Tuesday, November 29, 2011

Pertanyaaan Seputar Tips Menulis


Dalam setiap jumpa penulis atau launching buku, selalu ada satu pertanyaan yang selalu muncul dari pengunjung. Bagaimana trik dan tips menulis buku? Bagaimana caranya menjadi penulis yang sukses? Dan bagaimana-bagaimana lainnya seputar trik menulis yang bagus.
Dan, saya kira jawabannya bisa dipastikan.

“Ya, menulislah sekarang juga. Maka, Anda telah menjadi penulis!” itulah inti jawaban dari para penulis sukses.

Buku-buku Bertema Pesantren


Di antara beberapa buku yang saya beli di IBF kemarin, ada buku-buku yang bertema khusus. Judulnya: Manajemen Pesantren, Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat, Fajar Kebangunan; Biografi KH. Hasyim Asy’ari, dan Mbah Ma’shum Lasem. Buku-buku bertema dunia pesantren dan kiai.

Selain buku-buku parenting, novel, dan sekolah—pendidikan, buku pilihan saya adalah tentang dunia pesantren. Saya sekolah mondok

Monday, November 28, 2011

Beli Poconggg, Karena Ikut-ikutan


Ada banyak hal yang mendorong seseorang (baca: motivasi) beli buku. Begitu juga denganku. Ada kalanya karena sedang pameran, terus diskonnya gede-gede. Ada juga karena faktor siapa penulisnya. Ada yang terpaksa karena tuntutan sekolah dan kuliah. Ada pula yang merasa gak enak karena yang jualan itu temen sendiri. Bahkan, ada juga yang beli buku—seperti yang terjadi padaku—karena ikut-ikutan.

Tentang “Poconggg Juga Pocong”


Usai membeli di Indonesia Book Fair, Minggu (27/11) itu, aku tak sabar membacanya. Buku karya @poconggg itu jadi perbincangan banyak orang dan buruan utama merreka. Judulnya seperti judul tulisan ini.

Busway siang itu lumayan ramai. Terpaksa harus berdesakan di halte Polda menuju Dukuh Atas. Seperti biasa, antrian di Dukuh Atas selalu ramai. Khususnya yang menuju ke Ragunan. Aku melenggang menuju tempat antrian ke Pulogadung. Sepi. Cuma ada 1 orang bapak dan 2 orang mbak-mbak. Beberapa menit kemudian, mulai berdatangan penumpang lainnya. Antrian mulai membesar.

Friday, November 25, 2011

Beasiswa-beasiswa yang Ditawarkan Uni Eropa

KOMPAS.com — Setiap tahun, sejumlah negara dan lembaga donor dari Uni Eropa menawarkan berbagai peluang studi melalui beasiswa. Anda tertarik memburunya? Biasanya, kesempatan mengajukan aplikasi dibuka mulai pertengahan tahun. Berikut informasi beasiswa-beasiswa yang ditawarkan Uni Eropa beserta link dan kontak yang bisa Anda hubungi untuk mendapatkan informasi lebih jauh.

AUSTRIA

Ada 18 beasiswa yang pernah ditawarkan pada tahun 2009, di antaranya untuk jenjang S-1, S-2, pascadoktoral, dan hibah penelitian.

121.936 Siswa SD Terima Bantuan Beasiswa Miskin

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 121.936 siswa Sekolah Dasar dari berbagai daerah di Sumatera Utara menerima bantuan beasiswa siswa miskin sebagai upaya pemerintah untuk menekan tingginya angka putus sekolah.

"Melalui bantuan beasiswa ini diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah.Bantuan itu juga diharapkan membantu siswa yang tidak mampu agar jangan sampai putus sekolah," kata Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Medan Selasa (15/11/2011).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah dewasa ini terus berupaya menurunkan angka putus sekolah yang disebabkan ketidak mampuan ekonomi orang tua siswa. Salah satunya adalah dengan memperbanyak pemberian beasiswa bukan, hanya pada tingkat SD namun juga hingga SMA.

Melalui kegiatan tersebut anak didik tetap bisa meraih cita-citanya meskipun ekonomi keluarga tidak mampu. Program beasiswa tersebut juga tentunya sesuai dengan visi dan misi Gubernur Sumut yakni rakyat tidak bodoh.

"Semoga dengan adanya bantuan beasiswa tersebut, dapat memberi semangat bagi peserta didik untuk terus melanjutkan pendidikan. Anak-anak adalah penerus generasi di masa akan datang yang harus mampu melanjutkan estapet pembangunan bangsa ini," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful Safri pada kesempatan yang sama mengatakan, penyaluran BSM tersebut nantinya dilakukan melalui kantor pos terdekat di lingkungan sekolah masing-masing.

