Thursday, March 8, 2012

Audisi Menulis Buku: Indonesia Tanpa Liberalisme


Liberalisme itu problematis. Banyak kekacauan yang sudah terjadi di negeri ini sebab liberalisme memasuki beragam ranah baik agama, politik, sosial, budaya maupun media. Untuk menyemarakkan argumentasi penolakan terhadap ide liberalisme, Komunitas Wasathon akan mengadakan audisi menulis buku yang berjudul "Indonesia Tanpa Liberalisme" . Buku ini akan berisi 10 Bab dengan rincian sebagai berikut:


 Bab 1: Sejarah Liberalisme di Dunia
 Bab 2: Sejarah Liberalisme di Indonesia
 Bab 3: Potret Wajah Buruk Pemikiran Liberalisme
 Bab 4: Membaca Pemikiran Tokoh-tokoh Liberal di dunia
 Bab 5: Membaca Pemikiran Tokoh2 Liberal di Indonesia
 Bab 6: Liberalisme di Berbagai Sektor
 Bab 7: Liberalisme Era Pemerintahan SBY
 Bab 8: Melawan Arus Liberalisme di Indonesia
 Bab 9: Indonesia Tanpa Liberalisme
 Bab 10: Solusi Islam Pasca Liberalisme

 Dengan ketentuan sebagai berikut:

 (1) Peserta terbuka untuk umum. Satu penulis satu bab.
 (2) Naskah tiap bab minimal 10 halaman 1,5 spasi Font Time New Roman
 (3) Memuat daftar pustaka kepenulisan
 (4) Naskah diterima paling lambat Senin 20 Maret 2012
 (5) Penulis yang naskahnya dimuat akan mendapatkan honor dan 1 buku setelah terbit
 (6) Buku akan diterbitkan secara indie (cetak terbatas) dan akan di launching pada bulan April 2012
 (7) Bagi peserta yang tertarik, sebelum menulis harap menghubungi nomor HP (SMS) ke 0821 2314 7969 (Yons) atau email Wasathon(at) gmail.com

http://wasathon. com/editorial/ read/audisi_ menulis_buku_ indonesia_ tanpa_liberalism e/

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com