Monday, July 7, 2008

Job Vacancy: Staf Redaksi Komik Korea

Teman2, ada lowongan di GRAMEDIA MAJALAH sebagai Staf Redaksi Komik Korea. MInta tolong untuk disebarkan juga ya...

Gambaran singkat pekerjaannya adalah :
- Menterjemahkan tulisan dari bahasa Korea ke bahasa Indonesia
- Mencari bahan/komik yang berasal dari Korea (berbahasa korea)

STAF REDAKSI KOMIK KOREA

Persyaratan :
- Pendidikan S1 (dari jurusan Bahasa/Sastra Korea lebih disukai)
- Dapat menterjemahkan/ mengedit Bahasa Korea ke Bahasa Indonesia
- Menyukai komik
- Memiliki pengalaman sebagai editor lebih disukai


Kirimkan CV & lamaran lengkap ke :

SDM GRAMEDIA MAJALAH
Gd. Gramedia Majalah Unit 1 Lt. 8
Jl. Panjang No. 8A, Kebon Jeruk
Jakarta Barat

atau lewat email ke:

tyas@gramedia- majalah.com

sumber:
milis jurnalisme

Thursday, July 3, 2008

[tips menulis] Yuk Membumi!

*Yuk Membumi!
**Oleh Nursalam AR**

"Tulisan non-fiksi adalah mata air tulisan fiksi." (Herry Nurdi, aktivis FLP
dan penulis)
*
Salah satu pelajaran penting yang saya dapat selama "nyantri" di suatu *writing
group* yang memproduksi skenario sinetron komedi (sitkom) adalah bagaimana
membuat dialog yang realistis dan membumi. Aris Nugraha, sang mentor yang
juga bidan sitkom *Bajaj* *Bajuri* selalu menekankan-- terkadang bahkan
"mencela" dengan gayanya yang khas -- agar setiap dialog bernas dan sesuai
dengan realita. Seorang rekan pernah disentilnya karena menuliskan dialog *wong
cilik *dengan bahasa Indonesia dan diksi yang baku persis guru bahasa
Indonesia di zaman SMP.

"Masak tukang becak ngomongnya filosofis banget!" semprotnya. "Yang
realistislah! "

Kami tersenyum melihat wajah rekan itu yang merah padam karena malu. Beliau
memang begitu, tapi juga lucu. Terlebih lagi suka berbagi ilmu. Ada satu
trik jitu darinya agar kalimat atau dialog realistis. Lafalkan atau ucapkan
dengan suara keras dialog tersebut secara berulang-ulang. Lalu rasakan
dengan hati dan telinga. Janggal tidak terdengar di telinga? Cukup riilkah
dengan konteks kalimat dan situasi? Tips sederhana yang sebenarnya manjur
untuk jenis penulisan lain selain skenario. Yah, realistis. Itu juga kunci
yang, menurut Mas Aris, merupakan kunci kesuksesan sitkom
masterpiece- nya, *Bajaj
Bajuri*. Suatu realitas pengemudi bajaj yang lekat dengan keseharian kita.
Yang membuat kita sebagai penonton merasa dekat bahkan mengidentifikasikan
diri dengan si Bajuri.

Yah, realistis. Itu yang kadang kita lupa. Realistis bukan hanya soal dialog
atau kalimat. Realistis juga soal kesesuaian dengan konteks sikon. Sewaktu
SD, sebuah karangan saya luput dapat nilai tertinggi di kelas hanya karena
"satu kalimat": "Setiap pagi nelayan berangkat melaut". Saya lupa realitas
bahwa pekerjaan nelayan tidaklah sama dengan orang kantoran yang berangkat
tiap pagi. Nelayan justru berangkat kerja setiap petang jelang malam. Tapi,
di banyak pelatihan dan di banyak milis, kesalahan sejenis yang "sepele"
masih saja saya temui meski zaman SD dulu masih era 1980-an.

Saya teringat memori puluhan tahun lalu itu ketika baru-baru ini membantu
kawan menerjemahkan sebuah novelet. Dalam novelet yang masih sangat pemula,
sang penulis memberi nama tokoh-tokohnya dengan nama "Reva", "Shierly" dan
"Ricky". *Setting*-nya di kota metropolitankah? Tidak, *setting*-nya adalah
desa terpencil di pedalaman Provinsi Bengkulu. Ah, aroma sinetron yang
kental sekali!

Realistis juga bicara soal pengayaan jiwa dan tulisan kita. Ada satu milyar
lebih tulisan tentang anak SMP yang berkisah soal cinta. Seakan dunia ini
hanya hidup dan dihidupi dengan cinta? Pemahaman yang realistislah yang
membuat suatu kisah cinta yang klasik lebih terasa "dekat" dan "membumi".
Ada kasus narkoba, korupsi, *trafficking* (perdagangan anak dan perempuan)
dll yang ada di depan kita , yang kadang luput kita tangkap hanya karena
kita asyik masyuk berfantasi di dunia mimpi. Mimpi yang seragam, dan mimpi
yang sempurna. Kita takut dengan realitas di depan kita, dan menjadikan
tulisan sebagai pelarian. Tanpa disadari, ia masuk ke dalam jiwa dan luber
dalam tulisan. Sehingga tak jarang kita menjumpai tulisan yang "autis",
asyik dengan dunianya sendiri. Bahkan tak realistis.

Barangkali obatnya adalah mencari air penyembuh di mata air abadi, seperti
dalam dongeng. Seperti kata Herry Nurdi yang juga wartawan SABILI bahwa
tulisan nonfiksi adalah mata air bagi tulisan fiksi, cara termudah adalah
menuliskan observasi dan renungan kita atas pengalaman sehari-hari dan
berbagi dengan orang lain. Setidaknya ada pahala shodaqoh yang didapat.
Syukur-syukur kritik dan masukan. Bahkan, dalam sebuah komunitas,
berlimpahnya teman adalah berkah tersendiri dari berbagi cerita pengalaman.
Untuk tujuan mulia tersebut itulah komunitas Sekolah Kehidupan (
sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com dan sekolah-kehidupan. multiply. com)
tercipta.

Haramkah menulis fiksi? Tidak. Namun, sebaiknya belajarlah langsung dari
sumber, dari mata air abadi. Ia dekat dengan kita. Ia ada di genggaman kita.
Jika mata air sudah berlimpah, tulisan apapun sebagai muara akan memperoleh
berkah juga dari kemakmuran sang mata air. Karena realistis, karena membumi,
adalah hal pertama dalam hidup seorang manusia yang beradab. Bukankah
pelajaran pertama nabi Adam adalah ketika Tuhan mengajarkannya nama-nama
benda (baca: observasi)?

Mari belajar menulis diary sebelum menulis fiksi. Jika tidak setuju, anggap
saja ini sebuah rekomendasi. Atau coba lihat ke sudut lain, dan baca lagi
seruan tadi. Maka ia akan terbaca sebagai: Yuk membumi!

*Jakarta, 2 Juli 2008
-sebuah solilokui (nyanyi sunyi) untuk diri sendiri-*
--
-"When there's a will there's a way"
Nursalam AR
Translator & Writer
0813-10040723
021-91477730
http://nursalam. multiply. com
YM ID: nursalam_ar

Lomba Menulis di Blog - Total Hadiah Rp. 125jt

LOMBA BLOG FLEXI
Lomba Blog Flexi

FlexiLand tengah mengadakan kompetisi blog dengan tema Untuk Indonesiaku dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI.

Total hadiah: 125 Juta — dibagi dalam lima kategori.

Periode kompetisi adalah 10 Juni - 1 Agustus 2008.

Yang dilombakan bukan seluruh blog, tetapi tulisan-tulisan tertentu sesuai kategori lomba.