Daerah penerima BSM SD paling tinggi adalah Kota Padang Sidimpuan sebesar Rp 6,4 miliar untuk 17.800 siswa, disusul Gunung Sitoli Rp 4,68 miliar untuk 13.000 siswa, dan Rantau Prapat Rp 4,67 miliar untuk 12.700 siswa.

"Setiap siswa penerima akan mendapatkan BSM SD sebesar Rp 360.000 atau Rp 30.000 per bulan. Dana tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan siswa agar bisa bersekolah. Diharapkan tidak ada lagi siswa SD yang putus sekolah karena ketiadaan biaya," katanya.

Ia mengatakan, setiap penerima yang melakukan pengambilan, terlebih dahulu diverifikasi atau dicocokkan sesuai dengan nama siswa yang sudah terdata. Selain itu, siswa harus didampingi orang tua atau wali dengan menunjukkan rapor asli sebagai persyaratan untuk mengambil dana bantuan tersebut.

90 Guru RSBI Mendapat Beasiswa S2

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pemprov Kalimantan Timur memberikan beasiswa kepada 90 guru yang mengajar dari tingkat SD, SMP sampai SMA berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) untuk melanjutkan pendidikan pada program magister (S2).

"Mulai 21 November ini para guru di RSBI Kaltim itu mengikuti kuliah perdana di Universitas Negeri Malang, sedangkan yang di Universitas Negeri Surabaya mulai kuliah pada Rabu, 23 November 2011," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) H Musyahrim di Samarinda, Senin (21/11/2011).

Musyahrim yang didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Beasiswa Guru RSBI, Ratnawati melanjutkan bahwa untuk guru RSBI yang kuliah hingga S2 di Surabaya sebanyak 50 orang, sedangkan yang kuliah hingga S2 di Malang sebanyak 40 orang.

Khusus guru yang kuliah di Surabaya adalah para guru yang mengajar pada Bidang Studi Bahasa Indonesia, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Sains/IPA. Sedangkan 40 orang yang kuliah di Universitas Negeri Malang adalah, para guru yang mengajar pada Bidang Studi Matematika, Ekonomi dan Geografi.

Semua guru RSBI yang kuliah di dua universitas itu sudah mendapat izin dari kepala sekolah tempat mereka mengajar, yakni berupa izin belajar sehingga keberangkatan mereka tidak ada masalah karena sudah guru yang menggantikan mengajar di sekolah masing-masing.

Rincian dari 90 yang mengikuti kuliah dengan biaya Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan setempat berupa Beasiswa bagi guru RSBI itu adalah, dari Samarinda sebanyak 22 orang, Bontang 16 orang, dan Balikpapan 15 orang.

Selanjutnya guru yang mengajar di RSBI di Kota Tarakan sebanyak 13 orang, Kabupaten Kutai Kartangara sebanyak enam orang, Paser lima orang, Nunukan empat orang, Kutai Timur empat orang, dan dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebanyak tiga orang.

Beasiswa "Fashion Business Management" ke London!

KOMPAS.com - Serius dengan dunia mode dan berniat menambah ilmu lebih tinggi soal manajemen bisnis fesyen di luar negeri? Karena dari ratusan beasiswa yang ditawarkannya, University of Westminster, London, Inggris, juga menyiapkan beasiswa master untuk bidang Fashion Business Management.

Menawarkan biaya kuliah penuh, akomodasi, tunjangan hidup, dan transportasi pesawat dari dan ke London, beasiswa ini masuk dalam kategori program internasional. Selain kriteria akademik yang baik, beasiswa ini juga menetapkan syarat potensi bakat dan minat.

Tertarik? Informasinya bisa dilihat di http://www.westminster.ac.uk. Batas waktu aplikasinya sampai 31 May 2012.

Rp 2,6 Miliar Dana Beasiswa untuk Masyarakat Miskin di Sumbar

PADANG, KOMPAS.com - Bank Nagari mengalokasikan dana corporate sosial responsibiliti (CSR) senilai Rp 2,6 miliar pada 2011 untuk beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Provinsi Sumatera Barat.

Beasiswa pendidikan itu, disalurkan melalui pemerintah kabupaten dan kota masing-masing sebesar Rp130 juta, kata Direktur Kepatuhan Bank Nagari, Syaiful Bahri di Padang, Senin (21/11/2011).

Hal ini disammpaikannya seusai penyerahan beasiswa bagi anak pegawai lingkungan Pemprov Sumbar yang berprestasi.

"Kita menyerahakan beasiswa dari CSR kepada 19 kabupaten/kota dan plus provinsi. Penetuan penerima diserahkan kepada daerah bersangkutan," jelasnya.

