Friday, October 24, 2008

LOMBA: Menulis Cerpen Berlatar Jakarta

Untuk pertama kalinya, festival sastra internasional akan digelar di Jakarta.
Festival bertajuk Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008 atau
Festival Sastra Jakarta ini akan digelar di Kawasan Kota Tua Jakarta dan Hotel
Omni Batavia, pada 11-14 Desember 2008.

Sekitar 150 sastrawan – penyair, cerpenis, novelis, dan kritikus -- dari dalam
dan luar negeri akan berkumpul untuk berseminar, bermusyawarah untuk menjalin
kerja sama, dan berpentas sastra. Mereka akan mengubah citra sastra Indonesia di
mata dunia, menjadi citra yang lebih unggul.

Berkaitan dengan itu, diselenggarakan pula LOMBA MENULIS CERPEN BERLATAR JAKARTA

Kerja Sama

Komunitas Sastra Indonesia (KSI)
Komunitas Cerpen Indonesia (KCI)
Dinas Kebudayaan dan Permuseuman
Provinsi DKI Jakarta

Deadline: 10 November 2008

Dasar Pemikiran

Jakarta sebagai ibukota negara, pusat pemerintahan, kota internasional, dan
berbagai predikat lainnya –yang melekat pada reputasi dan nama baik Jakarta
yang merepresentasikan citra Indonesia— memiliki arti penting tidak hanya bagi
warga Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat
dunia. Artinya, posisi Jakarta sangat strategis bagi usaha mengangkat keharuman
Indonesia serta menjalin kerja sama budaya untuk memperkenalkan Indonesia ke
pentas dunia.

Dalam khazanah kesusastraan Indonesia, Jakarta dengan berbagai kekayaan
kebudayaannya, keberagaman masyarakatnya, percepatan pembangunannya, dan latar
geografik dan latar alamnya yang memancarkan perpaduan modernisme dan eksotisme,
telah sejak lama menjadi lahan garapan para sastrawan Indonesia, bahkan juga
sastrawan dari mancanegara. Kini, selepas memasuki alaf baru dan zaman
ingar-bingar reformasi, sejauh manakah Jakarta masih memancarkan pesonanya,
auranya yang menyebarkan daya tarik, dan semangat yang merepresentasikan
keindonesiaan.

Dalam kaitan itulah, lomba penulisan cerita pendek berlatar atau bertema tentang
Jakarta, akan menawarkan catatan estetik yang khas, sekaligus juga universal
dalam sebuah kemasan karya sastra. Maka, karya itu hadir sebagai totalitas
kreativitas pengarang. Tanpa itu, latar atau tema Jakarta hanya akan menjadi
sesuatu yang artifisial, tempelan, dan tidak menyodorkan ruh Jakarta sebagai
representasi keindonesiaan.

Tema
Cinta, kemanusiaan, dan persahabatan.

Deskripsi Latar

Mampu menggambarkan Jakarta sebagai pintu masuk memahami kekayaan budaya dan
masyarakat Indonesia dalam menerima dan berhadapan dengan urbanisasi,
kosmopolitanisasi dan globalisasi peradaban dunia.
Tujuan Kegiatan

1. Mengenalkan lebih dekat Jakarta sebagai kota budaya dan wisata dengan
berbagai kekayaan hasil peninggalan sejarah dan cipta budayanya kepada
masyarakat dunia.
2. Mempromosikan Jakarta sebagai daerah tujuan wisata dan tempat yang menarik
untuk latar penulisan karya-karya sastra dan produksi karya seni lainnya.

Ketentuan Umum

1. Lomba ini terbuka bagi warga dunia (warga Indonesia dan warga asing)
2. Biodata dan alamat lengkap (termasuk nomor telepon, ponsel, dan e-mail)
disertakan di luar naskah lomba.
3. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah lomba.
4. Naskah lomba belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian
maupun seluruhnya.
5. Naskah lomba ditulis dalam bahasa Indonesia dan merupakan karya asli.
6. Naskah lomba dikirim kepada Panitia sebanyak 5 (lima) kopi, disertai CD atau
flash disk berisi file naskah, selambat-lambatnya tanggal 10 November 2008
(stempel pos).
7. Di sebelah kiri amplop hendaknya ditulis "Lomba Menulis Cerpen JILFets 2008".
8. Naskah lomba dialamatkan kepada:

Sekretariat Panitia Lomba Menulis Cerpen
Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008
Gedung Nyi Ageng Serang Lantai 6
Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Indonesia.

Ketentuan Khusus

1. Penjabaran tema dalam cerita dan penggambaran latarnya tidak bertentangan
dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Panjang karangan antara 8.000-15.000 karakter (with space), atau 4-8 halaman
ketik 1,5 spasi, kertas ukuran A4 dengan huruf standar (Times New Roman, 12).
3. Peserta lomba adalah perseorangan, bukan kelompok.
4. Merupakan karya asli, bukan terjemahan ataupun saduran. Penjiplakan atas
karya orang lain dalam bentuk apa pun, tidak dibenarkan, dan panitia berhak
membatalkan keikutsertaannya dalam lomba ini.
5. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak diadakan surat-menyurat.

Ketentuan Lain

1. Pengumuman Lomba dan penyerahan hadiah akan diselenggarakan pada acara khusus
dalam rangkaian JILFest 2008.
2. Juara 1—3 akan diundang untuk mengikuti JILFest 2008 di Jakarta.
3. Hak Cipta ada pada pengarang.
4. Sebanyak 20 cerpen pilihan berikut karya para pemenang akan diterbitkan dalam
bentuk buku, dan diupayakan akan diluncurkan serta didiskusikan dalam JILFest
2008 di Jakarta.
5. Panitia berhak mengedit kesalahan pengetikan dalam cerpen.

Hadiah dan Honorarium

* Juara 1 Rp 5.000.000,00
* Juara 2 Rp 4.000.000,00
* Juara 3 Rp 3.000.000,00
* Juara Harapan 1 Rp 2.500.000,00
* Juara Harapan 2 Rp 2.000.000,00
* Juara Harapan 3 Rp 1.500.000,00
* Penghargaan untuk 20 cerpen pilihan berupa honor yang layak bagi
penulisnya.

Keterangan Lain:

Juara 1—3 akan diundang ke Jakarta atas biaya Panitia (tiket, akomodasi, dan
konsumsi). Keterangan lengkap tentang lomba ini dapat dilihat pada laman
(website) www.jilfest.org.

Jakarta, 5 September 2008
PANITIA PELAKSANA
JILFest 2008

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com