Kategori Lomba Blog adalah:
1. Ide Membangun Bangsa
2. Ajakan Menjauhi NARKOBA
3. Cerita Pengalaman Menarik di FlexiLand
4. Kreasi Cerita Pahlawan Khas Flexter
5. Kreasi Template Blog Tema Kemerdekaan

Ketentuan Lomba:
1. Membuat entry blog di myflexiland.com. Artinya, harus daftar jadi Flexter di Flexiland dulu.
2. Menulis artikel dalam kategori pilihan 1-4 di atas, atau merancang template untuk kategori 5
3. Mendaftarkan artikel yang ditulis atau template yang dirancang melalui SMS 8000
4. Setiap peserta boleh mendaftar ke lebih dari satu kategori

Cara Pendaftaran melalui SMS:
1. Content Blog (Kode 1-4)
o Format: ”FB SUBDOMAIN KATEGORI IDBLOG” kirim SMS ke 8000
o Contoh: FB Asroel 3 65904
2. Kreasi Template Blog (Kode5)
o Format: ”FB SUBDOMAIN 5” kirim SMS ke 8000
o Contoh: FB pacun 5

Update: http://www.myflexiland.com/fb/web/
Sumber: http://kuncoro.wordpress.com/
_____________________________________

Wednesday, July 2, 2008

LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2008)

LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2008

sumber:
http://www.rayakult ura.net/wmview. php?ArtID= 123

PT ROHTO-MENTHOLATUM
Kembali menyelenggarakan
LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2008)
Memperebutkan
LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
Berhadiah Total Rp 80 Juta
• Peserta: Pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa/Guru/ Umum

Kategori Lomba
Lomba terdiri dari (tiga) kategori peserta. Kategori
A, Peserta Pelajar
SLTP, Kategori B, Peserta Pelajar SLTA. Kategori C,
Peserta
Mahasiswa/Umum

Syarat-syarat Lomba
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar SLTP, SLTA dan
Mahasiswa/Umum dari
seluruh Indonesia atau yang sedang studi/dinas di
luar negeri. Kecuali,
karyawan PT ROHTO Lab. Indonesia/agennya dan Panitia
Pelaksana
2. Lomba dibuka tanggal 1 Juli 2008 dan ditutup
tanggal 10 Oktober 2008
(Stempel Pos)
3. Tema cerita: Dunia remaja dan segala aspek serta
aneka rona
kehidupannya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, harapan,
kegagalan, cita-cita,
penderitaan maupun kekecewaan
4. Judul bebas tetapi harus mengacu pada tema Butir 3
5. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu
judul
6. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik,
benar, indah
(literer) dan komunikatif
7. Naskah harus asli (bukan jiplakan) dan belum pernah
dipublikasikan
serta tidak sedang diikutsertakan dalam lomba serupa
yang bukan
diselenggarakan oleh PT ROHTO
8. Ketentuan naskah:
a. Ditulis di atas kertas ukuran kuarto (A-4), ditik
berjarak 1,5
spasi, format 12 point, font Times New Roman, margin
kiri-kanan rata
(Justified)
b. Panjang naskah minimal 6 (enam) halaman, maksimal
10 (sepuluh)
halaman
c. Naskah yang dikirimkan ke Panitia LMCR-2008 dalam
bentuk print-out 3
(tiga) rangkap (copy) disertai file dalam CD
d. Naskah disertai ringkasan cerita (synopsis),
biodata singkat
pengarang, foto pose bebas ukuran 4R dan fotocopy
identitas pengarang (pilih
satu: KTP/Kartu Pelajar atau Kartu Mahasiswa, SIM
atau Paspor yang masih
berlaku
e. Setiap judul naskah yang dilombakan wajib dilampiri
1(satu) kemasan
LIP ICE jenis apa saja atau seal/segel pengaman
SELSUN GOLD FOR
TEENS/SENSUN BLUE 5
f. Naskah yang dilombakan beserta persyaratannya
dimasukkan ke dalam
amplop tertutup (dilem), cantumkan tulisan PESERTA
LMCR-2008 dan
Kategorinya
g. Naskah dan persyaratan (Butir f) dikirim ke alamat
Panitia LMCR-2008
LIP ICE- SELSUN GOLDEN AWARD – Jalan Gunung Pancar
No.25 Bukit Golf
Hijau, Sentul City, Bogor 16810 – Jawa Barat
h. Hasil lomba diumumkan 10 November 2008 melalui
Tabloid Rayakultura
Edisi November 2008, www.rayakultura. net dan
www.rohto.co. id atau hub HP
08158118140
9. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
10. Naskah yang dilombaklan jadi milik PT ROHTO, hak
cipta milik
pengarangnya

Hasil Lomba
Masing-masing kategori: Pemenang I, II, II dan 5
(lima) Pemenang
Harapan Utama serta 10 (Sepuluh) Pemenang Harapan

Hadiah Untuk Pemenang
- Kategori A: SLTP
• Pemenang I: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + LIP
ICE-SELSUN GOLDEN AWARD;
Pemenang II: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP
ICE-SELSUN;
Pemenang III: Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam LIP
ICE-SELSUN. Selanjutnya,
5 (lima) Pemenang Harapan Utama, masing-masing
mendapat Uang Tunai Rp
1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Untuk 10
(sepuluh) Pemenang Harapan
masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan
Bingkisan dari PT
ROHTO. Seluruh Pemenang mendapat hadiah ekstra 1
(satu) Buku Kumpulan
Cerpen Pemenang LMCR-2007
Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III
masing-masing memperoleh
hadiah sebuah televisi

- Kategori B:SLTA
• Pemenang I: Uang Tunai Rp 5.000.000,- + LIP
ICE-SELSUN GOLDEN AWARD;
Pemenang II: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP
ICE-SELSUN;
Pemenang III: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP
ICE-SELSUN. Hadiah untuk
5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing
mendapat Uang Tunai Rp
1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 10
(sepuluh) Pemenang Harapan
masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan
Bingkisan dari PT
ROHTO. Seluruh Pemenang mendapat hadiah ekstra 1
(satu) Buku Kumpulan Cerpen
Pemenang LMCR-2007
Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III
masing-masing memperoleh
hadiah sebuah televisi

- Kategori C:Mahasiswa, Guru dan Umum
• Pemenang I: Uang Tunai Rp 7.500.000,- + LIP
ICE-SELSUN GOLDEN AWARD;
Pemenang II: Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam LIP
ICE-SELSUN;
Pemenang III: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP
ICE SELSUN. Bagi 5 (lima)
Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang
Tunai Rp
1.500.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Pemenang Harapan
10 pemenang, masing-masing
mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN + Bingkisan dari PT
ROHTO. Seluruh
Pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku
Kumpulan Cerpen Pemenang
LMCR-2007

Catatan:
Pajak hadiah para pemenang ditanggung oleh PT ROHTO
Laboratories
Indonesia

Ketua Panitia LMCR-2008
Dra. Naning Pranoto, MA

PROGRAM BEASISWA PELIPUTAN INVESTIGATIF Rp. 150 JUTA

formulir dapat didownload di detiknews, url-nya sebagai berikut :

http://microsite. detik.com/ aji-072008/ Webtorial- AJI.html

PROGRAM BEASISWA PELIPUTAN INVESTIGATIF
“Mendorong Kebijakan Publik untuk Pengendalian Tembakau”

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Kantor Berita Pena Indonesia
membuka kesempatan bagi jurnalis media cetak dan online di seluruh
Indonesia untuk berkompetisi merebut beasiswa peliputan investigatif
bertema “Mendorong Kebijakan Publik untuk Pengendalian Tembakau”.

Total dana beasiswa yang akan disediakan adalah Rp 150 juta. Sebuah dewan
penilai akan menentukan 10 (sepuluh) pemenang yang masing-masing akan
mendapat beasiswa peliputan sebesar Rp 15 juta. Dengan dana itu, selama
tiga bulan, para pemenang diharapkan menghasilkan sebuah karya jurnalistik
investigatif.

Para peserta diminta mengirim proposal peliputan (sesuai format yang
ditentukan panitia), lembar persetujuan redaksi, biodata diri, dan contoh
tulisan terbaik peserta. Proposal pemenang akan dipilih berdasarkan nilai
berita, ketajaman angle, kedalaman usul liputan, dampak liputan terhadap
masyarakat, pengaruhnya terhadap perubahan atau implementasi kebijakan
pemerintah di bidang pengendalian tembakau, dan kemampuan jurnalistik
peserta.

Para mentor yang akan memilih dan membimbing pemenang program beasiswa ini
adalah Farid Gaban (Pena Indonesia), Wahyu Dyatmika (AJI Jakarta) dan
Mardiyah Chamim (Wartawan Tempo).
Proposal peliputan dapat dikirim melalui pos, e-mail atau faximile, paling
lambat pada 19 Juli 2008.

