Wednesday, August 17, 2011

Beasiswa Rp 10 M untuk 1000 Mahasiswa!

KENDARI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan anggaran Rp 10 miliar pada APBD 2011 untuk pemberian beasiswa bagi 1.000 mahasiswa. Gubernur Sulawesi Tenggara H Nur Alam mengatakan, mahasiswa yang berhak mendapatkan adalah mereka yang terlibat dalam program "Cerdas Sultraku". Mahasiswa yang ikut dalam ’Program Cerdas Sultraku’ tersebut dijaring dari lulusan SLTA terbaik dari 12 kabupaten/kota se-Sultra, melalui seleksi yang sangat ketat.

"Mahasiswa yang akan menerima beasiswa dari dana tersebut, adalah mereka yang ikut dalam ’Program Cerdas Sultraku’," kata Nur Alam, di Kendari, Senin (15/8/2011).

Ia mengungkapkan, mereka yang dinyatakan lulus dalam seleksi itu akan langsung diterima menjadi mahasiswa di Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang, Jawa Tengah.

"Seluruh biaya kuliah, termasuk biaya hidup selama mengikuti kuliah di Unisula, akan dibiayai dengan dana beasiswa yang disiapkan dalam APBD Sultra pada setiap tahunnya," katanya.

Program Cerdas Sultraku, jelasnya, merupakan kerjasama antara Pemprov Sultra dengan Unisula Semarang. Melalui program tersebut kata dia, Pemprov Sultra setiap tahun mengirimkan mahasiswa kuliah di Perguruan Tinggi Islam tersebut sebanyak 1.000 orang, dengan biaya kuliah sepenuhnya ditanggung Pemprov Sultra.

Dalam kerjasama tersebut, Unisula hanya menyediakan kuota bagi putra putri asal Sultra kuliah di perguruan tinggi itu. Adapun, pemerintah provinsi membayar SPP hingga selesai kuliah. Dengan program ini, masyarakat, terutama orangtua mahasiswa diharapkan tidak lagi terbebani dengan biaya pendidikan di perguruan tinggi yang sangat mahal.

"Ini bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM), yang tidak bisa disamakan dengan pembangunan fisik yang bisa dilihat secara kasat mata," katanya.

Kebijakan memberikan beasiswa kepada 1.000 mahasisiwa setiap tahun itu, menurut Nur Alam, telah pula dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pemerintah Provinsi yang terbanyak memberikan beasiswa bagi mahasiswa. Rekor ini akan diserahkan secara resmi pada September 2011 mendatang.

Sekolah ke Jepang Tanpa Belajar Bahasa Jepang

KOMPAS.com - Asia Pacific University (APU) memberikan program beasiswa bagi mahasiswa asing untuk menjalani studi di Negeri Sakura. Beasiswa ini diberikan selama maksimal 4 tahun (hingga lulus) dan tidak ada ikatan apa pun. Proses seleksi masuk dan beasiswa APU berdasarkan kualitas dokumen yang dikirimkan, tanpa tes tertulis ataupun wawancara. Selain itu, APU menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar belajar. Jadi, Anda tak perlu belajar bahasa Jepang dahulu. Tertarik?

Beasiswa yang diberikan APU hanya mencakup 124 SKS selama 4 tahun untuk mahasiswa tahun pertama (first year student), 94 SKS selama 3 tahun untuk mahasiswa transfer tahun kedua (second year transfer student), dan 62 SKS selama 2 tahun untuk mahasiswa transfer tahun ketiga (third year transfer student).

Program beasiswa ini tidak berlaku jika mahasiswa mengambil SKS tambahan, atau memutuskan untuk kuliah lebih dari 4 tahun.

Nah, terdapat beberapa pilihan beasiswa, yaitu beasiswa Pra Enrollment yang mencakup beasiswa program 100 persen, beasiswa program 80 persen, beasiswa program 65 persen, beasiswa program 50 persen, beasiswa 30 persen, dan Honor Scholarship.

Untuk program beasiswa 100 persen, biaya kuliah ditanggung semua oleh universitas, tanpa biaya tiket dan biaya hidup. Begitu pula dengan program 80 persen, universitas membayarkan 80 persen biaya kuliah dan seterusnya. Adapun, Honor Scholarship adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi senilai 600.000 yen per tahun. Mahasiswa hanya membayar uang pangkal 130.000 yen, tiket pesawat, dan biaya kuliah 1.200.000-1.375.000 yen per tahun serta biaya hidup, dan bisa digabungkan dengan beasiswa APU lainnya.