Secara keseluruhan dana CSR yang sediakan Bank Nagari pada 2011 mencapai Rp4 miliar, termasuk untuk bantuan kebencanaan, bidang keolahragaan, keagamaan dan sosial lainnya.

Besaran CSR, tambahnya, tergantung pada perolehan lama, saat laba besar akan dialokasi besar pula dan begitu sebaliknya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada kesempatan yang sama menyampaikan, langkah yang dilakukan Bank Nagari hendaknya diikuti bagi bank-bank lain yang ada di Sumbar.

Selain itu, perusahan yang beroperasi di Sumbar diimbau menyalurkan SCR untuk menunjang bidang pendidikan.

Gubernur tidak menafikan sebagian perusahaan telah mengeluarkan SCR seperti PT. Semen Padang dan tambah Bank Nagari.

"Pemberian CSR merupakan bentuk menjalankan amanat Undang-undang sehingga suatu kewajiban bagi setiap perusahaan mengeluarkannya," ujarnya.

Justru itu, pihaknya sangat mendukung terhadap perusahaan yang menyalurkan CSR ke bidang pendidikan. "Masih banyak masyarakat kita yang miskin dan butuh pembiayaan dalam melanjutkan pendidikan," katanya.

Penyaluran SCR melalui beasiswa pendidikan, tentu akan lebih tepat sasaran dan penyerahannya pun melalui rekening.

Penyerahan beasiswa pendidikan kerja sama Bank Nagari-Pemprov Sumbar sebesar Rp130 juta untuk 236 orang.

Rincian yang ditetapkan Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar, senilai Rp475 ribu untuk tingkat SD, sebesar Rp750 ribu untuk SMP dan senilai Rp800 ribu tingkat SLTA per orang.

Thursday, November 24, 2011

Lomba Surat Cinta buat @Poconggg


Kamu mau “Nge-Date” bareng @Poconggg a.k.a Arief Muhammad?
Simak cara ikut lomba ini, guys!

1. Buatlah “Surat Cinta” sekreatif mungkin biar @Poconggg mau ngajak kamu nge-date.
2. Posting “Surat Cinta” kamu beserta foto kamu bersama buku Pocong Juga Poconggg (PJP) COVER BARU (Cover Film). “Surat Cinta” dan foto tersebut bisa kamu posting di Notes Facebook, Blog, atau Tumblr.
3. “Surat Cinta” dan Foto dengan PJP Cover baru wajib di-posting (dengan shortlink) di Twitter peserta lomba dengan Mention @bukune @Poconggg, dan Hashtag #SuratCintaPoconggg.
4. Postingan cukup kirim sekali saja, yang mengirimkan lebih dari sekali akan otomatis gugur.
5. Lomba ini berlangsung selama 14 November—3 Desember 2011.
6. Pemenang yang akan dipilih buat Nge-Date bareng @Poconggg sebanyak 10 orang.
7. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 6 Desember 2011.
8. “Nge-Date bareng @Poconggg” akan diadakan pada 10 Desember 2011.

P.S.

- Panitia tidak menyediakan transportasi dan akomodasi untuk peserta dari luar kota.

- Buku PJP dengan COVER BARU (COVER FILM) bisa didapatkan di Toko Buku Gramedia mulai 14 November 2011.

Tuesday, November 15, 2011

Ronggeng Dukuh Paruk, Menelusuri Sudut Desa


Trilogi Novel Ronggeng Dukuh Paruk yang terdirri atas; Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala, karya Ahmad Thohari merupakan sedikit di antara buku yang membuat saya betah membacanya di e-book (file pdf). Bagaimana tidak, membaca pdf langsung di layar komputer membutuhkan kekuatan mata dan tidak bisa memilih posisi nyaman. Tak bisa seenak seperti kalau membaca buku cetak secara langsung, misalnya.

Saya menghabiskan trilogi buku ini berturut-turut. Maksudnya, tanoa diselingi hari untuk aktivitas lain. Begitu selesai buku pertama langsung berlanjut dengan buku berikutnya. Hingga ketiganya selesai.

Saya merasa terbawa suasana setting yang digambarkan oleh Kang Tohari, dengan begitu bagusnya. Diselingi dengan konflik politik yang terjadi pada masa itu. Ya, masa-masa "perjuangan" gerakan merah yang begitu masif memengaruhi masyarakat bawah, petani khususnya.

Sebelumnya, saya sendiri bahkan tidak mengerti seperti apa itu kesenian ronggeng. Di daerah Jawa saya, tidak dikenal kesenian ronggeng. Namun, lewat novel tersebut Kang Tohari seakan menunjukkan kepada saya begini lo, seperti ini lo kesenian ronggeng itu, dan posisinya di tengah masyarakat jawa (sana).

Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk menjadi salah satu novel legendaris dalam jagat sastra Indonesia. Saya kira, setiap penikmat sastra kudu membaca novel ini.

Monday, November 14, 2011

Ayahku (Bukan) Pembohong, Teman di Kertajaya

Entah sudah berapa lama, aku tak lagi membaca novel sebagaimana dulu kebiasaanku. Pekerjaan dan aktivitas yang semakin padat, ditambah jadwal kuliah dan tugas-tugas sejenak mengalihkan bacaanku.

Idul Adha kemarin aku pulang kampung. Ziarah dan berdoa di makam ayahku. Tiba-tiba aku merindukannya. Ingin sekali bersua dengannya. Memeluknya erat. Memeluknya dengan tangisan terima kasih.

Lalu tak sengaja kutemukan buku itu di rak buku ruang tamu di rumahku. “kapan terakhir kita memeluk ayah kita?” kata itu tertulis di bagian belakang buku tersebut. Kalimat itu seakan menohokku. Ah, ada apa dengan buku ini. Aku penasaran.

“Pastilah karya Tere Liye selalu bagus,” gumamku dalam hati.

Ketika berangkat kembali ke Jakarta aku comot buku itu dan kumasukkan ke dalam tas. Adikku memergoki.
“Kok dibawa?” teriaknya.
“Kayaknya bagus,” jawabku cuek dan tetap memasukkan ke dalam tas.

Dalam perjalanan malam Surabaya-Jakarta malam itu. Sengaja aku memilih naik kereta ‘peninggalan’ masa laluku. Sekadar menghilangkan penasaran setelah ada beberapa perbaikan pelayanan–termasuk tak menjual tiket tanpa tempat duduk.

Meskipun tak lagi menjual tiket tanpa tempat duduk, yang namanya Kertajaya ya tetap Kertajaya. Dari dulu, entah sampai kapan.

Aku mendapatkan duduk di pinggir jendela. Kupikir ini akan sedikir nyaman. Aku bisa bersandar tidur dan melihat pemandangan di luar kereta.

Tak dinyana, aku duduk bersama serombongan ibu-ibu, ada nenek tua, ada anak kecil pula. Rombongan keluarga yang hendak ke Lampung untuk menjenguk keluarga di sna, begitu kata mereka. Tempat duduk terasa semakin menyempit. Aku terdesak semakin ke dinding kereta.

Sejenak mencoba memejamkan untuk menghilangkan rasa kesal. Menyandarkan kepala di dinding kereta. Tetap saja, susah sekali mataku terpejam. Merutuki diri, kenapa coba-coba naik Kertajaya lagi. Bukankah aku bisa tiba di Jakarta lebih pagi. Terdengar sisi batin yang lain membantah.

Ahhh…
(Di sinilah kenapa foto buku itu kupasang)
Aku teringat dengan buku bang Darwis Tere Liye Satu yang kucomot dari rak buku di rumah. Sejatinya itu adalah buku milik Adikku Arini Falahiyah. Mungkin ia telah mengkhatamnya dan meninggalkannya di rumah.

Aku membuka lembar buku. Langsung terkesima dengan kalimat-kalimat sederhana khas Tere Liye. Dan, mulailah sejak itu aku mempunyai duniaku sendiri. Bertualang sendiri bersama Dam ke Akademi Gajah, Lembah Bukhara, dan Suku Penguasa Angin.

Tengah malam. Tak terasa aku telah menyudahinya. Aku tarik napas panjang. Puas. Ada senyum, tawa, tangis, dan kadang air mata (untuk urusan yang satu ini tere liye emang jagonya).

Hujan mengguyur di luar jendela. Bahkan sempat masuk ke depan tempat dudukku pun seakan menjadi tak ada. Aku beranjak, pamit dari orang sebelah menuju kamar kecil.

Wudhu di kamar kecil. Mencari tempat duduk yang longgar di lantai kereta dengan alas koran. Shalat Maghrib dan Isya’ sambil duduk. Sesaat, mataku terpejam di tengah teriakan pedangan asongan.

“Kopi… Kopi…”
“Pop Mie… Pop Mie…”

Jakarta, 10 November 2011

Kontes Blogging Semi SEO Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Dalam rangka memperingati hari internasional penyandang disabilitas (dahulu disebut penyandang cacat) 3 Desember 2011, Kartunet.com menyelenggarakan kontes blogging semi SEO yang mengangkat tema “Disabilitas dan Pandangan Masyarakat”. Diharapkan dari kompetisi ini masyarakat umum, khususnya para blogger, dapat lebih mengenal dunia disabilitas dan dapat ikut berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat tanpa diskriminasi (inklusif).