Untuk informasi dan formulir pendaftaran, hubungi AJI Jakarta :
Jl. Dr. Soepomo S.H. no 1A, Kompleks Bier , Menteng Dalam
Jakarta Selatan 12870. Telp/Fax 021 83702660 HP: 08568851979
ajijak@cbn.net. id

============ ========= =
Sekretariat AJI JAKARTA
Jl. Prof. Dr. Soepomo No 1 A
Kompl. BIER, Menteng Dalam
Jakarta Selatan 12870
Telp/fax. +62-21-83702660
Website : www.aji-jakarta. org
============ ========= =

Lowongan di TV ASTRO (closing date within 2 weeks)

PT. Adi Karya Visi (Attn. HR – Recruitment)

e-mail us to: recruitment@ akv.co.id or tammy_zacharias@ akv.co.id

Lowongannya banyak banget berikut detail job-desc, dari teman yang
bekerja di sana. Ia memposting di blog pribadinya di Multiply yang di
set-up for everyone. Aku males copy-paste, jadi aku link sajalah ya.
So, check it out guys!

http://tiaradushink a.multiply. com/journal/ item/44

http://tiaradushink a.multiply. com/journal/ item/46/Another_ vacancies_ at
_ASTRO_TV_new_ one?replies_ read=6

Eh, ada tambahan dari Inka Prawisastra, salah satu produser disana.
Katanya "Mungkin bisa ditambahin kalo kita juga selalu cari produser
(disini namanya Output Editor). Minimum 4 tahun pengalaman lah
sebagai jurnalis.."

OK deh, semoga berguna.

Salam,
Uly

Beasiswa S2 UGM Tahun Ajaran 2008/2009

The Graduate school of Gadjah Mada University established a Doctoral Program in 1950 and Graduate Program in 1980. The era of Globalization and modernization had been influencing society to always improve their formal education to the graduate and doctoral level. It can be seen in the increasing number of graduate and doctoral students at GMU. In 2007, Graduate school of GMU had 31.873 students that graduated from the graduate level and 801 from the doctoral level.

Graduate School of Gadjah Mada University offers scholarship for Mater Degree (S2) study at Gadjah Mada University.

Requirements:

1. Earned S1 from GMU
2. GPA Minimum 3.25
3. Toefl score minimum 450
4. Submit application form along with documents needed
5. Attend and pass from interview which will be held on 20 June 09.00 – 11.00 WIB at Graduate School of GMU Building

Study Program

* American Studies
* Art Performance
* Biomedical Engineering
* Biotechnology
* Center for Religious and Cross-cultural Studies
* Communication and Instruction on Development
* Culture and Media Studies
* Environmental Management
* Environmental Science
* Geoinformation for Spatial Planning and Disaster Risk Management
* Library and Information Management
* Medical Law
* Middle Eastern Studies
* National Resistance
* Peace and Conflict Resolution Master Program
* Policy Studies
* Population Master Program
* Public Administration
* Tourism

Application Deadline: 13 June 2008

For further information please contact:
Marem Warsito (mobile: 0818 277 198), Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55281, Tlp: (0274) 544976; Fax: (0274) 564239, Email: ppsugm@idola.net.id; website: www.pasca.ugm.ac.id

Saturday, June 28, 2008

24 Alasan untuk Bangga Jadi Orang Indonesia

Dari milis tetangga, yang (seharusnya) mampu membuat kita bangga atas
kekayaan bangsa ini. Namun seringkali kita tidak menyadarinya dan justru
melihat "seribu kekurangan" negara ini. Yah, mari bersyukur karna kita
adalah warga Indonesia.*

24 Rekor Dunia yang sampai saat ini masih dipegang Indonesia

* Disamping beberapa kekurangan yang sering melekat di tanah air kita
Indonesia, namun ada puluhan rekor dunia yang patut kita banggakan sebagai
warga negara Indonesia karena sampai saat ini blom ada yang mampu memecahkan
rekor tersebut dari Indonesia.
Berikut daftar 24 rekor dunia yang dimiliki Indonesia.

1. Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang
terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan
6.000 pulau yang tidak berpenghuni) .

2. Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau
terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan
Papua (421.981 km2).

3. Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas
93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang
pantai di dunia.

4. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir
penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya
7% dari seluruh wilayah RI.

5. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia.
Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270
suku.

6. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek
dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia .
Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah
pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.

7. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama
Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia .
Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar
di dunia.

8. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa
Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1
km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa
kerajaan Mataram Kuno (750-850).

9. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu :
Pithecanthropus Erectus'¬ yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang
lalu.

10. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya
Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.

11. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah
keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI
bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.

12. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang
supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th
1958 & terakhir 2002).

13. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20%
dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.

14. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh
(cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan
minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).

15. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar
80% di pasar dunia.

16. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari
total dunia).

17. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.

18. Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari
yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang
terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang
langka dan hanya terdapat di Papua.

19. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk
mencegah pengikisan air laut/abrasi.

20. Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau
Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter
dan beratnya 90 kg.

21. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di
dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.

22. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius
Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan
yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.

23. Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates
sepanjang 10 meter di Sulawesi.

24. Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa
berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar
nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.

Salam hangat,
*Redaksi Galangpress Group*
Jl. Anggrek 3/34, Baciro Baru
Yogyakarta
Telp/Fax: (0274) 554985

TIPS - Teknik Menulis Kolom/Opini

Teknik Menulis Kolom/Opini

Oleh Farid Gaban | Pena Indonesia

PENGANTAR

Membuka halaman-halaman koran atau majalah, kita akan menemukan banyak
esai atau opini. Tulisan-tulisan itu punya karakteristik sebagai berikut:

- OPINI: mewakili opini si penulis tentang sesuatu hal atau peristiwa.

- SUBYEKTIFITAS: memiliki lebih banyak unsur subyektifitas, bahkan
jika tulisan itu dimaksudkan sebagai analisis maupun pengamatan yang
"obyektif".

- PERSUASIF: dimaksudkan untuk mempengaruhi pembaca agar mengadopsi
sikap dan pemikiran penulis, atau bahkan bertindak sesuai yang
diharapkan penulis.

Meskipun banyak, sayang sekali, tulisan-tulisan itu jarang dibaca.
Dalam berbagai survai media, rubrik opini dan editorial (OP-ED)
umumnya adalah rubrik yang paling sedikit pembacanya. Ada beberapa alasan:

- SERIUS dan PANJANG: orang mengganggap tulisan rubrik opini terlampau
serius dan berat. Para penulis sendiri juga sering terjebak pada
pandangan keliru bahwa makin sulit tulisan dibaca (makin teknis, makin
panjang dan makin banyak jargon, khususnya jargon bahasa Inggris)
makin tinggi nilainya, bahkan makin bergengsi. Keliru! Tulisan seperti
itu takkan dibaca orang banyak.

- KERING: banyak tulisan dalam rubrik opini cenderung kering, tidak
"berjiwa", karena penulis lagi-lagi punya pandangan keliru bahwa
tulisan analisis haruslah bersifat dingin: obyektif, berjarak,
anti-humor dan tanpa bumbu.

- MENGGURUI: banyak tulisan opini terlalu menggurui (berpidato,
berceramah, berkhotbah), sepertinya penulis adalah dewa yang paling tahu.

- SEMPIT: tema spesifik umumnya ditulis oleh penulis yang ahli dalam
bidangnya (mungkin seorang doktor dalam bidang yang bersangkutan) .
Tapi, seberapa pun pintarnya, seringkali para penulis ahli ini terlalu
asik dengan bidangnya, terlalu banyak menggunakan istilah teknis,
sehingga tidak mampu menarik pembaca lebih luas untuk menikmatinya.

KOLOM: "ESSAY WITH STYLE"

Berbeda dengan menulis untuk jurnal ilmiah, menulis untuk koran atau
majalah adalah menulis untuk hampir "semua orang". Tulisan harus lebih
renyah, mudah dikunyah, ringkas, dan menghibur (jika perlu), tanpa
kehilangan kedalaman—-tanpa terjatuh menjadi tulisan murahan.

