Monday, December 21, 2009

Sekolah Fotografi AJI Jakarta


Posted by: "AJI JAKARTA" ajijak@cbn.net.id
Sun Dec 20, 2009 9:42 pm (PST)


Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta
Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 1A, Kompleks BIER, Menteng Dalam, Jakarta
Telp/Fax. 021-83702660, Email: ajijak@cbn.net. id, ajijak@gmail. com

TOR KELAS FOTOGRAFI AJI JAKARTA

PENDAHULUAN
Sebahagian orang, mungkin sudah tidak asing lagi dengan dunia fotografi,
apalagi bagi mereka yang terbiasa dengan dunia fotografi, seperti pewarta
foto ataupun design grafis. Biasanya kegiatan ini dimulai dari hunting
tunggal hingga hunting bareng di berbagai lokasi yang dianggap sesuai. Dari
setiap sudut kota, pelosok desa di telusuri untuk mendapatkan hasil gambar
yang bagus. Berbagai konsep, sering di jadikan media untuk mengaplikasikan
ide dalam pengambilan gambar, Landscape, Human Interest, dan lain
sebagainya. Dalam mengambil foto, tentu ada banyak hal yang harus di
persiapkan, diantaranya segi teknis camera dan peralatan yang lain. Selain
itu, kita juga akan berbicara soal pendekatan personal sebelum pengambilan
gambar, khususnya untuk jenis foto human interest.
Ada beberapa cara untuk mengambil foto manusia, yakni mencuri (Snap Shot)
ataupun melakukan pendekatan Personal. Snap Shot mungkin sering kita
lakukan. Namun, lebih baik sebelum melakukan pengambilan gambar, terlebih
dahulu dilakukan pendekatan personal. Paling tidak, bukan hanya gambar yang
kita peroleh, tetapi cerita dari objek yang akan kita jadikan bingkai foto.
Mungkin dikalangan Jurnalist, pendekatan tersebut sering dilakukan, lalu
bagaimana dengan fotografer pemula? Sepertinya pendekatan tersebut memang
diperlukan guna mendapatkan cerita dibalik frame karya kita.
Pentingnya pelatihan fotografi dasar bagi anggota AJI Jakarta dan non AJI
merupakan judul yang sengaja dipilih, dengan latarbelakang keingintahuan
para jurnalis (AJI dan Non AJI) tentang pentingnya sebuah foto yang bermula
dari perencanaan hingga pengambilan (eksekusi) foto yang baik. Pelatihan ini
penting untuk memperkaya khasanah pengetahuan dunia fotografi.
Memotret itu memang mudah. Namun untuk menghasilkan foto yang bermutu, tidak
semua orang mampu. Untuk mencapai kemampuan tersebut, diperlulan
pembelajaran dan praktek yang dilakukan secara benar. Cara termudah belajar
memotret adalah mempelajari teknik dasarnya, kemudian dipraktekkan. Yang
lebih penting lagi adalah mengevaluasi karya. Seberapa jauh perkembangannya
dan sampai dimana peningkatannya. Ini yang tidak bisa dilakukan secara
otodidak.
Sekarang merupakan saat yang tepat untuk belajar fotografi secara benar.
Pelajaran dimulai dari penguasaan pengoperasian kamera, apapun kameranya.
Dari kamera analog hingga kamera digital, disesuaikan dengan penggunaan dan
type kamera yang dimiliki. Perlu digarisbawahi bahwa hasil foto terbaik
bukan disebabkan oleh kamera tercanggih, tetapi siapa yang mengoperasikan
kamera tersebut. Tentu saja untuk tiap level (kecuali untuk basic)
diperlukan tes penyesuaian level. Baik tes pengetahuan yang telah dikuasai
maupun hasil karya fotonya.

SEKILAS TENTANG FOTOGRAFI
Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan
menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses
atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan
merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka
cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga
mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan
ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan
cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan ukuran cahaya yang tepat dalam menghasilkan bayangan,
digunakan bantuan alat ukur lightmeter. Setelah mendapat ukuran cahaya yang
tepat, seorang fotografer bisa mengatur cahaya tersebut dengan mengatur ASA
(ISO Speed), diafragma (aperture), dan penggunaan filter.
Sebagaimana kita ketahui, foto merupakan media untuk mendokumentasikan
moment dan atau kegiatan. Karenanya mendokumentasikan moment-moment indah
dapat dijadikan sebagai alat untuk membangun kesadaran kritis dan
meningkatkan empaty. Foto Human Interest, misalnya, merupakan foto yang
bercerita tentang potret dari kehidupan yang digambarkan dalam dalam satu
objek.
Selain memotret, yang terpenting dalam belajar fotografi adalah mengevaluasi
karya. Kita memotret dan kemudian dikritisi. Proses belajar dengan
menganalisa dan mengevaluasi ini akan sangat meningkatkan kemampuan kita.
Karena kita tahu kesalahan dan kita akan segera memperbaikinya. Terlebih
lagi, dalam proses evaluasi ini dipandu oleh tenaga ahlinya. Sehingga proses
belajar mengajarnya berjalan dengan sempurna. Metode inilah yang tidak dapat
dipakai dengan belajar otodidak.

TUJUAN KEGIATAN
Sebagai media penyalurkan minat dan bakat di bidang fotografi yang
disesuaikan dengan kebutuhan anggota AJI Jakarta dan non AJI dalam hal
fotografi.
Setiap anggota AJI Jakarta dan non AJI dapat menghasilkan karya foto yang
baik.
Setiap anggota AJI Jakarta dan non AJI dapat memahami teknis dasar fotografi
dan aplikasinya.
Belajar fotografi dirancang sedemikian rupa sehingga menjadi
fun-simple-flexible . menyenangkan, mudah, dan dapat disesuaikan dengan
situasi dan kondisi peserta.

