Tuesday, December 30, 2008

Kakek Saya, Sebulan 3 kali Khatam Al-Quran

Hari pertama pulang, setelah melepas kengen dengan keluarga di rumah dan berbagi cerita, keluarga yang pertama saya kunjungi adalah keluarga kakek saya. Di sana, kakek saya yang dari ibu tinggal bersama paman-paman dan bibi saya yang keluarga besar (anak-anak kakek). Mereka keluarga petani.

Kakek saya bisa dibilang adalah manager pertanian di keluarga itu. Dengan tanah persawahan yang berhektar-hektar, termasuk rerimbunan pohon bambu, dia sebenarnya sudah tidak sanggup lagi mengurusnya. Urusan penggarapan diserahkan pada anak-anaknya. Malah lebih sering menyewa para buruh untuk menanam padi, membajak, atau saat memanen. Pekerjaan yang biasa dilakukan sendiri hanyalah menyiangi rumput, membersihkan hama, mengairi ladang dan sebagainya bentuk perawatan. Itu pun dilakukan oleh anak-anaknya. Dia hanya memberi instruksi dan petunjuk.

Kakek saya sudah tua. Umurnya sekitar 70 tahun. Namun, tubuhnya masih sangat kuat berjalan kaki berkilo-kilo. Maklum, kehidupan sejak kecilnya adalah sebagai petani. Dan zamannya dulu, tidak ada kendaraan selain sepeda onthel. Itu pun digunakan jika perjalanan agak jauh. Penglihatannya pun masih sangat tajam. Saat saya datang, dari jarak sekitar 20 meter, beliau sudah bisa menebak sayalah yang datang. Jadi, meskipun sebenarnya sudah berumur, tubuhnya masih sangat kokoh.
”Kok tambah guede awakmu?” begitulah sapanya tiap kali aku pulang menemuinya. Padahal, berat tubuh saya hampir selalu sama tiap kali pulang.

Kakek saya ini sangat suka berbicara. Tepatnya suka bercerita. Tentang banyak hal. Tentang masa lalunya. Kehidupannya di desa ini dulu. Kondisi desa saya ini. Juga tentang keluarga dan kerabat jauh beliau—berarti kerabatku juga ;)—yang tidak banyak kuketahui dan jarang diceritakan oleh bapak-ibu saya. Aku dapat tahu banyak itu dari kakek saya. Apalagi jika ditanggapi, pasti ceritanya akan panjang sekali. Pembahasan akan selalu melebar. Bahkan, nyangkut gosip-gosip yang beredar di desa saya, tentang orang-orang desa. Sebab itulah, Bapak sering berpesan agar tidak terlalu menanggapi kakek, biar ceritanya gak ngelantur. Namun, bagiku berbincang dengan kakek ini selalu menjanjikan pelajaran-pelajaran sederhana yang selalu berhikmah bagiku.

Watak kakek sangat keras. Berbeda sangat jauh dengan nenek saya (istrinya) yang seingatku tidak pernah sekalipun marah padaku, termasuk juga pada saudara-saudaraku. Watak keras dan tak mau kompromi dengan kebenaran yang diyakininya itu masih berlanjut sampai setua sekarang. Saya kecil dan teman-teman sebaya dulu sering dicambuk dengan ikat pinggang kulitnya kalau ramai waktu shalat jamaah, terlambat ngaji, atau karena tidur setelah Subuh di musholla.

Oya, di samping depan rumah kakek, ada sebuah musholla. Di sanalah beliau beserta keluarga, dan tetangga sekitar biasa melaksanakan shalat 5 waktu. Tempat anak-anak belajar mengaji. Diajari salah seorang anak kakek, paman saya. Keluarga mereka selalu rutin shalat berjamaah. Saat tiba waktu azan, mereka akan segera pulang dari sawah dan melaksanakan shalat di musholla tersebut.