Ada pula Beasiswa Pasca-enrollment, yaitu beasiswa internal untuk mahasiswa yang telah berada di Jepang, berprestasi serta memenuhi persyaratan. Selain itu, ada beasiswa eksternal yang diberikan untuk mahasiswa internasional, dan 19 macam beasiswa yang diberikan bagi yang memiliki student visa.

Bagi enrollment untuk April 2012, batas waktu aplikasi 30 September 2011 dan batas waktu aplikasi reguler tanggal 30 November 2011. Untuk enrollment September 2012, deadline aplikasi 31 Januari 2012, batas waktu aplikasi reguler 31 Maret 2012.

Untuk mendapatkan free application form, Anda datang langsung ke APU Indonesia Information Center, Summitmas Tower 1 lantai 10 Jl. Jend. Sudirman Kav 61-62 Jakarta Selatan, atau menghubungi telepon 021-2523708, mau pun mengirimkan e-mail ke univrpap@pacific.net.id. Anda juga bisa mengunjungi situs web APU http://www.apu.ac.jp.

Selamat mencoba!

Kesempatan ke AS untuk Mahasiswa S-1

KOMPAS.com - Indonesia English Language Study Program (IELSP) membuka kesempatan bagi mahasiswa aktif S1 untuk belajar ke Amerika Serikat. Program yang ditawarkan adalah program beasiswa untuk ikut kursus selama 8 minggu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para kandidat terpilih. Para peserta tidak hanya akan belajar bahasa, tetapi juga belajar tentang kebudayaan dan masyarakat AS.

Program ini merupakan beasiswa penuh dan peserta tidak dipungut biaya apa pun.

Persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya:
1. Berusia 19-24 tahun;
2. Aktif sebagai mahasiswa S1 di perguruan tinggi di seluruh Indonesia, tercatat sebagai mahasiswa tahun ketiga (semester 5 ke atas). Selain itu belum dinyatakan lulus atau menempuh sidang kelulusan;
3. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL baik internasional TOEFL atau TOEFL ITP minimal 450 (bukan prediction test);
4. Memiliki prestasi akademik yang baik;
5. Aktif dalam berbagai kegiatan atau organisasi;
6. Memiliki komitmen penuh untuk segera kembali ke Tanah Air segera setelah program ini selesai;
7. Tidak memiliki pengalaman belajar di Amerika Serikat atau negara lain selain Indonesia;
8. Memiliki sifat aktif, mandiri, bertanggung jawab, percaya diri, dan berpikiran luas.

Batas pendaftaran beasiswa ini adalah 18 November 2011. Dan akan dijadwalkan berangkat pada bulan Maret dan Agustus pada tahun 2012.

Info lebih lanjut bisa mengakses link ini: http://www.iief.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=41&Itemid=8.

Ada Dana Hibah Penelitian dari Turki

KOMPAS.com — Turki memberikan hibah penelitian untuk bidang Natural Sciences, Engineering and Technological Sciences, Medical Sciences, Agricultural Sciences, Social Sciences and Humanities. Dana hibah penelitian ini akan diberikan kepada mahasiswa PhD yang berkualitas serta peneliti post-doktoral yang saat ini tengah melakukan penelitian di Turki. Durasi hibah penelitian ini selama 12 bulan dengan jumlah 2,250 yeni türk liras? (YTL) per bulan.

Persyaratan yang harus dipenuhi bagi Anda yang berminat mengajukan aplikasi: 1. Warga Negara non-Turki. (calon penerima yang memiliki kewarganegaraan ganda tidak memenuhi syarat); 2. Diterima oleh salah satu universitas atau lembaga penelitian di Turki; 3. Memiliki sertifikat yang menyatakan bisa menggunakan bahasa daerah di mana penelitian akan dilakukan; 4. Untuk mahasiswa PhD, didaftarkan untuk program PhD di luar negeri; 5. Untuk peneliti post-doktoral harus berada di usia 35 atau dibawah usia 35; 6. Bagi pelamar PhD harus mempunyai IPK minimal 3.50/4.00. Adapun untuk peneliti post-doktoral harus mendapat gelar PhD dari universitas di Turki.

Jadi Peneliti Hukum di Belanda, Mau?

KOMPAS.com - Fakultas Hukum Universitas Amsterdam, Belanda membuka peluang bagi sarjana bidang hukum melalui program Amsterdam Center for International Law (ACIL). Program ini menyediakan penelitian bagi yang menempuh postdoctoral dalam bidang Hukum Publik Internasional.