NAMA KEGIATAN
"Kelas Fotografi AJI Jakarta"

WAKTU DAN TEMPAT
Waktu : 13.00-17.00
Lokasi : Sekretariat AJI Jakarta Jl. Prof Dr Soepomo Kompleks BIER No.1
Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Telp. 021-83702660 atau 021-021-71100685
KONTAK
Bagi anggota AJI Jakarta dan non AJI yang berminat dalam "Kelas Fotografi
AJI Jakarta" bisa mendaftarkan diri di ajijak@gmail. com, ajijak@cbn.net. id,
atau menghubungi Jekson Simanjuntak (081219845993) , Adri Arianto
(08195519923) .

PESERTA
Peserta sekolah adalah sekitar 15-20 orang setiap sesi, yang terdiri anggota
AJI Jakarta ataupun non AJI. Peserta sekolah ini tidak dipungut biaya alias
gratis.

PERALATAN YANG HARUS DIBAWA
Peserta diwajibakan membawa kamera jenis apapun yang bisa digunakan dalam
belajar fotografi, akan lebih baik jika memiliki kamera SLR.

A. KELAS FOTOGRAFI
I. Pengenalan Fotografi Dasar
materi:
1. pengenalan fotografi umum
2. pengetahuan/ teknis fotografi mencakup
- bedah jenis kamera dan fungsinya
- pencahayaan dalam dan luar ruang
- lensa dan sifatnya
- komposisi dan sudut pengambilan (angle)
3. praktek memotret/hunting
4. diskusi dan evaluasi
Hari/ Tanggal : Sabtu, 09 Januari 2010
Waktu : 13.00-17.00
Narasumber : Edy Hasby
Lokasi : Sekretariat AJI Jakarta Jl. Prof Dr Soepomo Kompleks
BIER No.1 Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Telp. 021-83702660 atau
021-021-71100685

B. Mengoptimalkan Kamera Saku
Materi:
- mengenal fitur-fitur kamera saku
- menangkap momen dan dokumentasi
- mengoptimalkan komposisi dan sudut pengambilan (angle)
- mensiasati pencahayaan
- praktek memotret/hunting outdoor
-pendekatan objek.
- memahami teknis dasar fotografi
Hari/ Tanggal : Sabtu, 13 Februari 2010
Waktu : 13.00-17.00
Narasumber : Oscar Motulah
Lokasi : Sekretariat AJI Jakarta Jl. Prof Dr Soepomo
Kompleks BIER No.1 Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Telp. 021-83702660 atau
021-021-71100685

C. Fotografi Jurnalistik
Materi:
- teknik dasar memotret
- 5W 1 H fotografi jurnalistik
- operasionalisasi kamera
- kamera digital
- editing dan pengolahan foto
- foto berita
- foto human interest
- foto essai
- hunting foto
- diskusi dan evaluasi
Hari/ Tanggal : Sabtu, 13 Maret 2010
Waktu : 13.00-17.00
Narasumber : Julian Sihombing
Lokasi : Sekretariat AJI Jakarta Jl. Prof Dr Soepomo
Kompleks BIER No.1 Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Telp. 021-83702660
atau 021-021-71100685

D. Pengenalan Fotografi Digital
Materi :
- Pengenalan fotografi digital
- White Balance
- Lighting, exposure dan fungsi diafragma + rana
- Komposisi dan angle pemotretan
- Basic digital imaging
- Bedah foto
- Hunting Foto
Hari/ Tanggal : Sabtu, 10 April 2010
Waktu :13.00-17.00
Narasumber : Adri Irianto
Lokasi : Sekretariat AJI Jakarta Jl. Prof Dr Soepomo
Kompleks BIER No.1 Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Telp. 021-83702660
atau 021-021-71100685

PENUTUP
Pehobi fotografi seringkali menyalahkan teknologi karena tidak bisa
menghasilkan gambar lebih baik, dan akhirnya sadar bahwa fotografi adalah
seni dan teknologi cuma alat yang akan menyempurnakan hasil karya seorang
fotografer masa kini yang sarat dengan teknologi. Saat dimana teknologi
telah menjadi semakin baik, kemampuan teknis seorang fotografer profesional
dan pemula, hanya dibedakan pada kemampuan seni dan penguasaan terhadap alat
yang digunakan. Setelah menyadari kesalahan ini, AJI Jakarta ingin berbagi
pengalaman agar seorang penggemar fotografi yang berasal dari anggota AJI
Jakarta dan non AJI dapat menjadi lebih baik dalam menghasilkan karya
fotografi.

Jekson Simanjuntak
Project Officer

FORMULIR PESERTA
"KELAS FOTOGRAFI AJI JAKARTA"

Nama : ............ ......... ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... .........

Nama Media : ............ ......... ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... .........

Alamat : ............ ......... ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... .........

Telepon : ............ ......... ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... .........

Fax : ............ ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... ......... .........

Handphone : ............ ......... ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... .........

E-mail : ............ ......... ......... .........
......... ......... ......... ......... ......... .........

Website :
............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .
............ ......... .....

Hormat Saya

(........... ..)

Sekretariat AJI JAKARTA
Jl. Prof Dr Soepomo Kompleks BIER No.1
Menteng Dalam, Jakarta Selatan,
Telp. 021-83702660 atau 021-021-71100685

============ ========= ========= ========= =====
AJI Jakarta
Jl. Prof. Dr. Soepomo Komplek Bier No 1A
Menteng Dalam, Jakarta Selatan
Telp. 021 83702660, 71100685
Fax. 021 83702660
Email: ajijak@cbn.net. id, www.ajijakarta. org

1 comment:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com