Yang sangat menarik dan berkesan bagi saya adalah kebiasaan kakek. Beliau mengkhatamkan Al-Qur’an setiap 10 hari. Artinya, setiap bulan dia berhasil khatam 3 kali. Setiap hari beliau membaca 3 juz, yang dibacanya 1 juz setelah Subuh, setelah Dzuhur, dan setelah Isya’. Setelah Ashar, tidak membaca Al-Qur’an karena beliau harus membawa sapi-sapi ke dalam kandangnya, setelah dibiarkan di alam bebas. Sedangkan setelah Maghrib, tidak baca karena waktunya terbatas dan juga waktu makan malam.

Kalau sedang bepergian, kakek saya akan mengganti bacaannya dengan membaca 2 juz di hari yang lain tiap kali duduk sehingga ’utangnya’ terlunasi. Begitulah kebiasaan hebat kakek saya. Saya yang belajar agama lebih tinggi (secara akademik) jadi merasa iri dengan beliau. Kalau bulan Ramadhan, beliau biasanya meningkatkan bacaannya dengan membaca 2 juz Al-Quran tiap kali duduk. Jadi, beliau khatam Al-Quran setiap 5 hari. Hebat sekali dengan umur setua itu.

Semangat kakek saya memang sangat tinggi dalam hal membaca Al-Quran. Saya lihat tidak ada satu pun di antara anaknya yang bisa sekuat dan sekonsisten itu dalam membaca Al-Quran. Itulah bekalnya kelak, jawabnya ketika ditanya tentang semangatnya yang sungguh besar itu. [KHO]
Drajat, 24 Desember 2008

Ikan Manyung; Perpaduan Rasa Daging Ayam, Sapi, dan Kambing

Di sebelah timur pintu parkir masuk ke Makan Sunan Drajat (desa saya), terdapat sebuah warung. Warung itu menjual aneka masakan khas desa. Mulai dari ikan rajungan, ikan asin, aneka gimbal (jagung, udang, dll), tongkol, dan lain sebagainya. Sayurnya pun bermacam-macam. Yang menjadi menu andalan di warung itu adalah kepala ikan manyung (ada yang menyebutnya ikan tonang).

Bersama dua orang karib saya (Awuit & Sist), aku berangkat ke sana. Satu motor bertiga. Orang mengistilahkan mbandrek bagi orang yang baik motor bertiga. mBandrek seperti itu, sering diolok-olok dengan ndeso. Ah, saya tidak peduli. Persetan dengan omongan orang, yang penting motornya kuat saja. Jaraknya juga cukup dekat. Keadaan memang sedang memaksa seperti itu. Motor Cuma ada satu (milik Awuit). Aku tak bawa motor yang sedang dibawa bapak. Sedangkan motor Sist, ditinggal di Jogja. Dia pulang naik bis.

Sampai di warung yang dituju, Awuit langsung pesan seporsi kepala ikan manyung. Itu adalah pertama kalinya aku dengar nama ikan ini. Aku lihat pelayan meletakkan sepotong besar ikan yang memenuhi satu piring. Ikannya pasti gede banget, pikirku. Bagaimana tidak, separuh bagian kepalanya saja sudah memenuhi sepiring. Aku pun tak yakin akan bisa menghabiskannya sendirian. Akhirnya, aku pesan sepiring nasi saja dengan 2 potong gimbal jagung. Lauknya (ikan manyung) ikut gabung Awuit saja. Dia juga pasti takkan sanggup menghabiskannya sendirian. Sedangkan Sist yang tak suka dengan bau amis ikan, lebih memilih sayur dan ikan asin.

Saya mencicipi kuahnya dengan sendok. Gurih dan lezat. Lalu mulai mencuil potongan dagingnya. Lembut dan enak terasa di lidah. Dalam hati saya berpikir, kenapa sedari dulu baru sekarang saya mengetahui ada ikan selezat ini di daerah saya. Saya makin bersemangat memakan ikan tersebut dengan selingan sendokan nasi. Bahkan, nasi saya sudah ludes, separuh kepala ikan manyung itu masih tergeletak menggoda. Menyelipkan daging-daging di rongga-rongganya.