Bagi yang berminat, bisa mengirimkan aplikasi sebelum 1 September 2011 melalui e-mail ke solliciteren-fdr@uva.nl. Syarat bagi pelamar, diantaranya, memiliki keterampilan menulis dan kefasihan dalam berbahasa Inggris, memiliki gelar PhD. Atau, jika belum menyelesaikan pendidikan doktoral, bisa menyertakan keterangan tersendiri. Pelamar juga harus memasukkan proposal penelitian dengan maksimal 1000 kata.

Syarat penelitian

Anda harus meneliti bagaimana status hukum dan efek dari keputusan pengadilan nasional dalam tatanan Hukum Internasional. Tak hanya itu, ketergantungan yang semakin meningkat dari tatanan hukum internasional tentang pengadilan nasional dan praktik tumbuh pengadilan nasional dalam menerapkan hukum internasional menjadi akar permasalahan. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah prinsip tradisional dalam keputusan pengadilan negeri hanyalah fakta dan apakah masih akurat menangkap peran hukum dan relevansi keputusan pengadilan nasional dalam tatanan hukum internasional.

Jika diterima, peneliti akan bekerja selama 38 jam dalam satu minggu. Untuk informasi lebih jauh, bisa menghubungi Prof PA Nollkaemper melalui e-mail: P.A.Nollkaemper@uva.nl.

Monday, August 8, 2011

Contoh Surat Penerimaan Naskah

Salah satu tugas editor adalah menyiapkan dan mengirimkan surat persetujuan diterbitkannya sebuah tulisan dari penulis. Nah, aturan resminya kan harus ada surat persetujuan dari penerbit kepada penulis. Mungkin, contoh surat persetujuan naskah dari penerbit kepada penulis seperti berikut ini bisa membantu--atau setidaknya menjadi referensi--para editor.

No: 34/SP/Red-Sukabuku/VIII/201 Bekasi, 8 Agustus 2011
Hal: Naskah

Yth. Bapak Hafid Husain
Jln. Sunan Drajat No 196
Ds. Drajat Paciran Lamongan Jatim

Dengan hormat,
Sehubungan dengan naskah Anda yang berjudul "Membangun surga di dalam rumah tangga", perlu kami informasikan bahwa pada prinsipnya kami tertarik menerbitkan naskah tersebut dengan beberapa perasyaratan:
1. Materi naskah dipersingkat menjadi maksimal 200 halaman kuarto, dua spasi.
2. Ilustrasi naskah menjadi tanggungan penulis.
3. Naskah ditik ulang dengan komputer program MS Word.

Setelah ditik ulang, silakan naskah dikirim kembali kepada kami dalam bentuk print out dan surat elektronik (email).

Bersama ini pula kami kirimkan kembali naskah itu untuk Anda revisi. Mohon diterima dengan baik.

Atas perhatian dan kerja sama Anda, kami ucapkan terima kasih.



Hormat kami,



M. Shorih Al Kholid
Kabag Redaksi

Lomba Cipta Cerpen Indonesia 2011

LOMBA CIPTA CERPEN INDONESIA 2011 (CCI 2011) DARI INDONESIAN WRITER UNIVERSITY

Dalam rangka soft opening kampus online INDONESIAN WRITER UNIVERSITY kami segenap staf mengadakan lomba cipta cerpen Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia.
2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik & benar
3. Naskah harus karya asli, bukan terjemahan.
4. Tema bebas, namun menarik
5. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik & online dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.
6.Memiliki akun FB dan bergabung di page Indonesian Writer University ( http://www.facebook.com/pages/Indonesian-Writer-University/252147318143890 ) serta mengajak (membagikan) ke wall teman fb minimal 20 teman
7. Peserta hanya boleh mengirim 1 naskah terbaiknya.
8, Hak untuk menyiarkannya di media online ada pada Indonesian Writer University
9. Redaksi berhak mengganti judul dan menyunting tanpa mengubah isi.
10. Keputusan juri mengikat. Tidak dapat diganggu-gugat dan tidak ada surat menyurat.
11. Lomba ini tertutup untuk karyawan dan segenap staff Indonesian Writer University.
12. naskah di kirim ke email: alivia.dicted@gmail.com dengan subjek email: CCI 2011_Judul Tullisan_Nama Penulis dengan nama file Judul tulisan_nama penulis.
13.Naskah dikirim paling lambat 10 Desember 2011 pukul 00.00 WIB

Syarat teknis:
1. Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font TNR, 12.
2. Panjang naskah sekitar 6-10 halaman

sejumlah 10 cerpen terbaik akan dibukukan, dan 20 penulis terbaik akan diikutkan dalam kelas perdana penulisan fiksi secara online oleh Indonesian Writer Univeristy dengan jaminan menerbitkan (minimal) satu buah karya berupa buku (bisa berupa kumcer, novel teenlit, novel berat)

selamat berkarya,

INDONESIAN WRITER UNIVERSITY

Wednesday, August 3, 2011

Lomba menulis cerpen dari MIC Publishing

Syarat peserta:
...- Lomba menulis ini terbuka bagi siapa saja, tanpa batasan umur, gender, profesi, dan lain-lain
- Satu peserta hanya boleh mengirimkan maksimal 2 naskah.
- Peserta membuat status ajakan lomba di Facebook sekreatif mungkin lalu tag ke fanpage MIC Publishing, atau membuat tweet dan mention twitter MIC Publishing disertai hashtag #byebyeoffice.

