Tuesday, November 29, 2011

Buku-buku Bertema Pesantren


Di antara beberapa buku yang saya beli di IBF kemarin, ada buku-buku yang bertema khusus. Judulnya: Manajemen Pesantren, Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat, Fajar Kebangunan; Biografi KH. Hasyim Asy’ari, dan Mbah Ma’shum Lasem. Buku-buku bertema dunia pesantren dan kiai.

Selain buku-buku parenting, novel, dan sekolah—pendidikan, buku pilihan saya adalah tentang dunia pesantren. Saya sekolah mondok
di pesantren—meski tak lama, saya Ramadhan-an berpindah pesantren tiap tahun, saya kuliah D3 kembali tinggal di (semacam) pesantren, dan saat S2 pun saya kembali dipesantrenkan.

Itu mungkin yang membuat ada semacam keterikatan emosional dengan pesantren. Apalagi beasiswa pascasarjana yang saya dapatkan berasal dari Kemenag subdit pesantren (entah apa namanya). Salah satu materi perkuliahan yang saya dapatkan pun, ada ‘Manajemen Pengembangan Pondok Pesantren’.

Adanya mata kuliah Pengembangan Pondok Pesantren itu pun mencetuskan ide untuk membukukan makalah. Menjadi sebuah buku yang bisa menjadi rujukan semua stake holder pesantren. Dan, celakanya, lagi-lagi teman-teman menunjuk saya sebagai editornya.

Buku tentang biografi tokoh, kiai apalagi, selalu sangat berguna. Membacanya, kita akan belajar mencapai kesuksesan duniawi dan spiritual sebagaimana yang telah mereka capai. Dengan membelinya, saya pun berharap bisa mengambil banyak hikmah dari tokoh-tokoh yang menjadi anutan umat itu. Saya berharap pula buku-buku tentang kiai itu pula menjadi inspirasi bagi anak saya kelak.

Bercita-cita jadi kiai? Mungkin saja...

No comments:

There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com