Tuesday, June 24, 2008

PENGUMUMAN : Penghargaan APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008

PENGUMUMAN
APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008

Ihwal Penghargaan
Apresiasi Jurnalis Jakarta merupakan suatu penghargaan yang diberikan oleh
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta kepada jurnalis-jurnalis muda di
Jakarta yang menunjukkan dedikasi dan konsistensi yang tinggi terhadap
profesinya, melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas –diutamakan
yang menggunakan teknik investigasi- - dan menimbulkan pengaruh cukup luas
di kalangan masyarakat.

Apresiasi Jurnalis Jakarta diberikan setiap tahun mulai tahun 2002, dan
diumumkan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun AJI setiap Agustus.
Penganugerahan penghargaan ini digagas sebagai upaya untuk ikut merangsang
munculnya karya-karya jurnalistik yang berbobot dari para jurnalis muda di
Jakarta.

Apresiasi Jurnalis Jakarta tahun lalu dianugerahkan kepada tiga jurnalis
dari tiga media berbeda. Edwin Nazir dari Astro TV dengan karya “Jika
Kekerasan Menjadi Pilihan” (23 Juni 2007), Rebecca Henschke dari kantor
berita radio 68H dengan dua serial, “Indonesia smokes out the lungs of the
world” dan “Bio-diesel fuels conflict in Central Kalimantan”, dan Arif Adi
Kuswardono dari majalah Tempo dengan lima serial (21 Januari hingga 25
Maret 2007) tentang upaya Kejaksaan Agung menarik uang Tommy Soeharto dari
BNP Paribas Guernsey.

Untuk tahun ini, Apresiasi Jurnalis Jakarta dibagi atas empat kategori:
1. KATEGORI MEDIA CETAK DAN ONLINE; diberikan kepada jurnalis yang bekerja
dan menghasilkan karya jurnalistik di media cetak dan online, atas
karya-karya berpengaruh mengenai persoalan-persoalan atau isu yang
bersifat lokal, nasional maupun internasional.
2. KATEGORI MEDIA RADIO; diberikan kepada jurnalis yang bekerja dan
menghasilkan karya jurnalistik di radio, atas karya-karya berpengaruh
mengenai persoalan-persoalan atau isu yang bersifat lokal, nasional maupun
internasional.
3. KATEGORI MEDIA TELEVISI; diberikan kepada jurnalis yang bekerja dan
menghasilkan karya jurnalistik berupa film dokumenter di televisi, atas
karya-karya berpengaruh mengenai persoalan-persoalan atau isu yang
bersifat lokal, nasional maupun internasional.
4. KATEGORI FOTO; diberikan kepada jurnalis foto yang bekerja dan
menghasilkan karya foto yang baik, atas karya-karya berpengaruh terhadap
persoalan-persoalan lokal, nasional, maupun internasional.

Siapa saja yang Bisa Mendaftar?
Kompetisi ini terbuka untuk untuk setiap jurnalis cetak/online, radio dan
televisi, baik anggota AJI Jakarta maupun bukan, yang melakukan reportase
dan tugas jurnalistik sehari-harinya di wilayah J

1 comment:

Anonymous said...

Ada yang bisda tolong saya...please saya pusing dengan masalah ini.

Salam

Ishadi S.K.
08161887900

>
> On Tue, 01 Jul 2008 04:08:17 -0700, "Retno.S.Renggana"
> said:
> > Ada yang bisa bantu?
> >
> > --- On Wed, 21/06/08, Ishadi SK wrote:
> > Dulu aku pake tapi udah aku tinggali,sekarang dipakai
> > eks-karyawan Trans TV yg udah dipecat.Tiap hari dia bikin yang
> > aneh-aneh.Kita udah biasa namun semakin hari semakin komplek
> > masalahnya.Aku sudah frustasi buanget.Tolong dong.Akhirnya kan
> > akan tahu siapa yang benar dan siapa yang bathil.Saya minta
> > bantuan Mastel untuk menyelesaikan masalah ini...tolong.
> >
> > Salam
> >
> > Ishadi S.K.
> > 08161887900
> >
> >
> > PERS Release
> > Saya seorang karyawan TransTV dipecat oleh TransTV dengan proses
> > yang melanggar Peraturan Perusahaan dan UU Ketenagakerjaan pasal 156
> > pada tanggal 3 Februari 2006 dengan cara diminta mengundurkan diri
> > dengan dakwaan menitipkan absensi ke seorang office boy.
> >
> > Saya tidak dapat memperjuangkan hak-hak PHK saya seperti
> > termaktub dalam UU Ketenagakerjaan karena terbentur dengan UU No 13 Tahun 2003
> > tentang Tenaga Kerja dan UU No 2 Tahun 2004 tentang PPHI yang hanya
> > memberi waktu (kadaluarsa) selama 1 tahun bagi kasus PHK.Undang undang
> > itu telah menyiratkan bentuk diskriminasi hukum terhadap kaum pekerja,buruh
> > dan karyawan yang merupakan salah satu pilar ekonomi bangsa..
> >
> > Pemecatan itu juga telah menghambat perkembangan organisasi
> > profesi Asosiasi Enjiner Broadcast Indonesia (AEbi) yang didirikan pada
> > 28 Oktober 2003 dengan Akta Notaris Amriyati A Supriyadi SH No
> > 232/27Mei 2005 yang mempunyai visi misi kedepan mengembangkan teknologi
> > digital broadcasting di Indonesia.Managemen TransTV telah membungkam saya
> > untuk mengembangkan organisasi profesi itu dengan cara yang tidak
> > elegan dan jauh dari nuansa intelektual.
> >
> > Saya kemudian mendapat fitnah kejam dari seorang karyawan TransTV
> > di milis AEbi (Asosiasi Enjiner Broadcast Indonesia) pada 1 Maret
> > 2007.Kemudian terjadi CYBER WAR di milis-milis yang membuka
> > jerohan TransTV terutama behind the story kasus perebutan kanal 43
> > antara TransTV dan TPI di Purwokerto.
> >
> > TransTV mulai gerah dengan perang tersebut sehingga pada tanggal
> > 4 Februari 2008 Direktur Utama TransTV Ishadi SK mengirim seorang
> > koresponden news TransTV dengan membawa seseorang yang mengaku
> > Intel Polres XXXXX bernama YOYOK ke rumah saya di Jl Mojopahit XX
> > XXXXX.
> >
> > Persoalan internal yang ingin diselesaikan oleh managemen TransTV
> > dengan cara represif dan intimidasi dengan melibatkan oknum aparat
> > sangat disayangkan apalagi yang membawa oknum aparat itu adalah seorang
> > jurnalis.Hal ini telah mencoreng citra jurnalis dan
> > professionalisme polisi di Indonesia.
> >
> > Saya kemudian mempersoalkan masalah diatas dan mendapat tanggapan
> > dari KOMNAS HAM melalui surat No 751/PMT/IV/2008.Dalam penyelidikan,
> > Polisi Resor XXXXX tidak menemukan daftar anggota intel bernama
> > YOYOK.Namun saya tetap yakin bahwa orang tersebut adalah oknum
> > aparat.Sekarang kasus ini dalam penanganan Polisi Resor XXXXX dan Polisi Sektor Kota
> > XXXXX.
> >
> > XXXXX, 1 Juni 2008
> >
> > Salam
> > Imam Wahjono
> > Sekretaris Jenderal AEbi
> >
> > Tembusan YTH:
> > • KOMNAS HAM di JAKARTA
> > • YLBHI di JAKARTA
> > • LBHS di SURABAYA
> >
> >
> >
>
>
>
> --
>
>

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com