Syarat naskah:
- Sesuai dengan tema utama “Bye-bye Office”, fokusnya kepada pilihan meninggalkan jabatan di kantor dan beralih ke dunia entrepeneur.
Tema turunan:
- Perjuangan mengumpulkan modal
- Kisah kegagalan-kegagalan yang dialami
- Pengalaman paling berkesan selama menjalani usaha sendiri
- Kejadian terlucu, tersedih, termenyebalkan, dan momen 'unik' lainnya selama meniti usaha
- Latar belakang yang menyebabkan tekad untuk meninggalkan kantor
- dll
- Merupakan kisah nyata, orisinal, bukan karya saduran, dan belum pernah diterbitkan di media cetak/online.
- Naskah ditulis dalam 5-7 halaman A4, Times New Roman 12, spasi 1,5.
- Menggunakan gaya bahasa yang ringan dan populer, namun masih mengikuti kaidah kepenulisan yang benar (hindari bahasa alay dan bahasa gaul).
- Di akhir cerita, tambahkan deskripsi singkat diri Anda (maksimal 30 kata), misal:
- John Doe, lahir di Notterdam, 18 Februari 1987, nomaden Jakarta-Surabaya, mantan manajer keuangan yang menjadi bos resto serba penyetan di Taipei.
- Mimin Sutarmin, lahir di Trenggalek, 1 Januari 1987, terdampar di Surabaya, hengkang dari gaji puluhan juta di pertambangan minyak demi memulai bisnis salon dan spa khusus pria.

Mekanisme:
- Menjadi fans di facebook page MIC Publishing (http://www.facebook.com/mi​cpublishing).
- Mengirimkan naskah melalui attachment ke email: admin@mic-publishing.com dengan format subjek email: - .
- Batas pengiriman naskah: 15 September 2011.
- Penerbit akan memilih 20 naskah terbaik.
- Jumlah naskah yang masuk minimal 60, dan maksimal tidak terbatas. Jika setelah lomba ditutup naskah yang diterima kurang, panitia berhak memperpanjang waktu lomba sampai batas waktu yang diperlukan.

Hadiah:
Juara 1: Rp 750.000
Juara 2: Rp 500.000
Juara 3: Rp 250.000
Dua puluh naskah terpilih akan dibukukan dan penulisnya akan mendapatkan sertifikat + bukti terbit + bingkisan paket buku.


Let's Join Us and Share Your Story :)
http://mic-publishing.com/

Beasiswa S-2 dan S-3 Luar Negeri untuk Dosen!

KOMPAS.com - Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI membuka Program Beasiswa Luar Negeri berupa pemberian biaya pendidikan bagi dosen tetap dari perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia untuk mengikuti program pendidikan pascasarjana (magister dan/atau doktor) di luar negeri. Beasiswa diberikan kepada calon yang berstatus mahasiswa baru selama maksimum 24 bulan untuk program magister dan 36 bulan untuk program doktor.

Apa saja persyaratannya?
* Dosen tetap dari PTN atau PTS;
* Telah mendapatkan Letter of Acceptance (Letter of Offer) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju (diutamakan yang berasal dari perguruan tinggi negara maju dengan reputasi baik berdasarkan ranking THES dan Webos);
* Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara untuk pelamar program S3. Telah mempunyai gelar S1 atau yang setara untuk pelamar program S2;
* Penguasaan bahasa Inggris yang memadai (TOEFL institusional minimal 550, atau IELTS minimal 6.0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
* Untuk program S3, telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang- kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
* Umur calon tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar;
* Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, di tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama

Periode aplikasi beasiswa ini 25 Juli - 15 Oktober 2011. Prosedur pendaftaran dan berkas apa saja yang perlu dilampirkan, bisa mengakses informasi selengkapnya di www.dikti.go.id.

Fellowship ke Amerika, Ada yang Berminat?