Bagaimana itu bisa dilakukan? Kreatifitas. Dalam era kebebasan seperti
sekarang, seorang penulis dituntut memiliki kreatifitas lebih tinggi
untuk memikat pembaca. Pembaca memiliki demikian banyak pilihan
bacaan. Lebih dari itu, sebuah tulisan di koran dan majalah tak hanya
bersaing dengan tulisan lain di koran/majalah lain, tapi juga dengan
berbagai kesibukan yang menyita waktu pembaca: pekerjaan di kantor,
menonton televisi, mendengar musik di radio, mengasuh anak dan sebagainya.

Mengingat "reputasi" esai sebagai bacaan serius, panjang dan
melelahkan, tantangan para penulis esai lebih besar lagi. Dari situlah
kenapa belakangan ini muncul "genre" baru dalam esai, yakni "creative
non-fiction" , atau non-fiksi yang ditulis secara kreatif.

Dalam "creative non-fiction" , penulis esai mengadopsi teknik penulisan
fiksi (dialog, narasi, anekdot, klimaks dan anti klimaks, serta ironi)
ke dalam non-fiksi. Berbeda dengan penulisan esai yang kering dan
berlagak obyektif, "creative non-fiction" juga memungkinkan penulis
lebih menonjolkan subyektifitas serta keterlibatan terhadap tema yang
ditulisnya. Karena memberi kemungkinan subyektifitas lebih banyak,
esai seperti itu juga umumnya menawarkan kekhasan gaya ("style") serta
personalitas si penulis.

Di samping kreatif, kekuatan tulisan esai di koran atau majalah adalah
pada keringkasannya. Tulisan itu umumnya pendek (satu halaman majalah,
atau dua kolom koran), sehingga bisa ditelan sekali lahap (sekali baca
tanpa interupsi).

PENULISAN KOLOM INDONESIA

"Creative non-fiction" bukan "genre" yang sama sekali baru sebenarnya.
Pada dasawarsa 1980-an dan awal 1990-an kita memiliki banyak penulis
esai/kolom yang handal, mereka yang sukses mengembangkan "style" dan
personalitas dalam tulisannya. Tulisan mereka dikangeni karena
memiliki sudut pandang orisinal dan ditulis secara kreatif, populer
serta "stylist".

Para penulis itu adalah: Mahbub Junaedi, Goenawan Mohamad, Umar Kayam,
YB Mangunwijaya, MAW Brower, Syubah Asa, Dawam Rahardjo, Abdurrahman
Wahid, Arief Budiman, Mochtar Pabottingi, Rosihan Anwar, dan Emha
Ainun Nadjib.

Untuk menunjukkan keluasan tema, perlu juga disebut beberapa penulis
esai/kolom lain yang menonjol pada era itu: Faisal Baraas
(kedokteran- psikologi) , Bondan Winarno (manajemen-bisnis) , Sanento
Juliman (seni-budaya) , Ahmad Tohari (agama), serta Jalaluddin Rakhmat
(media dan agama).

Bukan kebetulan jika sebagian besar penulis esai-esai yang menarik itu
adalah juga sastrawan—penyair dan cerpenis/novelis. Dalam "creative
non-fiction" batas antara fiksi dan non-fiksi memang cenderung kabur.
Bahkan Bondan (ahli manajemen) dan Baraas (seorang dokter) memiliki
kumpulan cerpen sendiri. Dawam juga sesekali menulis cerpen di koran.

Namun, pada dasawarsa 1990-an kita kian kehilangan penulis seperti
itu. Kecuali Goenawan ("Catatan Pinggir"), Bondan ("Asal-Usul" di
Kompas) dan Kayam (Sketsa di Harian "Kedaulatan Rakyat"), para penulis
di era 1980-an sudah berhenti menulis (Mahbub, Romo Mangun, Sanento
dan Brower sudah almarhum).

Pada era 1990-an ini, kita memang menemukan banyak penulis esai
baru—namun inilah era yang didominasi oleh penulis pakar ketimbang
sastrawan. Faisal dan Chatib Basri (ekonomi), Reza Sihbudi, Smith
Alhadar (luar negeri, dunia Islam), Wimar Witoelar (bisnis-poilik) ,
Imam Prasodjo, Rizal dan Andi Malarangeng, Denny JA, Eep Saefulloh
Fatah (politik) untuk menyebut beberapa. Namun, tanpa mengecilkan
substansi isinya, banyak tulisan mereka umumnya "terlalu serius" dan
kering. Eep barangkali adalah salah satu pengecualian; tak lain karena
dia juga sesekali menulis cerpen.

Sementara itu, kita juga melihat kian jarang para sastrawan muda
sekarang menulis esai, apalagi esai yang kreatif. Arswendo Atmowiloto,
Ayu Utami dan Seno Gumiro Adjidarma adalah pengecualian.

Padahal, sekali lagi, mengingat "reputasi" esai sebagai bacaan serius
(panjang dan melelahkan), tantangan kreatifitas para penulis esai
lebih besar lagi.

TUNTUTAN BAGI SEORANG PENULIS KOLOM

Kenapa esai astronomi Stephen Hawking ("A Brief History of Time"),
observasi antropologis Oscar Lewis ("Children of Sanchez") dan skripsi
Soe Hok Gie tentang Pemberontakan Madiun ("Orang-orang di Persimpangan
Kiri Jalan") bisa kita nikmati seperti sebuah novel? Kenapa tulisan
manajemen Bondan Winarno ("Kiat") dan artikel kedokteran-psikolog i
Faisal Baraas ("Beranda Kita") bisa dinikmati seperti cerpen?

Hawking, Lewis, Hok Gie, Bondan dan Baraas adalah beberapa penulis
"pakar" yang mampu menyajikan tema-tema spesifik menjadi bahan bacaan
bagi khalayak yang lebih luas. Tak hanya mengadopsi teknik penulisan
populer, mereka juga menerapkan teknik penulisan fiksi secara kreatif
dalam esai-esai mereka.

Untuk mencapai ketrampilan penulis semacam itu diperlukan sejumlah
prasyarat dan sikap mental tertentu:

Keingintahuan dan Ketekunan:

Sebelum memikat keingintahuan pembaca, mereka harus terlebih dulu
"memelihara" keingintahuannya sendiri akan sesuatu masalah. Mereka
melakukan riset, membaca referensidi perpustakaan, mengamati di
lapangan bahkan jika perlu melakukan eksperimen di laboratorium untuk
bisa benar-benar menguasai tema yang akan mereka tulis. Mereka tak
puas hanya mengetahui hal-hal di permukaan, mereka tekun menggali.
Sebab, jika mereka tidak benar-benar paham tentang tema yang ditulis,
bagaimana mereka bisa membaginya kepada pembaca?

Kesediaan untuk berbagi:

Mereka tak puas hanya menulis untuk kalangan sendiri yang terbatas
atau hanya untuk pembaca tertentu saja. Mereka akan sesedikit mungkin
memakai istilah teknis atau jargon yang khas pada bidangnya; mereka
menggantikannnya dengan anekdot, narasi, metafora yang bersifat lebih
universal sehingga tulisannya bisa dinikmati khalayak lebih luas.
Mereka tidak percaya bahwa tulisan yang "rumit" dan sulit dibaca
adalah tulisan yang lebih bergengsi. Mereka cenderung memanfaatkan
struktur tulisan sederhana, seringkas mungkin, untuk memudahkan
pembaca menelan tulisan.

Kepekaan dan Keterlibatan:

Bagaimana bisa menulis masalah kemiskinan jika Anda tak pernah bergaul
lebih intens dengan kehidupan gelandangan, pengamen jalanan, nelayan
dan penjual sayur di pasar?

Seorang Soe Hok Gie mungkin takkan bisa menulis skripsi yang
"sastrawi" jika dia bukan seorang pendaki gunung yang akrab dengan
alam dan suka merenungkan berbagai kejadian (dia meninggal di Gunung
Semeru).