1. Persyaratan Peserta
Siapapun dari semua kalangan yang berdomisili di Indonesia.
Memiliki blog pribadi baik gratisan atau self-hosted.
Blog yang diikutsertakan tidak dibatasi pagerank, lama aktif, atau jumlah postingan sebelumnya.
Peserta tidak dipungut biaya registrasi.
Tak ada batasan calon peserta dari kalangan disabilitas atau nondisabilitas untuk mengikuti kontes blogging ini.

2. Ketentuan Tulisan
Tulisan dapat dibuat dalam bentuk esei atau narasi.
Panjang tulisan minimal 750 kata dalam bahasa Indonesia. Gaya bahasa bebas-santai-informal, tidak harus yang baku-formal.
Tulisan tidak menyinggung SARA.
Menggunakan kata “disabilitas” sebagai kata ganti “cacat” atau “difabel”.
Keyword atau kata kunci “Disabilitas dan Pandangan Masyarakat”.
Tulisan wajib menyertakan minimal 3 (tiga) backlinks ke url/situs http://www.kartunet.com

Isi tulisan yang diikutsertakan minimal dapat menjelaskan:
Bagaimana pandangan masyarakat kepada para penyandang disabilitas?
Apa harapan dan opini mengenai peranan situs Kartunet.com sebagai media sosialisasi isu-isu disabilitas untuk membentuk masyarakat inklusif?

3. Teknis Registrasi
Menulis dan memposting artikel kontes blogging dalam blog anda yang sesuai dengan ketentuan tulisan.
Pendaftaran artikel blog dimulai tanggal 7 November 2011 sampai 28 November 2011 dengan mengirimkan tautan (link) artikel blog (bukan hanya url homepage blog) dan biodata peserta ke alamat email lomba@kartunet.com
Biodata peserta minimal berisi nama lengkap, alamat email, dan no telpon/ponsel yang dapat dihubungi.
Tiap peserta diperbolehkan mengikutsertakan lebih dari satu blog miliknya.
Aktifkan fitur komentar pada blog/artikel anda. Promosikan seluas-luasnya artikel anda melalui facebook, twitter, atau media lainnya.
Peserta wajib memasang banner Kontes Blogging Kartunet 2011 pada sidebar, header, atau footer blog yang didaftarkan selama masa kontes blogging.
Silakan copy kode HTML di bawah ini kemudian paste di sidebar, header, atau footer blog anda (hubungi contact person di akhir pengumuman ini jika mengalami kesulitan)
Kontes Blogging Kartunet 2011

4. Penilaian Kontes Blogging
Kompetisi menggunakan sistem kontes blogging semi SEO yang memadukan antara kualitas tulisan dengan tingkat popularitas di search engine.
Tautan artikel yang diambil untuk dinilai tim juri adalah artikel yang sesuai dengan ketentuan tulisan dan muncul pada urutan 30 (tiga puluh) teratas berdasarkan halaman hasil pencarian di google.co.id dengan kata kunci “Disabilitas dan Pandangan Masyarakat” pada tanggal 28 November 2011 pukul 18.00 WIB.
Isi artikel harus dapat menjelaskan dengan mudah dan santun tentang jawaban yang diharapkan dari Pertanyaan Umum di atas.
Originalitas tulisan.
Keterkaitan dengan tema.
Kualitas dan kuantitas komentar pembaca pada artikel yang dilombakan akan menjadi nilai tambah.
Ada waktu 5 hari untuk mengecek atau menyanggah apakah tulisan copy paste, setelah pengumuman pemenangnya. Jika diketahui dari hasil cross cek artikel pemenang adalah hasil copy paste maka pemenang akan diganti.
Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.

5. Hadiah Kontes Blogging
Tiga orang pemenang utama akan mendapatkan hadiah:
Juara pertama mendapatkan satu unit laptop + sertifikat.
Juara kedua mendapatkan satu unit handphone + sertifikat.
Juara ketiga mendapatkan satu paket modem 3g portable + sertifikat.

Sedangkan untuk 3 (tiga) artikel terfavorit yang ditunjukkan oleh jumlah like di fanpage Kontes Blogging Semi SEO Kartunet 2011 dan vote via twitter akan mendapatkan voucher pulsa Rp 200.000,00. Bagi 2 (dua) orang pemberi komentar terinspiratif pada artikel di fanpage tersebut akan mendapatkan pula voucher pulsa Rp 150.000,00

6. Dewan Juri Lomba
@donnybu
@ajengkol
@dimas1988

7. Pendukung Kompetisi
Kartunet Community
ICT Watch
ASEAN Blogger Community
TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL

8. Informasi Kompetisi
Info lengkap dapat mengunjungi http://www.kartunet.com/lomba/kontes-blogging-2011 dan contact person sebagai berikut:
Aris (@aris1985) 085691178995
Wijaya (@wijaya2009) 0818193157
Riqo (@riqo_zhi) 085795259525

Facebook : Kontes Blogging Semi SEO Kartunet 2011
Twitter : @kartunet
Email : lomba@kartunet.com

Tuesday, November 1, 2011

Beasiswa S-3 Studi Eropa di Australia

KOMPAS.com — Pusat Studi Eropa di The Australian National University (ANU) membuka kesempatan beasiswa untuk jenjang S-3. Pembiayaan akan diberikan selama tiga tahun penuh, dengan jumlah 23.728 dollar Australia per tahun.