Saya bisa katakan; rasa daging ikan itu adalah perpaduan daging ayam, kambing, dan sapi. Kulit bagian luarnya—yang sebelumnya dipanggang—juga terasa seperti sedang memakan teklek (kaki) sapi. Ada serat-serat pada daging dalamnya. Tidak jauh beda dengan daging sapi. Rasanya gurih dan mendekati tiga jenis daging yang sering jadi makanan favorit banyak orang.

Berdasarkan penuturan Awuit, ikan itu memang terkenal sangat lezat. Hanya saja, jarang orang yang membeli atau mengolahnya secara personal. Baunya terlalu amis jika masih mentah. Selain itu, kulitnya juga licin, sehingga agak susah mengolahnya. Sebelum direbus dengan kuah dan bumbu-bumbu, ikan itu harus dipanggang terlebih dahulu, diberi jeruk nipis, dan sebagainya (Awuit kurang tahu detailnya). Itu katanya untuk menghilangkan bau amis. Saya sendiri tidak dapat membayangkan betapa amisnya kala ikan itu masih mentah. Lha setelah makan saja, bau itu masih menyisa di mulut dan tangan.

Awuit (ibunya punya warung pecel yang lezat) juga bercerita bahwa ibunya pernah mencoba berjualan menu kepala ikan manyung ini. Namun, hanya sanggup bertahan selama 10 hari, karena tidak tahan dengan bau amisnya. Katanya, sang ibu selalu merasa tubuhnya ikut bau amis terus-terusan. Padahal, secara penjualan, menu itu larisnya bukan main. Selama berjualan itu, selalu habis tak tersisa. Malah kerapkali orang menanyakan padahal sudah tidak tersisa.

Mesih menurut Awuit, ikan itu biasanya dijual di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) sepaket dengan dagingnya. Harga mentahnya mencapai Rp. 3000/kg. Para pembeli itu kemudian memotong kepalanya, menyisakan dagingnya yang kemudian dijual kembali dengan harga yang sangat jauh lebih murah; Rp. 700/kg. Daging itu diolah di pabrik. Entah dijadikan apa.

Foto Pre Wedding; Perlukah?

Pada malam pertama di rumah, datang seorang kawan sedesa. Ia membawa seruas bambu yang diplitur warna coklat. Di bagian luarnya terdapat kertas bertuliskan: kepada yth. Kholid di tempat. Di sebelah tulisan itu, terdapat tempelan kertas putih dengan tulisan: Menikah **** & *** (nama pengantin) 24 Desember 2008. Di salah satu ujung ruas bambu dipotong, sehingga tampak bolong. Di bagian itu, diikatkan sebuah tali yang menjulur ke dalam bambu. Saya menerima bambu itu. Itu adalah sebuah undangan pernikahan.

Setelah mengucapkan terima kasih dan berbasa-basi tentang kabar yang membawa surat undangan, saya membawa masuk rumah potongan bambu itu. Tali yang menjulur masuk ke dalam bambu saya tarik, di dalamnya terdapat kertas undangan warna coklat (nuansa zaman dahulu). Sepadan dengan bambu dan konsep undangannya. Ketika saya bolak-balik undangan itu, saya terkejut. Di dalam undangan terdapat foto-foto kedua calon mempelai. Istilah orang kotanya; Pre Wedding. Hal yang masih sangat tabu di kalangan desa. Dengan berlatarkan pedesaan dan berpakaian ala orang desa, keduanya tampak akrab dan bergembira.

Foto pertama; Calon pengantin pria membawa cangkul. Ia berjalan di belakang calon mempelai perempuan. Foto kedua; calon pengantin pria menaiki sepeda onthel, sedangkan calon perempuan membonceng di belakang. Foto ketiga; calon perempuan sedang membawa bungkusan (mungkin dianggap sebagai kiriman makanan), calon lelaki mengikuti di belakangnya. Sedang foto terakhir, terlihat keduanya duduk bersandingan akrab.