Menulis catatan harian serta membuat sketsa dengan gambar tangan
maupun tulisan seraya kita bergaul dengan alam dan lingkungan sosial
yang beragam mengasah kepekaan kita. Kepekaan terhadap ironi, terhadap
tragedi, humor dan berbagai aspek kemanusiaan pada umumnya.
Sastra (novel dan cerpen) kita baca bukan karena susunan katanya yang
indah melainkan karena dia mengusung nilai-nilai kemanusiaan.

Kekayaan Bahan (resourcefulness) :

Meski meminati bidang yang spesifik, penulis esai yang piawai umumnya
bukan penulis yang "berkacamata kuda". Dia membaca dan melihat
apasaja. Hanya dengan itu dia bisa membawa tema tulisannya kepada
pembaca yang lebih luas. Dia membaca apa saja (dari komik sampai
filsafat), menonton film (dari India sampai Hollywood), mendengar
musik (dari dangdut sampai klasik). Dia bukan orang yang tahu semua
hal, tapi dia tak sulit harus mencari bahan yang diperlukannya: di
perpustakaan mana, di buku apa, di situs internet mana.

Kemampuan Sang Pendongeng (storyteller) :

Cara berkhotbah yang baik adalah tidak berkhotbah. Persuasi yang
berhasil umumnya disampaikan tanpa pretensi menggurui. Pesan
disampaikan melalui anekdot, alegori, metafora, narasi, dialog seperti
layaknya dalam pertunjukan wayang kulit.

APA SAJA YANG BISA DIJADIKAN TEMA ESAI?

Kebanyakan penulis pemula mengira hanya tema-tema sosial-politik yang
bisa laku dijual di koran. Mereka juga keliru jika menganggap
tema-tema seperti itu saja yang membuat penulis menjadi memiliki gengsi.

Semua hal, semua aspek kehidupan, bisa ditulis dalam bentuk esai yang
populer dan diminati pembaca. "Beranda Kita"-nya Faisal Baraas
menunjukkan bahwa tema kedokteran dan psikologi bisa disajikan untuk
khalayak pembaca awam sekalipun.

Ada banyak penulis yang cenderung bersifat generalis, mereka menulis
apa saja. Namun, segmentasi dalam media dan kehidupan masyarakat
sekarang ini menuntut penulis-penulis spesialis.

- Politik lokal (bersama maraknya otonomi daerah)
- Bisnis (industri, manajemen dan pemasaran)
- Keuangan (perbankan, asuransi, pajak, bursa saham, personal finance)
- Teknologi Informasi (internet, komputer, e-commerce)
- Media dan Telekomunikasi
- Seni-Budaya (film, TV, musik, VCD, pentas)
- Kimia dan Fisika Terapan
- Elektronika
- Otomotif
- Perilaku dan gaya hidup
- Keluarga dan parenting
- Psikologi dan kesehatan
- Arsitektur, interior, gardening
- Pertanian dan lingkungan

Pilihlah tema apa saja yang menjadi minta Anda dan kuasai serta ikuti
perkembangannya dengan baik. Fokus, tapi jangan gunakan kacamata kuda.

TEKNIK PENULISAN KOLOM

Mencari ide tulisan

Ada banyak sekali tema di sekitar kita. Namun kita hanya bisa
menemukannya jika memiliki kepekaan. Jika kita banyak melihat dan
mengamati lingkungan, lalu menuliskannya dalam catatan harian, ide
tulisan sebenarnya "sudah ada di situ" tanpa kita perlu mencarinya.
Tema itu bahkan terlalu banyak sehingga kita kesulitan memilihnya.
Untuk mempersempti pilihan, pertimbangkan aspek signifikansi (apa
pentingnya buat pembaca) dan aktualitas (apakah tema itu tidak
terlampau basi).

Merumuskan masalah

Esai yang baik umumnya ringkas ("Less is more" kata Ernest Hemingway)
dan fokus. Untuk bisa menjamin esai itu ditulis secara sederhana,
ringkas tapi padat, pertama-tama kita harus bisa merumuskan apa yang
akan kita tulis dalam sebuah kalimat pendek.
Rumusan itu akan merupakan fondasi tulisan. Tulisan yang baik adalah
bangunan arsitektur yang kokoh fondasinya, bukan interior yang indah
(kata-kata yang mendayu-dayu) tapi keropos dasarnya.

Mengumpulkan Bahan

Jika kita rajin menulis catatan harian, sebagian bahan sebenarnya bisa
bersumber pada catatan harian itu. Namun seringkali, ini harus
diperkaya lagi dengan bahan-bahan lain: pengamatan, wawancara,
reportase, riset kepustakaan dan sebagainya.

Menentukan bentuk penuturan

Beberapa tema tulisan bisa lebih kuat disajikan dalam bentuk dialog.
Tapi, tema yang lain mungkin lebih tepat disajikan dengan lebih banyak
narasi serta deskripsi yang diperkaya dengan anekdot. Beberapa penulis
memilih bentuk penuturan yang ajeg untuk setiap tema yang ditulisnya:

- Dialog (Umar Kayam)
- Reflektif (Goenawan Mohamad)
- Narasi (Faisal Baraas, Bondan Winarno, Ahmad Tohari)
- Humor/Satir (Mahbub Junaedi)

Menulis

Tata Bahasa dan Ejaan: Taati tata bahasa Indonesia yang baku dan
benar. Apakah ejaan katanya benar, di mana meletakkan titik, koma dan
tanda hubung? Apakah koma ditulis sebelum atau sesudah penutup tanda
kutip (jika ragu cek kebuku rujukan Ejaan Yang Disempurnakan) .

Akurasi Fakta: tulisan nonfiksi, betapapun kreatifnya, bersandar pada
fakta. Apakah peristiwanya benar-benar terjadi? Apakah ejaan nama kita
tulisa secara benar? Apakah rujukan yang kita tulis sama dengan di
buku atau kutipan aslinya? Apakah kita menyebutkan nama kota, tahun
dan angka-angka secara benar?

Jargon dan Istilah Teknis: hindari sebisa mungkin jargon atau istilah
teknis yang hanya dimengerti kalangan tertentu. Kreatiflah menggunakan
deskripsi atau anekdot atau metafora untuk menggantikannya. Hindari
sebisa mungkin bahasa Inggris atau bahasa daerah.

Sunting dan Pendekkan: seraya menulis atau setelah tulisan selesai,
baca kembali. Potong kalimat yang terlalu panjang; atau jadikan dua
kalimat. Hilangkan repetisi. Pilih frase kata yang lebih pendek:
melakukan pembunuhan bisa diringkas menjadi membunuh. "Tidak" sering
bisa diringkas menjadi "tak", "meskipun" menjadi "meski" dan sebagainya.

Pakai kata kerja aktif: kata kerja aktif adalah motor dalam kalimat,
dia mendorong pembaca menuju akhir, mempercepat bacaan. Kata kerja
pasif menghambat proses membaca. Pakai kalimat pasif hanya jika tak
terhindarkan.

Tak menggurui: meski Anda perlu menunjukkan bahwa Anda menguasai
persoalan (otoritatif dalam bidang yang ditulis) hindari bersikap
menggurui. Jika mungkin hindari kata "seharusnya" , "semestinya" dan
sejenisnya. Gunakan kreatifitas dan ketrampilan mendongeng seraya
menyampaikan pesan. Don't tell it, show it.

Tampilkan anekdot: jika mungkin perkaya tulisan Anda dengan anekdot,
ironi dan tragedi yang membuat tulisan Anda lebih "basah" dan berjiwa.

Jangan arogan: orang yang tak setuju dengan Anda belum tentu bodoh.
Hormati keragaman pendapat. Opini Anda, bahkan jika Anda meyakininya
sepenuh hati, hanya satu saja kebenaran. Ada banyak kebenaran di "luar
sana".

Uji Tulisan Anda: minta teman dekat, saudara, istri, pacar untuk
membaca tulisan yang sudah usai. Dengarkan komentar mereka atau kritik
mereka yang paling tajam sekalipun. Mereka juga seringkali bisa
membantu kita menemukan kalimat atau fakta bodoh yang perlu kita
koreksi sebelum diluncurkan ke media.

"MENJUAL" KOLOM KE MEDIA

Apa yang umumnya dipertimbangkan oleh redaktur esai/opini untuk memuat
tulisan Anda?

