Tuesday, April 13, 2010

Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR) 2010

* Berhadiah Total Rp 85 Juta + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
* Peserta Siswa SLTP (Kategori A), Siswa SLTA (Kategori B) dan
Mahasiswa/Guru/ Umum (Kategori C)

Syarat-syarat Lomba:

1. Lomba ini terbuka untuk pelajar tingkat SLTP (Kategori A), SLTA
(Kategori B) dan Mahasiswa/Guru/ Umum (Kategori C) dari seluruh
Indonesia maupun yang studi/bekerja di luar negeri. Kecuali keluarga
besar PT ROHTO Laboratories Indonesia dan Panitia/Dewan Juri LMCR 2010
2. Lomba dibuka 21 April 2010 dan ditutup 15 September 2010 (Stempel Pos)
3. Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek kehidupannya (cinta,
kebahagiaan, kepedihan, harapan, kegagalan, cita-cita, derita dan
kekecewaan)
4. Judul bebas tetapi harus mengacu tema Butir 3
5. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul
6. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia literer (indah, menarik,
mengalir) dan komunikatif. Bahasa gaul dan bahasa daerah/asing boleh
digunakan untuk segmen dialog para tokohnya – jika itu diperlukan dan
sesuai dengan tema
7. Naskah yang dilombakan harus asli (bukan jiplakan) dan belum
pernah dipublikasi
8. Ketentuan Khusus:

1. Naskah ditulis di kertas ukuran kuarto, ditik berjarak 1,5
spasi, font 12, huruf Times New Roman, margin justified 2 Cm, panjang
naskah antara 6 – 10 halaman, dikirim ke panitia dalam bentuk printout
3 (tiga) rangkap/copy disertai file dalam bentuk CD.
2. b. Cantumkan sinopsis maksimal 1 (satu) halaman, mini-biodata
pengarang, foto 4R, fotocopy KTP atau SIM/Paspor/Student Card
3. Setiap judul cerpen yang dilombakan wajib dilampiri kemasan LIP
ICE (bagian kartonnya) atau segel SELSUN Shampo jenis apa saja
4. d. Naskah cerpen yang dilombakan beserta persyaratannya
dimasukkan ke dalam satu amplop (boleh berisi beberapa judul),
cantumkan tulisan PESERTA LMCR-2010 dan Kategori-nya di atas amplop
kanan atas dan dikirim ke: Panitia LMCR-2010 LIP ICE-SELSUN GOLDEN
AWARD – Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau, Sentul City Bogor
16810
5. Hasil lomba diumumkan tanggal 15 Oktober 2010 melalui
www.rayakulturanet dan www.rohto.co. id

1. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
2. Hasil Lomba:

Masing-masing kategori: Pemenang I, II, II dan 5 (lima) Pemenang
Harapan Utama, 10 (sepuluh) Pemenang Harapan dan Pemenang Karya
Favorit untuk Kategori A: 20 Pemenang, Kategori B: 60 Pemenang dan
Kategori C: 100 Pemenang.

Hadiah Untuk Pemenang:

Kategori A (Pelajar SLTP)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang
Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan
dari PT ROHTO + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 20 (dua puluh) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat
Piagam LIP ICE-SELSUN
* Seluruh pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku Kumpulan
Cerpen Pemenang Utama LMCR-2010
* Sekolah Pemenang I, II dan II berhak mendapat 1 (satu) unit TV

Kategori B (Pelajar SLTA)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang
Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan
dari PT ROHTO + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 60 (enam puluh) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat
Piagam LIP ICE-SELSUN
* Seluruh pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku Kumpulan
Cerpen Pemenang Utama LMCR-2010
* Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1 (satu) unit TV

Kategori C (Mahasiswa/Guru/ Umum)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 7.500.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang
Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan
dari + Piagam LIP ICE-SELSUN
* 100 (seratus) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat
Piagam LIP ICE-SELSUN
* Seluruh pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku Kumpulan
Cerpen Pemenang Utama LMCR-2010

1. Naskah cerpen yang dilombakan jadi milik PT ROHTO, hak cipta
milik pengarangnya. Informasi lebih lanjut e-mail ke
rayakultura@ gmail.com