Sebenarnya, secara sosial saya bisa memahami ’kebiasaan’ yang mulai menjalar ke daerah sini, meskipun secara pribadi saya tidak menyetujui. Bapak yang melihatnya langsung berkomentar. Tidak boleh. Mereka kan belum akad. Belum halal. Aturan Islam harus tetap ditegakkan.

Ah, memikirkan hal seperti itu di zaman sekarang ini, sungguh sulit. Di balik yang ditampakkan itu, para pasangan muda itu biasanya melakukan hal yang lebih jauh. Hanya saja, itu kan menyangkut malu dan tidak malu menampakkan hal yang ’dilarang’ di tengah masyarakat.

Kenapa saya memberikan tanda petik pada kata dilarang di paragraf sebelumnya? Karena hal itu sebenarnya adalah sebuah larangan dalam agama, namun sudah dianggap biasa, bahkan suatu keharusan bagi sebagian anggota masyarakat. Jadi, bukan berarti saya juga ikut-ikutan menggeruskan larangan itu lewat kelakuan saya menyematkan tanpa petik.

Undangan itu juga beredar di kalangan guru sekolah dan pengasuh pondok almamater mereka. Kebetulan, yang perempuan adalah guru BK di madrasah. Sedangkan yang laki-laki adalah alumni sekolah tersebut. Saya dengar para guru ramai membahas foto pre-wedding tersebut. Hal yang sangat tabu di kalangan guru-guru, apalagi yang senior. Saya sudah memperkirakannya.

Besoknya, ada lagi undangan dari tetangga saya. Calon lelaki dan perempuan, kelasnya setingkat di bawah saya. Kulihat lagi-lagi ada foto calon pengantin berdua. Lebih berhak menimbulkan ’keramaian’ daripada undangan sebelumnya. Karena foto keduanya jelas sangat dekat. Mungkin bersentuhan. Sedang pada undangan pertama yang tidak bersentuhan saja sudah menimbulkan ’keramaian’. [KHO]

Mengagumkan; 7 Hari Penuh Kerja

Sahabat karib saya, menikah Agustus lalu. Istrinya teman kuliahnya dulu dan menetap di Jogja karena memperoleh beasiswa S2 di UIN Jogja. Sementara teman saya itu sendiri menetap di Lamongan. Pekerjaannya di kota kelahirannya itu sendiri. Di sekolahan. Senin sampai Jumat, sebagai kepala TU di sebuah sekolah favorit di Lamongan kota (bagian selatan). Sementara sabtu dan Ahad, dia mengajar komputer di MTs yang juga unggulan di Lamongan bagian utara. Tepatnya di pesisir laut.

Setiap Jumat sore dia berangkat naik sepeda motor menempuh perjalanan sekitar 20 km ke arah utara. Dan ahad sore atau senin pagi-pagi dia berangkat ke sekolah yang berbeda. Kerja yang senin sampai jumat, dimulai dari jam 7 pagi jam 4 sore. Sementara yang di MTs, sampai jam 2 siang. Tidak ada hari libur baginya.

Itu saja tidak cukup. Dia kerapkali menerima permintaan orang untuk membelikan seperangkat komputer, monitor, printer, atau asesoris lainnya. Dan itu harus dibelinya di Surabaya (dengan bersepeda motor) yang tentu saja jaraknya lebih jauh. Terkadang, kalo ada masalah pada barang yang dibelikan, dia terpaksa berangkat kembali ke Surabaya. Termasuk juga komputer yang bermasalah bukan karena barangnya, tapi karena virus misalnya. Dialah yang merasa bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

Saya membayangkannya saja, sudah tak sanggup. Tapi, dia bisa.
Lha kapan ketemu istrinya? Padahal, mereka kan suami istri.
Ah...! Semoga Allah menyiapkan rencana yang lebih baik.

Kapal yang Menyeberangi Gunung

Sore itu, saya duduk termenung sendirian di pelataran musholla di desa Tunggul, Paciran (tetangga desa saya). Letaknya tepat di pinggir laut. Suara ombak-ombak kecil terdengar bergantian. Angin sepoi-sepoi menerpa muka saya. Langit cerah dengan semburat merah terlihat di ufuk barat. Ada beberapa perahu kecil di pinggiran pantai bergoyang-goyang terkena ombak. Sementara di daratannya yang berpasir, kulihat ada 3 perahu kecil terparkir tenang. Di salah satu perahu tampak ada kesibukan. Beberapa orang seperti sedang mengerjakan sesuatu. Entah apa.

