, 2008

Kenapa Harus Mengerjakan yang Sunnah


Ini buku terbaru terbitan Cicero Publishing, tempat saya bekerja. Saya bekerja sebagai copyeditor dan lay outer. Buku ini segmentasinya adalah untuk remaja. Judul yang disematkan pada buku ini adalah "Shalat Sunnah, Asik Fren...! Smart Solution for Smart Girl".

Sebagai pengantar, Mbak Asma Nadia bersedia memberikan sedikit tulisannya di dalam buku ini. Berikut ini, saya muat tulisan pengantar dari Mbak Asma Nadia.

----------------------------------------------------

Segala puji bagi Allah yang Maha Hebat. Yang Maha Kasih dan Pemurah. Yang dengan izin-Nya maka buku singkat namun bermanfaat ini sampai ke tangan teman-teman muda.

Saya berharap, risalah sederhana persembahan penulis dan penerbit ini bisa bermanfaat buat kamu, bisa menjadi pengingat—apalagi manusia sering banget lupa dan lalainya, hehehe—untuk lebih mendekat kepada Allah.

Mendekat dengan yang sunnah.
Kenapa harus dengan yang sunnah, kenapa yang wajib nggak cukup?
Kadang pertanyaan itu mungkin melintas juga di benak kamu. Apalagi remaja kan sibuk dan banyak kegiatannya. Ya nggak? :P

Ada tugas sekolah, ada ulangan, ada ekskul… seabrek deh!
Lah yang wajib aja kadang dengan waktu sisa-sisa… Setelah tamat baca buku komik favorit, setelah kelar nonton film drama korea yang berseri-seri, setelah main basket… hihihi, hayo ngaku? Secara saya juga pernah muda, lho... :P

Satu hal yang kadang kita sering lupa, bahwa ibadah itu justru kita yang butuh. Allah sama sekali nggak menjadi bertambah hebat, bertambah kaya, bertambah agung, hanya gara-gara kita mengerjakan ibadah kepada-Nya. Justru ibadah-ibadah itu yang membuat kita tambah sabar, lebih siap melalui hidup dengan lika-likunya, lebih siap menghadapi takdir, yang kita nggak pernah tahu. Lebih siap karena kita merasa kita nggak sendiri, sebab Allah terasa dekat.

Nah, perasaan itu akan makin nambah, jika ibadah nggak cuma yang wajib, tapi yang sunnah, kita tambah. Itu juga jadi pembeda kamu yang mengaku cinta sama Allah, atau yang benar-benar cinta, paling nggak teruji dengan menegakkan yang sunnah tadi, fren...!

So, harapan saya, buku ini membuat kamu jadi makin keranjingan menghias cintamu kepada Allah. Jadi sadar bahwa kita bersaing gitu lho, dengan begitu banyak manusia di bumi ini, belum makhluk-makhluk lain ciptaan-Nya yang selalu berdzikir setiap saat, bersaing untuk mendapatkan tempat special di sisi Allah.

Tempat special yang bisa kamu raih, jika kamu mengerjakan juga shalat-shalat yang sunnah selain yang wajib. Insya Allah.
Gimana biar ringan?
Biar terasa ringan, anggap ini ekskul dari Sang Kekasih. Jangan ekskul sekolah aja yang kita sambut dengan penuh energi, tapi juga ekskul dari Dia yang Maha Memberikan banyak karunia, hingga usia kita sekarang.

Plus, satu yang harus kamu ingat, manfaatnya akan kamu rasakan sendiri. Manfaatnya buat kamu, bukan buat yang lain. Jadi, biarin aja kalau ada teman yang masih suka malas shalat sunnah. Kasihani dan doakan, mereka belum ngerti sih manfaat ekskul dari Yang Kuasa.

Pokoknya, kalau setelah menjalani yang sunnah terus hidupmu terasa lebih adem ayem, lebih asik, lebih damai, lebih teratur, dan lebih lebih yang lain, jangan salahkan saya. Juga kalau kamu terlihat lebih bercahaya…ciee…!

Kinclong luar dalam dengan shalat sunnah, ya iyalah! Masa ya iya dong?!
Hidup shalat sunnah!

Salam

Asma Nadia

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com