KOMPAS.com - The JAMS Foundation melalui program The Weinstein International Fellowship memberikan kesempatan kepada siapa saja warga negara di luar Amerika Serikat untuk mengunjungi negeri Paman Sam itu. Bagi mereka yang terpilih, akan belajar tentang proses resolusi dalam perselisihan, melakukan praktik yang berkaitan, dan mendesain sebuah proyek yang bermanfaat bagi penyelesaian sengketa di negaranya masing-masing. dan praktek dan untuk mengejar sebuah proyek desain mereka sendiri yang berfungsi untuk memajukan penyelesaian sengketa di negara asal mereka.

Kriteria yang harus dipenuhi, diantaranya, lancar berbahasa Inggris, dan megajukan proposal yang akan membantu negaranya dalam membangun sistem penyelesaian perselisihan yang memungkinkan. Fellowship ini akan berlangsung antara 1-12 bulan.

Para pelamar juga harus memberikan sejumlah informasi kepada pemberi beasiswa, diantaranya:
1. Tujuan dan capaian yang ingin diraih dari beasiswa ini
2. Mengajukan lokasi dan durasi beasiswa
3. Perencanaan mengenai implementasi dari beasiswa ini setelah kembali ke negaranya masing-masing
4. Latar belakang pendidikan
5. dan lain-lain

Informasi selengkapnya, silakan mengunjungi situs www.jamsadr.com.

Nominal Beasiswa Bidik Misi Naik

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Djoko Santoso mengatakan, nominal beasiswa Bidik Misi tahun ini akan naik Rp 2,5 juta. Hal ini terjadi setelah usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kemdiknas disepakati Komisi X DPR.

Tahun lalu besaran beasiswa Bidik Misi adalah Rp 10 juta per mahasiswa. Tahun ini, beasiswa yang diperuntukkan khusus untuk mahasiswa miskin dan berprestasi tersebut bertambah menjadi Rp 12,5 juta per mahasiswa. Angka sebesar itu diberikan kepada setiap. Mahasiswa di setiap tahun, sampai empat tahun lama belajar.

Djoko menjelaskan, selain menambah nominal Bidik Misi, jumlah penerima beasiswa Bidik Misi di tahun ini juga akan meningkat. Tahun lalu, penerima Bidik Misi sebanyak 20 ribu mahasiswa. Sedangkan tahun ini, jumlah penerima direncanakan akan ditambah menjadi 30 ribu mahasiswa yang berasal dari seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Masing-masing PTN memiliki kuota penerima Bidik Misi yang berbeda-beda.

Ia menambahkan, beasiswa Bidik Misi akan segera dicairkan setelah masa kuliah tahun ajaran baru 2011-2012 berjalan.

"Sekarang kan masih masa liburan, secara administrasi, pihak kampus harus memastikan mahasiswa yang bersangkutan tidak mundur dulu, sebelum mencairkan beasiswa Bidik Misi," kata Djoko, Senin (1/8/2011), di Jakarta.

Djoko menegaskan, beasiswa Bidik Misi ini diberikan untuk menyokong biaya pendidikan. Selain itu, beasiswa ini juga dapat digunakan untuk uang saku selama mahasiswa tadi belajar. "Porsinya hampir rata. Untuk biaya kuliah dan biaya hidup atau uang saku," katanya.

Dirinya mengaku keberatan jika biaya kuliah lebih besar dan mengurangi uang saku secara drastis. Jika nyatanya terjadi kondisi demikian, menurutnya rektor PTN harus bertanggungjawab untuk menalangi biaya pendidikan. Karena pada intinya, biaya untuk pendidikan dan uang saku harus setara.

Beasiswa Bidik Misi sendiri tahun ini memasuki periode kedua. Pada periode sebelumnya, Djoko mengatakan, Kemdiknas sudah melakukan evaluasi penerima dan pencairan beasiswanya. Ia mengakui, pada gelombang pertama masih ditemukan beberapa kasus beasiswa Bidik Misi yang salah sasaran karena penerimanya bukan mahasiswa miskin. Kesalahan ini, menurutnya terjadi karena aspek administrasi yang belum lengkap.

Ia menandaskan, tahun ini peluang terjadinya penyaluran yang tidak tepat sasaran itu bisa ditekan. Diantaranya dengan cara memanggil satu persatu penerima beasiswa Bidik Misi untuk diwawancarai.

Pada tahap ini, mahasiswa diminta menyerahkan seluruh dokumen keterangan miskin. Selain itu, mahasiswa yang bersangkutan juga akan disumpah di masing-masing PTN mengenai kebenaran status miskinnya. "Akhirnya ada mahasiswa tidak miskin yang mundur dari Bidik Misi karena takut disumpah. Takut jadi miskin beneran," katanya.
There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com