Wednesday, March 19, 2008

Besarnya Penghasilan Penjual Ketoprak (1)

Semasa masih tinggal di daerah Ampera Raya, ada penjual ketoprak (nama makanan—bukan nama sejenis seni budaya) yang mangkal di depan IIP (Institut Ilmu Pemerintahan). Ketoprak bikinannya enak. Karena itu, ia laris. Saya kerapkali menjadikan ketoprak itu sebagai menu makan malam.

Saya senang sekali memperhatikan aktifitas para pedagang kaki lima dan strategi marketing mereka. Suatu malam, iseng-iseng saya bertanya mengenai pendapatan si tukang ketoprak. Saya memulai pertanyaan dengan banyaknya lontong yang dibawanya tiap malam.

Si penjual mengaku bahwa ia membawa 200 lontong setiap malam. Dan itu selalu habis tiap malam. Setiap lontong bisa menjadi satu porsi. Tiap porsinya dia jual dengan harga 4 ribu rupiah. Itu berarti hasil penjualannya setiap malam adalah sebesar 4000 x 200 = 800.000. Delapan ratus ribu rupiah.

Si penjual biasa buka dagangannya selepas shalat maghrib. Jualannya biasanya habis antara jam 11—12 malam. Berarti dalam jangka waktu sekitar 5—6 jam, dia bisa mendapatkan penghasilan 800.000. Jika dipotong biaya modal dan lain-lain, mungkin ia mendapatkan penghasilan bersih 500 ribu/malam.

Jika dia jualan tiap malam, coba Anda kalikan 30 hari (sebulan). Hasil yang diperoleh adalah sebesar 15 juta!!! Lima belas juta rupiah. Sebulan!!

Anda tahu, gaji sebesar itu mengalahkan pendapatan manager di kantor tempatku bekerja. Selisihnya bisa 5 kali lipat!!!

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com