Lama sekali saya termenung. Memandang hamparan laut. Melihat jejeran perahu-perahu kecil. Memperhatikan orang-orang yang sedang sibuk dengan perahunya. Sesekali memalingkan muka ke sebelah selatan musholla. Di sana ada lapangan sepak bola. Anak-anak remaja di desa tersebut sedang asyik bermain bola. Teriakan mereka sesekali terdengar.

Tiba-tiba kesibukan di salah satu perahu di bibir pantai semakin besar. Orang-orang yang tadinya di dalam perahu itu memanggil beberapa orang kawannya yang sedang berada di pantai. Beberapa orang yang bermain bola pun mulai berkumpul mengitari perahu. Mereka mengambil posisi melingkar. Mengelilingi perahu. Dua orang di antaranya menjejer batang kayu di depan perahu. Saya langsung paham. Mereka pasti akan menghanyutkan perahu itu ke laut.

Jarak perahu dengan air ada sekitar 8 meter. Cukup dekat sebenarnya. Apalagi tanah di bawahnya adalah pasir. Sejenak kemudian terdengar teriakan mereka. Arajot Holok...! Arajot Holok...! Arajot Holok..!. Itulah aba-aba yang biasa kami teriakkan bersama saat melakukan suatu hal yang berat secara bersama-sama. Arajot Holok...! Arajot Holok...! Arajot Holok..! Ternyata, proses penghanyutan itu tak semudah yang saya bayangkan. Perahu kecil dengan para pendorong cukup banyak, kupikir urusan perahu itu akan bisa cepat teratasi. Sekitar 20 menit mereka baru berhasil membawa perahu ke laut.

Saat itulah pikiran saya langsung terbawa pada zaman Muhammad Al Fatih. Panglima penakluk Konstantinopel, negeri adidaya zaman itu. Amerika-nyalah kalau sekarang. Betapa heroiknya ketika ia menginstruksikan pasukannya untuk menyeberangkan kapal-kapal perangnya melintasi gunung. Bayangkan! Kapal perang, seberapa besarnya?!
Ketika itu pasukan musuh bertahan di daerahnya. Mereka memasang rantai besi berukuran besar secara berderet di lautan untuk menghadang kapal-kapal pasukan muslimin. Sehingga tiap kali hendak menyerang, kapal pasukan muslimin terjebak di rantai tersebut, dan musuh pun dengan mudah menghancurkannya. Satu-satunya jalan untuk bisa menembus pertahan musuh adalah dengan menyeberangi gunung yang ada di sebelah lautan. Daerah sana tidak dijaga oleh musuh. Musuh menganggapnya sebagai daerah aman. Apalagi gunungnya ditumbuhi pepohonan besar.

Maka, malam itu juga seluruh pasukan bahu membahu menebangi pepohonan di gunung. Babat alas. Mereka membuat jalan baru di atas gunung untuk menyeberangkan kapal-kapal mereka. Dalam bayangan saya, mereka pasti bekerja tanpa teriak-teriakan semangat. Agar tidak terdengar oleh musuh. Batang-batang pohon yang telah dipotong pun diletakkan di atas jalan yang baru mereka buat. Di bagian atasnya, mereka beri semacam pelumas. Itu akan menjadi roda bagi kapal-kapal mereka (ingat kapal! Bukan perahu).

Menjelang subuh, puluhan kapal perang—yang tentu saja bermuatan persenjataan perang—pun bisa diseberangkan ke daerah pertahanan musuh. Dan pagi-pagi, pasukan muslimin pun menyerang. Pasukan musuh yang tidak pernah mengira hanya terpana tak bergerak. Masih belum percaya dengan apa yang mereka lihat. Tidak mungkin. Tidak mungkin. Begitulah kira-kira gumam mereka. Menggeleng-gelengkan kepala. Lagi-lagi masih belum percaya.