Nama penulis: para redaktur tak mau ambil pusing, mereka umumnya akan
cepat memilih penulis yang sudah punya namaketimbang penulis baru.
Jika Anda penulis baru, ini merupakan tantangan terbesar.

Tapi, bukankah tak pernah ada penulis yang "punya nama" tanpa pernah
menjadi penulis pemula? Jangan segan mencoba dan mencoba jika tulisan
ditolak. Tidak ada pula penulis yang langsung berada di puncak; mereka
melewati tangga yang panjang dan terjal. Anda bisa melakukannya dengan
menulis di media mahasiswa, lalu menguji keberanian di koran lokal
sebelum menulis untuk koran seperti Kompas atau majalah Tempo.

Otoritas: redaktur umumnya juga lebih senang menerima tulisan dari
penulis yang bisa menunjukkan bahwa dia menguasai masalah. Tidak
selalu ini berarti sang penulis adalah master atau doktor dalam bidang
tersebut.

Style dan Personalitas: tema tulisan barangkali biasa saja, tapi jika
Anda menuliskannya dengan gaya "style" yang orisinal dan istimewa
serta sudut pandang yang unik, kemungkinan besar sang redaktur akan
memuatnya.

Populer: koran dan majalah dibaca oleh khalayak yang luas. Tema
tulisan harus cukup populer bagi pembaca awam, tanpa kehilangan
kedalaman. Bahkan seorang doktor dalam antropologi adalah pembaca awam
dalam fisika. Kuncinya: tidak nampak bodoh dibaca oleh orang yang
paham bidang itu, tapi tidak terlalu rumit bagi yang tidak banyak
mendalaminya.

BAHAN BACAAN LANJUTAN

Teknik Penulisan
- Argumentasi dan Narasi (Gorys Keraf)
- Yuk, Menulis Cerpen, yuk (Mohammad Diponegoro)

Catatan Harian dan Korespondensi
- Catatan Harian Soe Hok Gie
- Surat-surat Iwan Simatupang
- Catatan Harian Ahmad Wahib

Kumpulan Esai
- Catatan Pinggir dan Kata, Waktu (Goenawan Mohamad)
- Mangan Ora Mangan Kumpul dan Sugih tanpa Banda (Umar Kayam)
- Faisal Baraas (Beranda Kita)
- Puntung-Puntung Roro Mendut (YB Mangunwijaya)

Kumpulan Cerpen
- Orang-orang Bloomington (Budidarma)
- Lukisan Perkawinan (Hamsad Rangkuti)
- Odah (Mohamad Diponegoro)
- Leak (Faisal Baraas)
- Tegak Lurus Dengan Langit (Iwan Simatupang)
- Bromocorah (Mochtar Lubis)

SELESAI

sumber:
milis jurnalisme

Friday, June 27, 2008

Lowongan Copyeditor di Penerbit PENA

Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan Penerbit Pena sebagai copyeditor untuk buku-buku Islam nonfiksi.

Persyaratan:


- Pria/wanita usia 20—30 thn.
- Pendidikan sarjana.
- Beragama Islam, kreatif, dan berpikiran terbuka.
- Memiliki wawasan keislaman.
- Memiliki wawasan dalam dunia perbukuan.
- Memahami kaidah bahasa Indonesia dengan baik.
- Memiliki pengalaman dalam dunia penerbitan.
- Diutamakan yang memiliki kemampuan menulis.
- Diutamakan yang menguasai bahasa asing (Arab atau Inggris).
- Dapat mengoperasikan komputer dan microsoft office.
- Dapat bekerja sama dengan baik di dalam tim.
- Dapat bekerja dalam tenggat waktu.

Tugas utama adalah editing naskah sesuai dengan gaya selingkung, menjaga konsistensi naskah, menyusun dan mengemas naskah secara sistematis, serta melakukan editing ejaan dan tanda baca.

Lamaran dapat dikirimkan ke
HRD PT Pena Pundi Aksara
Jln. Cempaka Putih Tengah XVIII No. 12
Cempaka Putih, Jakarta Pusat, 10510

Tlp. (021) 4240328
Faks. (021) 42789625
Email: penerbitpena@yahoo.co.id

pengirim:
aghi17@gmail.com

sumber:
milis pasarnaskah

Thursday, June 26, 2008

URGENT VACANCY : REPORTER NOVA !!!!

URGENT !!!!!

Dibutuhkan segera untuk posisi di bawah ini.
Mohon juga bisa disebarkan untuk teman2 yang lainnya. Tq
Jika tertarik bisa mengirimkan CV dan lamaran ke :
SDM Gramedia MajalahGd. Gramedia Majalah Unit 1 Lt. 8Jl. Panjang No. 8A, Kebon JerukJakarta Barat

atau lewat email ke :
tyas@gramedia- majalah.com

Maksih untuk perhatiannya :)

REPORTER PERISTIWA NOVA

Persyaratan :

- Pendidikan S1 Jurnalistik/ Komunikasi/ sejenisnya

- Senang Menulis

- Mampu berbahasa Inggris/asing lainnya

- Lebih diutamakan yang memiliki pengalaman jurnalistik di bidang wanita

Lampirkan: Contoh artikel bertema dunia
wanita karya anda sendiri


REPORTER HIBURAN NOVA

Persyaratan :

- Pendidikan S1 Jurnalistik/ Komunikasi/ sejenisnya

- Senang Menulis

- Mampu berbahasa Inggris/asing lainnya

- Mengikuti perkembangan dunia wanita (gaya hidup, lifestyle, musik, film, selebritis)

- Lebih diutamakan yang memiliki pengalaman jurnalistik di bidang wanita


Lampirkan: Contoh artikel bertema dunia wanita karya anda sendiri

pengirim:
rekrutmen.gramediamajalah@yahoo.com

sumber:
milis jurnalisme

Lowongan Wartawan, Desainer, dan Marketing di Penerbit di Rawamangun

Teman-teman, berikut sebuah informasi tentang Perusahaan Penerbitan yang membutuhkan banyak karyawan untuk beberapa posisi. Jika ada yang berminat silahkan kontak. Selamat mencoba

1. Wartawan
Syarat : L/P, Minimal D-3, FRESH GRADUATE atau pengalaman
jadi watawan 1 thn, siap bekerja keras. (sertakan contoh
tulisan yang pernah dibuat)


2. Disain Grafis.
Syarat : L/P, masih kuliah FRESH GRADUATE, MINIMAL D-3,
BISA Photoshop, Page maker, Coral Draw, Free Hand, siap
bekerja keras. (sertakan contoh disain yang pernah dibuat)


3.Marketing.
Syarat : L/P, minimal D-3, punya motor + SIM C, siap bekerja keras.
Disediakan gaji, uang makan, uang transport dan komisi.

· KIRIM LAMARAN DAN CV. ANDA,
ATAU DATANG LANGSUNG KE –
JL. PEMUDA IIIB NO.5B RT.14/02 Kel. RAWAMANGUN
JAKARTA TIMUR Tlp. 021- 47882078

sumber;
milis jurnalisme

pengirim:
dapaloka@hotmail.com

SIARAN PERS "Pesta Buku Jakarta"

Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta
Jl. Mustika Jaya No. 9 Rawamangun Jakarta Timur 13220
Telp. +62-21 47862881 Faks +62-21 4712323
Email: ikapidki@yahoo.com

===========
SIARAN PERS
===========

Dibuka oleh Gubernur DKI, Dipamerkan Jutaan Buku, dan Dimeriahkan Berbagai Acara Akan Mewarnai Pesta Buku Jakarta 2008

Ikapi Jaya, Jakarta 26 Juni 2008 - Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jaya akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan berkaitan dengan Pesta Buku Jakarta 2008 yang berlangsung dari tanggal 28 Juni sampai dengan 6 Juli 2008 dengan tema "Jakarta Banjir”. Kegiatan-kegiatan itu berupa pelatihan Speed Reading, Bedah Buku, berbagai seminar tentang perbukuan, aneka talkshow, Aneka lomba untuk siswa sekolah, dan berbagai acara lainnya. Pesta Buku Jakarta ini diselenggarakan di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta selama 9 hari.