Area penelitian yang bisa dilakukan oleh penerima beasiswa, di antaranya:
- European Integration and Comparative Regionalism
- History, Culture and Society
- Climate Change and Energy
- Defence, Diplomacy and Security
- Migration and Multiculturalism
- Institutions, Governance and Citizenship

Persyaratan yang harus disiapkan di antaranya formulir aplikasi, proposal riset, dan CV yang harus dikirimkan melalui e-mail: europe@anu.edu.au.

Apa saja persyaratan lebih spesifik? Silakan akses di situs web ces.anu.edu.au Informasi lebih jauh bisa menghubungi Prof. Jacqueline Lo, ANUCES Director melalui e-mail: Jacqueline.Lo@anu.edu.au

Pengajuan aplikasi paling lambat 14 November 2011.

7 Mahasiswa Indonesia Menimba Ilmu di Rusia

LONDON, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh mahasiswa baru asal Indonesia, penerima beasiswa pemerintah Rusia tahun ajaran 2011/2012, tiba di Rusia untuk menimba ilmu di negara tersebut. Mereka disambut di KBRI Moskow oleh Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia.

Sekretaris Dua Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana, dalam keterangannya seperti dikutip Antara London, menyebutkan, ketujuh mahasiswa tersebut akan belajar di tiga perguruan tinggi di tiga kota Rusia, yaitu Peoples Friendship University of Russia (RUDN, Moskow, Ulyanov State University, Ulyanovsk, dan Kuban Technological University, Krasnodar.

Para mahasiswa ini memilih jurusan, diantaranya Foreign Area Studies, Political Sciences, Mathematics and Computer dan Oil and Gas Engineering baik progam bachelor (S-1) maupun master (S-2). Ketujuh mahasiswa ini merupakan gelombang kedua. Sebelumnya, September lalu, empat orang mahasiswa baru juga telah tiba di Rusia. Sementara, pada 25 Oktober mendatang, akan menyusul 11 orang mahasiswa lainnya.

Menurut Andi Mardianza, mahasiswa program master Fakultas Geologi dan Geofisika, Gubkin Moscow State University of Oil and Gas, yang menjadi pengurus Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA), belajar di Rusia penuh dengan tantangan. Selain harus menguasai bahasa Rusia, mahasiswa dihadapkan pada budaya dan iklim yang sangat berbeda dengan Indonesia. Diperlukan kesiapan mental dan fisik, terutama saat musim dingin tiba yang bisa mencapai minus 20 derajat Celsius bahkan lebih.

"Mental, fisik dan juga finansial harus siap. Teman-teman yang belajar di Rusia bagian tengah, seperti Yekaterinburg mungkin merasakan dinginnya Siberia yang mencapai minus 40 derajat Celsius saat musim dingin tiba," ujar Andi Mardianza yang tiba di Rusia pada September 2010.

"Selain belajar, kita juga di luar negeri sebagai duta bangsa yang harus menjaga nama baik bangsa Indonesia," tambahnya.

Di era tahun 1950-1960-an ribuan mahasiswa Indonesia mengejar cita-cita di negeri Beruang Putih. Tradisi belajar di Rusia terus berlanjut seiring dengan pasang surutnya hubungan kedua negara. Pada tahun ajaran 2011/2012 pemerintah Rusia memberikan 45 beasiswa kepada Indonesia. Jumlah ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya 35 beasiswa.

Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia sekitar 100 orang yang belajar di berbagai perguruan tinggi di berbagai kota di Rusia, mulai dari bagian barat hingga timur jauh, seperti Moskow, St. Petersburg, Tula, Rostov on Don, Voronezh, Volgograd, Yekaterinburg, Tomsk, Ufa, dan Vladivostok.

Jurusan yang ditekuni juga beraneka ragam. Mulai dari Bahasa dan Sastra Rusia, Ekonomi, Hukum, Kedokteran, Teknik, Jurnalistik, Minyak dan Gas, Navigasi Kelautan dan ilmu-ilmu eksakta lainnya. Selain melalui jalur beasiswa pemerintah Rusia, terdapat pula mahasiswa yang belajar atas biaya sendiri.

