Monday, December 31, 2012

Buku Belum Dikirim, Anak-anak Tak Bisa Pinjam Buku

Dua hari ini saya GALAU.

Mbak saya bilang; kabar dari desa perpus di rumah kian ramai saja oleh anak2 tetangga.
Beberapa kali anak-anak tetangga datang dan harus kecewa. Mereka kembali pulang dengan tangan hampa. Buku-buku koleksi perpustakaan Sukabuku saya sudah hampir semuanya terbaca oleh mereka.

Saya sedih, karena masih banyak koleksi buku di kontrakan (Bekasi). Belum sempat dibawa pulang ke desa atau dikirimkan. Ya, tiap kali pulang kampung kan saya tak bisa bawa berkardus-kardus buku. Paling ya 1 atau 2 kardus saja yang bisa saya bawa pulang.

Mau dikirimkan pakai POS, kok terlalu mahal di ongkirnya
Saya pikir mending biaya ongkos kirimnya bisa buat beli buku-buku lainnya.
Semoga bulan ini bisa segera pulang kampung dan membawakan harapan untuk mereka; para pecinta buku.

Mbak lalu menitipkan beberapa buku koleksinya (suaminya) untuk dibawa pulang, guna menambah pilihan bacaan buat anak-anak dan remaja sekitar rumah saya.

Sekian cerita galau saya...

cc: Ana Fauziyah, Arini Falahiyah, Aizzah Farihah, Farah Zaenal.

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com