Sebagai bagian dari memperingati Ulang Tahun Jakarta yang ke-481, Pesta Buku Jakarta akan dibuka oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bapak Dr. Ing. H. Fauzi Bowo pada tanggal 28 Juni 2008 jam 10.00 bertempat di Ruang Anggrek Istora Gelora Bung Karno, Senayan - Jakarta. “Selain membuka acara tersebut, Bapak Gubernur juga berkenan memamerkan koleksi buku pribadinya di stand khusus yang disediakan panitia. Di Stand itu, juga akan dipamerkan buku koleksi pribadi Beliau yang telah berusia 130 tahun, yang dibelinya sewaktu menjadi mahasiswa di Jerman,“ begitu kata Muharizal, Ketua Pesta Buku Jakarta 2008.

Muharizal juga menekankan bahwa Pesta Buku Jakarta 2008 adalah pameran buku terlengkap dan terbesar di Indonesia. Dengan didukung oleh seluruh penerbit terbaik, pameran buku ini menyediakan 186 stand dan memamerkan jutaan buku. Buku-buku yang tersedia meliputi berbagai jenis dan ditunjukkan untuk berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, dan dewasa. Selain tersedia buku-buku best seller, tersedia juga buku-buku diskon sampai 70% . Bahkan, untuk kalangan guru dan siswa sekolah diberikan diskon tambahan 10% untuk buku-buku tertentu di stant-stand tertentu bertanda khusus. Info lebih lanjut tentang Pesta Buku Jakarta bisa diakses di www.pestabukujakarta.com .

Pesta Buku Jakarta adalah agenda tahunan kalangan perbukuan. Dalam pameran tersebut masyarakat umum bisa memperoleh buku-buku yang menjadi pilihannya. Untuk memudahkan pengunjung panitia telah menyediakan pembayaran dengan kartu kredit dan kartu debit. “Pameran buku selalu menjadi ajang yang ditunggu kalangan perbukuan, karena tiga alasan. Pertama, penerbit bisa memamerkan seluruh koleksi terbaiknya yang belum tentu bisa didisplay di toko buku. Kedua, pengarang atau penulis selalu menjadikan ajang ini sebagai berntuk pertanggungjawaban atas hasil karyanya. Ketiga, pembaca bisa mendapatkan buku-buku yang diminatinya,” lanjut Pak Muharizal.

Muharizal mengingatkan, "Kegiatan Pesta Buku Jakarta hanyalah salah satu langkah dalam pengembangan minat baca masyarakat Indonesia." Agenda ini perlu terus dilakukan secara konsisten dan melibatan banyak pihak. "Rasanya," lanjut Muharizal, "kalau semua pihak -termasuk pemerintah- menyadari pentingnya buku dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia akan bergerak menjadi bangsa yang besar. Sebab, sejarah membuktikan bangsa yang maju adalah bangsa yang punya minat baca yang tinggi, seperti Jepang dan Jerman."

Informasi lebih lanjut:

· Soleh Isre hp 0815-6863531
· Neneng hp 0856-1061069

Wednesday, June 25, 2008

Lowongan Penerjemah Bahasa Arab Freelance

Pustaka IIMaN memberikan tantangan kepada Anda untuk menjadi penerjemah buku-buku berbahasa Arab (freelance)dengan kualifikasi sebagaimana berikut:

1. Pria/wanita, sarjana S1 semua jurusan, usia maksimal tak terbatas, diutamakan alumni Timur Tengah.
2. Memiliki keahlian berbahasa arab lisan, tulisan dan menerjemah.
3. Mempunyai pengalaman menerjemah Novel-novel berbahasa Arab.

Lamaran, CV, dan contoh terjemahan, dapat dikirim via email ke: pt_iiman@yahoo. com. Batas akhir pengiriman surat lamaran tanggal 30 Juli 2008.


With best wishes,


Editor Pustaka Iman

Faried Wijdan

pengirim:
pustakaiiman@yahoo.com

sumber:
milis pasarnaskah

Tuesday, June 24, 2008

Lowongan Penulis/Editor Majalah Features

Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan tim yang telah berhasil
menerbitkan majalah Men's Health Indonesia (majalah gaya hidup pria,
sampai saat ini menerima iklan terbanyak di kategori majalah pria)
dan beberapa sub- brand dibawahnya sebagai editor.

Kriteria

1. Lulusan S 1dari dalam dan luar negeri, mampu menyadur dari bahasa
inggris
2. Memiliki kemampuan menulis artikel features dan gaya hidup dengan gaya
penulisan yang unik
3. Kreatif, memiliki kepekaan visual, berpikir non linear dan keinginan
belajar yang tinggi
4. Minimum pengalaman di bidang media minimal 2 tahun
5. Pengalaman dan ketertarikan terhadap dunia marketing, finansial,
psikologi, teknologi gaya hidup dan kesehatan adalah nilai tambah yang
sangat
6. Berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.

Kirimkan
1. cover letter menjelaskan mengapa Anda adalah individu yang cocok untuk
posisi ini,
2. CV lengkap dengan referensi
3. contoh tulisan Anda ( fitur, non edited, maksimal 2 halaman) ke

bestindo@gmail.com

Hanya bagi pelamar serius. Email yang ditujukan ke alamat saya pribadi, ke
milis ini dan atau tidak lengkap tidak akan diproses

salam
Y U D H A K A R T O H A D I P R O D J O

pengirim:
yudha.kartohadiprodjo@feminagroup.com

sumber:
milis jurnalisme

Freelancer Editor, Ilustrator, Desainer, dan Setter

Hunting Freelancer!

Siapa bilang nyari kerja itu susah??? Buktinya, GagasMedia lagi nyari siapapun yang berminat untuk bekerja di penerbitan! Nggak tanggung-tanggung, empat posisi siap nampung kamu sebagai bagian dari kita.

Nah, saat ini, GagasMedia membutuhkan kamu-kamu yang berminat untuk menjadi seorang Editor,
Ilustrator, .
Desainer, dan
Setter.

Caranya gampang, kirim CV serta Portfolio kamu melalui email ke redaksi@gagasmedia. net atau bawa langsung ke Stand AgroMedia Group di Jakarta Book Fair 2008, Gelora Bung Karno, Istora Senayan pada tanggal 3-4 Juli 2008 mendatang.

Asyik kan, belanja buku sambil ngelamar kerja?! So, jangan sampai kamu lewatkan ya acara ini!

Kenapa Harus Mengerjakan yang Sunnah


Ini buku terbaru terbitan Cicero Publishing, tempat saya bekerja. Saya bekerja sebagai copyeditor dan lay outer. Buku ini segmentasinya adalah untuk remaja. Judul yang disematkan pada buku ini adalah "Shalat Sunnah, Asik Fren...! Smart Solution for Smart Girl".

Sebagai pengantar, Mbak Asma Nadia bersedia memberikan sedikit tulisannya di dalam buku ini. Berikut ini, saya muat tulisan pengantar dari Mbak Asma Nadia.

----------------------------------------------------

Segala puji bagi Allah yang Maha Hebat. Yang Maha Kasih dan Pemurah. Yang dengan izin-Nya maka buku singkat namun bermanfaat ini sampai ke tangan teman-teman muda.

Saya berharap, risalah sederhana persembahan penulis dan penerbit ini bisa bermanfaat buat kamu, bisa menjadi pengingat—apalagi manusia sering banget lupa dan lalainya, hehehe—untuk lebih mendekat kepada Allah.

Mendekat dengan yang sunnah.
Kenapa harus dengan yang sunnah, kenapa yang wajib nggak cukup?
Kadang pertanyaan itu mungkin melintas juga di benak kamu. Apalagi remaja kan sibuk dan banyak kegiatannya. Ya nggak? :P

Ada tugas sekolah, ada ulangan, ada ekskul… seabrek deh!
Lah yang wajib aja kadang dengan waktu sisa-sisa… Setelah tamat baca buku komik favorit, setelah kelar nonton film drama korea yang berseri-seri, setelah main basket… hihihi, hayo ngaku? Secara saya juga pernah muda, lho... :P

Satu hal yang kadang kita sering lupa, bahwa ibadah itu justru kita yang butuh. Allah sama sekali nggak menjadi bertambah hebat, bertambah kaya, bertambah agung, hanya gara-gara kita mengerjakan ibadah kepada-Nya. Justru ibadah-ibadah itu yang membuat kita tambah sabar, lebih siap melalui hidup dengan lika-likunya, lebih siap menghadapi takdir, yang kita nggak pernah tahu. Lebih siap karena kita merasa kita nggak sendiri, sebab Allah terasa dekat.