Adapun, jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia belum terlalu banyak jika dibandingkan dengan jumlah warga negara Indonesia secara keseluruhan dan juga negara sesama ASEAN lainnya. Jumlah mahasiswa Malaysia di Rusia sekitar 3000 orang dan mahasiswa Vietnam sekitar 4500 orang.

5 Perempuan Peneliti Raih Beasiswa "Women in Science 2011"

JAKARTA,KOMPAS.com — Lima perempuan peneliti Indonesia mendapatkan penghargaan L’Oreal Indonesia National Fellowship for Women in Science (FWIS) 2011 untuk kategori life sciences dan material sciences. Pemenang penghargaan tersebut diumumkan pada malam penganugerahan perempuan peneliti 2011 di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (19/10/2011) malam.

Pada kategori life sciences, perempuan peneliti yang mendapatkan penghargaan adalah Caecalia Hapsari Ceriapuri Sukowati (31), peneliti Lembaga Eijkman Jakarta dan Fondazione Italiana Fegato, Trieste, dengan karya penelitian “Sel Progenitor dan Keragaman Sel Kanker Dalam Hepatokarsinogenesis”.

Kedua adalah Upik Andriani Miskad (37) dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, dengan judul penelitian “Deteksi Gen dan Protein PRL-3 (Protein Regenerating Liver) pada Karnisoma Kolorektal sebagai Marker Metastasis dan Faktor Prognosis”.

Dan, peraih penghargaan ketiga pada kategori life science adalah Yosmina Helena Tapilatu, peneliti dari UPT BKBL Ambon-P2 Oseanografi LIPI, dengan karya penelitian “Berburu Bakteri Penghasil Eksopolisakarida di Perairan Laut dalam Maluku”.

Sementara dua perempuan peneliti peraih penghargaan pada kategori material sciences adalah Is Fatimah, seorang dosen dan peneliti dari Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia, DI Yogyakarta, dengan karya penelitian “Komposit TiO2 Montmorillonit-Pigment Kulit Manggis untuk Aplikasi Sel Surya”, dan Bidhari Pidhatika, dosen peneliti dari Kementerian Perindustrian, dengan karya penelitian “Permukaan Antimikroba”.

Penghargaan ini mulai diberikan kepada para perempuan peneliti sejak 1998 dan diperbarui pada 2004 oleh L’Oreal dan UNESCO di tingkat internasional. Sejak dibentuk, program ini telah memberikan penghargaan kepada lebih dari 1.000 ilmuwan perempuan berbakat dari 93 negara di seluruh dunia.

“Kami menyambut para perempuan peneliti untuk bergabung dalam komunitas FWIS yang akan turut berkontribusi bagi kemajuan sains di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT L’Oreal Indonesia Jean Christophe Letellier.

Sementara itu, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rachman mengungkapkan, perlunya dorongan kepada para perempuan peneliti di Indonesia untuk mengeksplorasi potensi sumber daya alam yang ditekankan pada penelitian di bidang life sciences dan material sciences.

“Saat ini penelitian pada dua bidang tersebut semakin memperlihatkan peningkatan karena mendapat dukungan dari pemerintah dan swasta,” ujar Arief.

Masing-masing peraih penghargaan dalam dua kategori tersebut diberikan bantuan dana untuk penelitian sebesar Rp 70 juta. Hingga 2011, FWIS telah menganugerahkan 25 perempuan peneliti yang terdiri dari 19 peneliti di bidang life sciences dan enam peneliti di bidang material sciences

Beasiswa "Double Degree" dari Erasmus Mundus

KOMPAS.com - EM Food of Life adalah bagian dari program Erasmus Mundus yang diprakarsai oleh Uni Eropa untuk meningkatkan dan mempromosikan pendidikan tinggi Eropa di seluruh dunia. Program Master selama dua tahun akan meningkatkan keahlian mahasiswa, yang ditawarkan empat universitas Eropa, yaitu:

* University of Copenhagen, UC
* Swedish University of Agricultural Science, SLU
* Universitat Autonoma de Barcelona, UAB
* University of Helsinki, UH

Integrasi "Animal Science" dan "Food Science and Technology"

EM Food Life adalah program Master lintas disiplin dalam ilmu makanan hewan. Dalam cara yang unik, tentu saja menggabungkan ilmu hewan dan ilmu pangan dan teknologi yang berfokus pada sosial serta budaya, dan aspek ilmiah dari rantai produksi pangan.

"Double Degree" dari Dua Universitas

Mahasiswa program master EM Food of Life akan belajar di dua negara mitra konsorsium. Jika Anda mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus, maka Anda harus memilih dua negara yang berbeda dari negara dimana Anda terakhir mendapatkan gelar.

