Tuesday, December 30, 2008

Tajdiidun Nikah; Memperbarui Pernikahan

Dalam adat Jawa, sangat kental sekali hitung-hitungan mengenai nama dan tanggal lahir untuk sepasang pengantin. Ada yang bahkan sampai harus mengubah namanya saat hendak menikah karena berdasarkan perhitungan, kehidupan keduanya nanti tidak akan baik, sengsara, atau salah satunya mati muda.

Sore itu, saya berkunjung ke rumah ustadz saya di Pondok. Beliau bercerita tentang tajdiidun nikah yang baru saja terjadi. Kata beliau, ada seseorang yang sudah menikah (bahkan sudah beranak satu) yang kehidupannya kurang baik. Setelah dihitung-hitung nama pasangan suami-istri itu, ternyata namanya memang tidak cocok. Akhirnya, salah satunya pun berinisiatif mengubah nama. Tentu saja dengan nama yang setelah dihitung, memberikan sugesti pernikahan mereka akan membahagiakan.

Dalam agama, istilah tajdiidun nikah sebenarnya memang ada. Namun, bukan karena masalah perubahan nama atau sebagainya. Akan tetapi, lebih karena pernikahan yang rusak atas sebab yang berdasarkan ketentuan agama. Hanya saja, mungkin karena yang bersangkutan kurang yakin dengan pernikahan mereka, diadakanlah akad nikah ulang itu. [KHO]

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com