Tuesday, November 13, 2012

Serial Ipung, Gambaran Karakter Kakak

Saya tak menyangka, ternyata Prie GS juga pintar nulis novel. Salah satu buktinya, ya serial Ipung ini. Ada tiga buku yang berkisah tentang Ipung dan kehidupannya. Saya sudah membaca #1 dan #2. Edisi #3 dengan judul "Kisah Surtini dan Ayunda" belum saya baca. Kebetulan, buku ini cukup susah didapatkan di toko2 buku. Bahkan, dalam beberapa pameran buku di Jakarta, stok buku ini kosong.

Kisah Ipung ini, dugaan saya, adalah kisah pribadi seorang Prie GS kecil. Tentu saja dengan bumbu-bumbu lainnya sebagai penyedap sebuah kisah fiksi. Apalagi jika melihat profil dan gaya Prie GS saat menjadi MC acara di televisi maupun saat menjadi bintang tamu.
Saya mengenal buku ini sebenarnya dari kakak ipar saya. Dia bilang punya buku bagus. Kebetulan ia punya koleksinya #1 dan #2. Langsung saya pinjam keduanya. Saat menyimak isi cerita dan membaca karakter sosok Ipung dalam buku tersebut, saya langsung teringat dengan sosok kakak ipar saya yang merekomendasikan buku ini. Bayangan saya, kakak ipar saya itu tak jauh dengan si ipung itu sendiri. Ya, dengan tubuh kurus dan tinggi, ia punya kecerdasan di atas rata-rata, keberanian ekstra, dan sosok yang bersahaja dan ramah.

Itulah mungkin, dugaan saya, yang membuat kakak ipar saya itu begitu menyukai buku ini. Juga kemudian beberapa karya Prie GS lainnya. Saya lihat buku-buku Prie GS berjajar di rak bukunya yang banyak itu. Mungkin ia telah mencoba menemukan sosok kecilnya dalam diri Ipung--yang kini menjelma dalam sosok Prie GS besar. :-)

Maka, saat belanja buku untuk perpustakaan keliling Riung Center--tempat saya bekerja--tanpa ragu saya pilih kedua seri buku ini menjadi salah satu belanjaan kami. Semoga buku ini menjadi inspirasi banyak siswa yang membacanya. Saya kira, seorang siswa akan rugi jika selama menjadi siswa belum membaca buku ini. Two Thumps Up!

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com