Nah, perasaan itu akan makin nambah, jika ibadah nggak cuma yang wajib, tapi yang sunnah, kita tambah. Itu juga jadi pembeda kamu yang mengaku cinta sama Allah, atau yang benar-benar cinta, paling nggak teruji dengan menegakkan yang sunnah tadi, fren...!

So, harapan saya, buku ini membuat kamu jadi makin keranjingan menghias cintamu kepada Allah. Jadi sadar bahwa kita bersaing gitu lho, dengan begitu banyak manusia di bumi ini, belum makhluk-makhluk lain ciptaan-Nya yang selalu berdzikir setiap saat, bersaing untuk mendapatkan tempat special di sisi Allah.

Tempat special yang bisa kamu raih, jika kamu mengerjakan juga shalat-shalat yang sunnah selain yang wajib. Insya Allah.
Gimana biar ringan?
Biar terasa ringan, anggap ini ekskul dari Sang Kekasih. Jangan ekskul sekolah aja yang kita sambut dengan penuh energi, tapi juga ekskul dari Dia yang Maha Memberikan banyak karunia, hingga usia kita sekarang.

Plus, satu yang harus kamu ingat, manfaatnya akan kamu rasakan sendiri. Manfaatnya buat kamu, bukan buat yang lain. Jadi, biarin aja kalau ada teman yang masih suka malas shalat sunnah. Kasihani dan doakan, mereka belum ngerti sih manfaat ekskul dari Yang Kuasa.

Pokoknya, kalau setelah menjalani yang sunnah terus hidupmu terasa lebih adem ayem, lebih asik, lebih damai, lebih teratur, dan lebih lebih yang lain, jangan salahkan saya. Juga kalau kamu terlihat lebih bercahaya…ciee…!

Kinclong luar dalam dengan shalat sunnah, ya iyalah! Masa ya iya dong?!
Hidup shalat sunnah!

Salam

Asma Nadia

PENGUMUMAN : Penghargaan APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008

PENGUMUMAN
APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008

Ihwal Penghargaan
Apresiasi Jurnalis Jakarta merupakan suatu penghargaan yang diberikan oleh
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta kepada jurnalis-jurnalis muda di
Jakarta yang menunjukkan dedikasi dan konsistensi yang tinggi terhadap
profesinya, melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas –diutamakan
yang menggunakan teknik investigasi- - dan menimbulkan pengaruh cukup luas
di kalangan masyarakat.

Apresiasi Jurnalis Jakarta diberikan setiap tahun mulai tahun 2002, dan
diumumkan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun AJI setiap Agustus.
Penganugerahan penghargaan ini digagas sebagai upaya untuk ikut merangsang
munculnya karya-karya jurnalistik yang berbobot dari para jurnalis muda di
Jakarta.

Apresiasi Jurnalis Jakarta tahun lalu dianugerahkan kepada tiga jurnalis
dari tiga media berbeda. Edwin Nazir dari Astro TV dengan karya “Jika
Kekerasan Menjadi Pilihan” (23 Juni 2007), Rebecca Henschke dari kantor
berita radio 68H dengan dua serial, “Indonesia smokes out the lungs of the
world” dan “Bio-diesel fuels conflict in Central Kalimantan”, dan Arif Adi
Kuswardono dari majalah Tempo dengan lima serial (21 Januari hingga 25
Maret 2007) tentang upaya Kejaksaan Agung menarik uang Tommy Soeharto dari
BNP Paribas Guernsey.

Untuk tahun ini, Apresiasi Jurnalis Jakarta dibagi atas empat kategori:
1. KATEGORI MEDIA CETAK DAN ONLINE; diberikan kepada jurnalis yang bekerja
dan menghasilkan karya jurnalistik di media cetak dan online, atas
karya-karya berpengaruh mengenai persoalan-persoalan atau isu yang
bersifat lokal, nasional maupun internasional.
2. KATEGORI MEDIA RADIO; diberikan kepada jurnalis yang bekerja dan
menghasilkan karya jurnalistik di radio, atas karya-karya berpengaruh
mengenai persoalan-persoalan atau isu yang bersifat lokal, nasional maupun
internasional.
3. KATEGORI MEDIA TELEVISI; diberikan kepada jurnalis yang bekerja dan
menghasilkan karya jurnalistik berupa film dokumenter di televisi, atas
karya-karya berpengaruh mengenai persoalan-persoalan atau isu yang
bersifat lokal, nasional maupun internasional.
4. KATEGORI FOTO; diberikan kepada jurnalis foto yang bekerja dan
menghasilkan karya foto yang baik, atas karya-karya berpengaruh terhadap
persoalan-persoalan lokal, nasional, maupun internasional.

Siapa saja yang Bisa Mendaftar?
Kompetisi ini terbuka untuk untuk setiap jurnalis cetak/online, radio dan
televisi, baik anggota AJI Jakarta maupun bukan, yang melakukan reportase
dan tugas jurnalistik sehari-harinya di wilayah J

Hunting Reporter Freelance!

Hunting Reporter Freelance!

Ada kabar bagus nih dari Bukuné! Kamu-kamu yang doyan berkelana dan tertarik banget untuk terjun ke dunia jurnalistik kayaknya harus membaca dan mencoba apply lamaran kamu ke sini! Coz, penerbit Bukuné lagi nyari reporter lho!

Syaratnya gampang aja kok! Nggak percaya??? Coba aja lihat persyaratannya di bawah ini.

• Pria/Wanita
• Usia 20-25 tahun
• Bersedia mengikuti reportase sesuai dengan waktu yang ditentukan
• Sertakan contoh tulisan hasil reportase
• Mobilitas tinggi
• Mampu bekerja sama, baik secara individu maupun team
• Mampu memenuhi deadline yang ditentukan

Kirimkan lamaran dan CV kamu beserta surat-surat lain yang mendukung ke redaksi@bukune.com. Selain itu, kamu bisa juga membawa lamaran dan CV kamu itu ke Stand Bukuné di Jakarta Book Fair 2008, Gelora Bung Karno, Istora Senayan pada tanggal 03-04 Juli 2008 ini! Tenang aja, karena di sana akan ada teman-teman dari redaksi Bukuné yang bakal menerima lamaran kamu itu! So, buruan kirim ya!!!

Monday, June 23, 2008

Vacancy: Web Content Administrator

Sebuah perusahaan desain & multimedia terkemuka di Surabaya membutuhkan *Web
Content Administrator* (by project) dgn syarat sbb:

- Cewek/Cowok
- Berpengalaman
- Menguasai Bahasa Inggris lisan/tulisan dgn baik (familiar melakukan
korespondensi dengan native speaker)
- Bersedia ditempatkan di Jakarta/ Balikpapan

Bagi teman2 yang berminat, bisa langsung japri ke: *sonarendra@ gmail.com *
lamaran ditunggu paling lambat Sabtu, 28 Juni 2008.

pengirim:
mheranty@gmail.com

sumber:
milis penulis lepas

PELUANG RESENSOR untuk Buku-buku Salamadani

Salam Buku,

Bagi anda yang suka menulis dan mempunyai keinginan untuk menambah penghasilan, Salamadani memberi kesempatan untuk bergabung dalam Komunitas Resensor Salamadani (KRS).

Dengan bergabung di komunitas ini, Anda akan mendapatkan kompensasi yang sangat menarik bila meresensi buku-buku terbitan Salamadani dan dimuat oleh media massa.

Caranya Anda hanya tinggal mengirimkan bukti resensi tersebut ke Bag. Promosi Publishing Salamadani.

Info lebih lanjut, bisa menghubungi :
Promosi Publishing
Telp. 022-5222052
Hp. 022-92330120
Email : salamadani_promosi@ yahoo.com
Up. Ali Fridi/Yeni S.

Adv.

IKLAN Hubungi: 0896-2077-5166 (WA) 0852-1871-5073 (Telegram)