Wednesday, April 30, 2008

PLUS MINUS MENERBITKAN BUKU SENDIRI, Seri:2

“Sikap Nekat” penulis yang menerbitkan buku sendiri,
alias self publishing, memang selalu memantulkan kisah
menarik. Banyak hal yang bisa diceritakan, dan kisah
jadi penerbit ini tentu saja merupakan hal baru bagi
seorang penulis.

Setelah naskah siap cetak, maka memilih percetakan
bukan hal yang sulit. Sebagai penerbit, kita bisa
memilih percetakan yang sesuai. Dalam arti sesuai
antara harga dan kualitas. Saat berhubungan dengan
pihak percetakan, maka yang perlu kita bicarakan
adalah masalah kertas cover (kualitas kertas dan
berapa gram), juga kertas di halaman dalam pakai
berapa gram. Ukuran buku juga perlu dibicarakan
detail.

Usai buku dicetak, yang memakan energi seringkali
yakni berburu Distributor buku yang bagus. Alamat
distributor buku ini bisa kita peroleh dari buku
(sejumlah buku kadang mencantumkan alamat dan tlp
distributornya). Alamat distributor buku ini juga bisa
diperoleh dari pencarian via internet, dengan
memasukkan kata kunci “distributor buku”.

Untuk buku saya berjudul: KIAT SUKSES MENGIKUTI
SERTIFIKASI GURU, saya percayakan ke Distributor di
Surabaya. Peredaran lewat distributor ini untuk
menjangkau toko buku di berbagai daerah di tanah air.
Namun karena buku tersebut banyak dibutuhkan para
guru, sejumlah Kantor Dinas Pendidikan dari berbagai
daerah, minta dikirim langsung. Bahkan belakangan ini
banyak panitia Seminar Guru / Panitia Seminar
Sertifikasi, yang langsung kontak ke HP saya
( 08123383495 ) yang minta dikirim buku dalam jumlah
banyak dan biasanya saya kasih diskon spesial.

Semua itu mengasyikkan, karena kita yang semula jadi
penulis jadi tahu liku-liku jaringan peredaran buku.
Yang lebih penting, jika self publishing maka
keuntungan kita jauh lebih banyak. Bayangkan, jika
naskah kita diterbitkan pihak lain, sekali cetak
untung Rp 12,5 juta, maka porsi penulis hanya Rp 2,5
juta dan porsi penerbit Rp 10 juta. Namun jika self
publishing, maka Rp 12,5 juta tersebut jadi milik
kita.

Adakah sisi negatifnya ? Ternyata ada. Karena terlalu
asyik mengurusi jaringan distribusi, kadang kita jadi
“kurang produktif menulis” untuk sementara waktu. Ini
wajar dan merupakan resiko seorang penulis yang “self
publishing”.


Sumber:
http://mhzen.wordpress.com
http://groups.yahoo.com/group/penulislepas/message/21643

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com