Jakarta, 10 April 2010

Ketua Panitia LMCR-2010

Dra. Naning Pranoto, MA

Bermacam Lowongan di Kelompok Agromedia

Posted by: "info lowongan" bacaancerdas@yahoo.co.id bacaancerdas
Tue Apr 13, 2010 1:03 am (PDT)


anggota milis yang budiman,

Kami mengundang profesional muda untuk bergabung bersama kami sebagai :

A. Bagian Pemasaran
B. Bagian Personalia
C. Bagian Redaksi
1. Staff Copy Editor
2. Reporter Transmedia
3. Designer Grafis
D. Bagian Umum

info selengkapnya : http://agromediagro up.com/Lowongan- di-Kelompok- Agromedia. html

Kirimkan surat lamaran, CV, fotokopi (ijazah, transkip, KTP), foto berwarna (4x6) 2 lembar ke alamat:

HRD Kelompok Agromedia
Divisi Rekrutmen & Pelatihan
Jl. Veteran No. 17 B – C, Bintaro
Keb. Lama, Jakarta Selatan
12330

Paling lambat 21 April 2010
Hanya Kandidat yang memenuhi kualifikasi yang kami proses.

Friday, April 9, 2010

Lowongan penerjemah/penulis

Posted by: "Dudy" alaksir@yahoo.com alaksir
Thu Apr 8, 2010 7:07 am (PDT)


Salam kenal semuanya,

Mohon maaf bila saya sebagai anggota baru milis tiba-tiba menyodorkan pemberitahuan di bawah ini. Mudah-mudahan saya tidak dianggap lancang =)

Dengan izin para moderator, saya ingin menyampaikan lowongan dari
tempat kerja saya berikut ini.

Perusahaan kami PT Alaksir Cipta Aksara sedang mencari karyawan baru
yang tugas utamanya adalah sebagai penulis dan penerjemah.

Mohon untuk mengajukan lamaran bila Anda:
- tamatan atau setidaknya pernah mendapatkan pendidikan tinggi;
- menguasai penulisan bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia dengan baik;
- mahir dan gemar menulis, lebih disukai bila telah berpengalaman
sebagai penerjemah atau penulis;

Silakan kirimkan lamaran, CV/resume serta contoh tulisan atau
terjemahan Anda melalui surat elektronik ke recruitment@ alaksir.net.

Sebagai informasi, tugas penulisan dan penerjemahan yang kami lakukan umumnya berupa materi komunikasi internal maupun eksternal bagi perusahaan-perusaha an yang menjadi klien kami.

Terima kasih atas perhatiannya,
Dudy

N.B. Yang terutama kami cari adalah tenaga in-house yang kalau bisa domisilinya tidak jauh dari lokasi kerja di Cipayung, Jakarta Timur. Tetapi kami juga terus terang sedang kekurangan tenaga lepas yang sewaktu-waktu bisa kami mintai tolong. Jadi mohon kirimkan lamarannya baik yang berminat menjadi karyawan full-time ataupun yang tertarik sebagai freelancer saja.

LOWONGAN KERJA WARTAWAN BIDANG MOTORSPORT

Posted by: "eka zulkarnain" ekalucky_01@yahoo.com ekalucky_01
Thu Apr 8, 2010 11:00 pm (PDT)


Teman-teman dan
moderator, saya meminta maaf jika postingan ini OOT. Saya ingin memposting
lowongan kerja sebagai berikut:

Sebuah penerbitan
terkemuka yang berkedudukan di Jakarta membutuhkan wartawan dan editor bidang
motorsport dengan persyaratan:
1 Mampu menulis
dengan baik,
2 mampu berbahasa
Inggris baik lisan maupun tulisan,
3 Memiliki
passion terhadap dunia otomotif dan motorsport pada khususnya
4 Bersedia bekerja
di bawah tekanan deadline

Jika berminat, kirimkan lamaran ke eka.f1racing@ ptqmp.com dan riana@ptqmp. com

Bubur Sumsum yang "Menggoda"