Anda juga memiliki kesempatan untuk masa studi pendek di Kanada, Inggris, Selandia Baru, atau Italia.

Program ini diajarkan dalam bahasa Inggris dan mengarah ke penghargaan dari Double Degree (120 ECTS) dalam ilmu hewan dan / atau disiplin ilmu pangan, tergantung pada pilihan lembaga.

Lulusan program ini akan mendapatkan dua gelar MSc yang diakui.

Pembiayaan oleh Uni Eropa

Setiap tahunnya tersedia 17-20 beasiswa untuk mahasiswa Non-Uni Eropa sebesar 24.000 Euro/tahun). Sementara, mahasiswa Uni Eropa akan mendapatkan 10.000 Euro/tahun

Kesempatan ini terbuka bagi kandidat mahasiswa yang berasal dari negara non-Uni Eropa dan negara Uni Eropa.

Bagi yang berminat, batas pengajuan aplikasi pada 1 Desember 2011.

Apa saja kriteria dan persyaratan bagi kandidat yang mengajukan aplikasi? Informasi selengkapnya, silakan kunjungi situs web www.emfoodoflife.eu

Beasiswa PhD Dikti-Neso Jalur Khusus di Belanda

KOMPAS.com - Bagi para dosen tetap baik dari perguruan tinggi swasta (PTS) dan perguruan tinggi negeri (PTN), bisa mencoba peluang beasiswa yang diselenggarakan Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI untuk mengikuti program doktor di Belanda. Beasiswa diberikan kepada calon yang berstatus mahasiswa baru selama maksimum 36 bulan atau 3 tahun. Sementara, untuk tahun keempat akan dibiayai oleh universitas di Belanda.

Persyaratan

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar BLN Jalur Khusus:
* Dosen tetap dari PTN atau PTS;
* Telah mendapatkan unconditional Letter of Acceptance yang masih berlaku dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju (diutamakan yang berasal dari perguruan tinggi dengan reputasi baik berdasarkan ranking THES dan Webos);
* Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara;
* Penguasaan bahasa Inggris yang memadai (IBT TOEFL minimal 80, atau IELTS minimal 6.0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
* Telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang- kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
* Umur calon tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar;
* Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, di tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama.

Prosedur Pendaftaran

1. Pelamar mendaftar secara online di www.beasiswa.diki.go.id, setelah itu pelamar akan mendapatkan nomor registrasi;
2. Pelamar mengunduh Formulir A Khusus (beasiswa Dikti-Neso) dari website, kemudian mengisinya;
3. Pelamar mengirim berkas-berkas ke Dikti berupa: * Formulir A Khusus (beasiswa Dikti-Neso) yang sudah diisi;
* Surat izin/persetujuan dari Rektor/Pimpinan universitas tempat pelamar bekerja;
* Surat rekomendasi dari professor lokal (Indonesia);
* Surat persetujuan dari Kopertis, hanya bagi mereka yang bekerja di PTS;
* Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 dan S2 yang telah dilegalisir
* Surat keterangan/bukti bahwa pelamar adalah dosen tetap;

Berkas dokumen tersebut dikirimkan ke Dikti, dengan alamat:
Direktorat Pendidik & Tenaga Kependidikan
Ditjen Pendidikan Tinggi, Jl. Pintu 1 Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta 10002.

Di saat yang bersamaan, kandidat yang mengajukan aplikasi juga harus berkomunikasi dengan professor calon pembimbing dan pihak universitas di Belanda agar mereka menyiapkan dokumen-dokumen yang juga menjadi berkas yang disyaratkan.

Dokumen-dokumen yang harus disiapkan oleh universitas di Belanda dan dikirimkan ke Neso Indonesia:
* Surat rekomendasi dari Profesor Belanda;
* Unconditional acceptance letter dari universitas Belanda;
* Surat jaminan keuangan yang dikeluarkan secara resmi oleh pihak manajemen universitas Belanda atas biaya yang harus dikeluarkan di tahun keempat program doktor yang akan dijalani kandidat;
* Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS minimal 6.0 atau IBT TOEFL minimal 80);
* Proposal penelitian, termasuk rencana penelitian (maksimum 5 halaman);
* Curriculum Vitae.

Batas waktu terakhir pengiriman berkas lengkap pada 1 Desember 2011. Bagi calon yang diterima akan diumumkan pada Maret 2012. Persiapan keberangkatan dilakukan Mei-Juli 2012, sementara pembekalan studi di luar negeri pada bulan Juni-Juli 2012. Para mahasiswa akan diberangkatkan pada Juli-Agustus 2012.
There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com