Jakarta pagi telah cukup panas. Padahal, hari itu baru pukul tujuh. Di bawah jembatan penyeberangan, penjual bubur sumsum memarkir motor dengan gerobaknya. Berhari-hari aku menahan diri tak membeli. Namun, hari ini tak kuasa lagi. Aku menghampirinya. Memesan senungkus sumsum tanpa candil. Hanya beserta gula cair dan santan yang dibungkus plastic sendiri. Aku membayangkan kelezatan bubur itu, seperti pengalaman pertamaku saat lidahku merasakan lembutnya bubur sumsum di kampong kakakku. Setidaknya, itulah harapanku. Tak terlalu berlebihan, kukira. Aku melihat tanda-tandanya pada gerobak penjual sumsum di kramat itu. Ya. Ia tak jauh beda dengan yang dulu kutemu.

Penjual itu cukup meyakinkan. Aku kerap kali mulai menilai rasa masakan seorang penjual lewat caranya meladeni pembeli. Caranya memasak atau meracik jualannya. Sekali lagi ia terlihat meyakinkan. Aku berharap padanya. Berharap bahwa rasa bubur buatannya—atau mungkin buatan istrinya—juga lezat. Pastinya, akan menjadi garansi bagiku untuk membelinya setiap pagi.

Selembar lima ribu rupiah kusodorkan. Ia dengan lincah pula mengembalikan seribu lima ratus. Tak lupa, ia menyodorkan pula setumpuk tissue. Silakan ambil, katanya. Kuambil selembar saja. Itu sudah sangat cukup, kukira. Di mejaku juga masih ada satu boks tisu Pasti buatan salah satu minimart.

Aku tidak perlu lama menunggu kedatangan busway. Ia datang dengan penumpang yang telah penuh. Tak ada kursi kosong tersisa. Masih ada sekitar tujuh orang yang berdiri pula. Tak biasanya, pikirku. Busway yang arah Kampung Melayu hampir selalu kosong saat pagi. Dan berkebalikan saat sorenya. Begitu pula yang ke arah Senen-Ancol, selalu penuh paginya dan kosong sorenya.

Aku mungkin bisa berhemat seribu lima ratus setiap hari, andai kudatang di halte busway sebelum jam tujuh pagi. Tapi, itu terlalu pagi bagiku. Aku kerap kali bangun kesiangan. Tiba di kantor pun akan terlalu pagi. Mungkin, aku akan terkunci dari luar. Tak bisa masuk karena bahkan yang bawa kunci belum juga datang. Jadi, kupikir jam 7 adalah jam yang pas untuk berangkat kerja. Aku akan tiba di kantor sekitar jam 7.40. aku punya cukup waktu untuk makan bubur, nasi uduk di jalan seberang, bikin kopi, baca Republika, koran Duta—yang kubawa dari kantorku yang lain, atau sekadar berbincang dengan teman kerja.

Aku seperti sudah tak sabar lagi. Bubur sumsum yang menggoda di tiap pagiku, membuatku bercepat-cepat membukanya. Sendok pertama, aku kecewa. Rasanya jauh sekali dari bayanganku. Bahkan jauh dari rasa bubur-bubur lain yang pernah kurasakan sebelumnya. “Orang ini gak bisa bikin bubur kok jualan bubur!” entakku menggerutu. Teman kantorku di sebelahku bekomentar, “Tuntutan.” Hmmm… aku hanya bisa menggerutu. Selanjutnya, kutuangkan santan kelapa yang terbungkus di plastik terpisah. Ia tak cukup kental. Aku semakin tidak percaya dengan rasanya. Dan, benar saja. Santan itu bahkan sudah basi. Kecut. Karena sayang, tetap saja kuteruskan sendokanku. Namun, aku sama sekali tak menyertakan santan itu ke dalam mulutku. Ya, tentu saja ada sedikit-sedikit yang ikut terbawa bersama sumsum itu. Rasanya tak terlalu siginifikan di mulut. Aku cepat sekali melahapnya. Caranya, tentu saja dengan tidak memikirkan ada santan yang basi di dalamnya. Yang penting aku harus menghabiskannya segera. Dan, sekali lagi, aku meyakini hal baru hari ini. Aku tak akan membeli bubur itu lagi.

Kramat

Adv.

IKLAN Hubungi: 0896-2077-5166 (WA) 0852-1871-5073 (Telegram)