Akhirnya, dengan kondisi musuh yang belum siap ditambah ketidakpercayaan atas apa yang mereka lihat, musuh pun bisa dikalahkan. Meski tentu saja dengan peperangan yang tidak mudah. Itulah sejarah emas Muhammad Al Fatih. Yang membuatnya mendapatkan julukan ’Al Fatih’. [KHO]

Dia Ngajar Elektro

Mendengar ini, teman-teman sekelas waktu di MAK dulu pasti akan tertawa. Bahkan orang-orang yang mengenalnya juga akan tertawa.

Teman sekelas saya waktu di Madrasah Aliyah Keagamaan (ingat Keagamaan) ini sekarang mengajar bidang studi Teknik Elektro di sebuah SMK di desa tetangga. Padahal, sekolahnya agama. Kuliahnya juga ngambil tarbiyah. Pendidikan Agama Islam lagi. Dulu, di pondok juga rajin mengaji kitab kuning. Cukup pandai maknani kitab gundul. Lha sekarang, lulus dari pondok ngajarnya Elektro! Hehehe....

Sungguh, kita memang tidak pernah tahu masa depan kita. Termasuk dengan ilmu kita. Kita punya beberapa ilmu. Namun, kita tidak pernah tahu ilmu yang mana yang dibutuhkan masyarakat! Seringnya seperti itu. Dan salah satu kasusnya, ya teman saya ini.

Semenjak kecil, dia memang senang otak-atik barang-barang elektro. Baik di Aliyah ataupun di pondok, tiap kali ada perlengkapan pengeras suara atau sound yang rusak, dialah yang selalu tampil memperbaikinya. Waktu itu saja, dia sudah jago membenahi radio yang sama sekali tidak berbunyi. Sering pula dia diajak oleh Gus Rul (waktu itu Kiai Baqir masih ada) untuk memperbaiki listrik, kabel, atau penerangan yang tidak bermasalah. Bisa dibilang dialah asisten Gus Rul waktu di pondok kala itu.

Saya bertemu dengannya tak sengaja di kantin pondok. Seperti biasa, senyumnya selalu lebar menyambut. Menampakkan gigi-giginya yang putih besar, kontras dengan warna kulitnya. Kami berjabatan erat. Dan seperti biasa, dengan lagaknya yang suka membanggakan diri, dia langsung bercerita banyak—termasuk tentang profesi barunya tersebut. Dia masih tetap ramah seperti dulu, meski santri-santri sepondok menjuluki ”jin-nya pondok” karena dia terkenal tidak kompromi dengan anak yang melanggar. Dulu, dia adalah ketua Bidang Keamanan pondok. [KHO]

Mendadak Nikah

Teman sekelas saya waktu di Aliyah, yang dulu akrab dipanggil Bassam, menikah tanggal 25 Desember kemarin. Sangat mendadak. Menurut penjelasannya kepadaku, sebenarnya dia berencana menikah bulan depan. Namun, orangtuanya tidak menyetujuinya, karena itu berarti adalah bulan Muharram. Dalam adat Jawa, adalah pantangan untuk menikah pada bulan tersebut. Bisa berakibat tidak baik, sengsara, atau mendatangkan marabahaya bagi keluarga.

Keluarga Bassam pun menganjurkan untuk menikah 6 bulan kemudian. Namun, giliran keluarga perempuan (dari Jakarta) yang tidak sepakat. Mereka sampai beradu argumen untuk menentukan hari yang tepat untuk pernikahan mereka. Bahkan, Bassam sempat diancam tidak dianggap sebagai anak andai nekad menikah bulan depan.

Setelah omong-omong dan rembukan lama, diputuskan lusa (perbincangan itu terjadi tanggal 23 Desember) mereka akan menikah. Yang berati masih masuk bulan Dzulhijjah. Bulan yang sangat baik untuk melangsungkan pernikahan dalam keyakinan orang Jawa. Karena itulah, pernikahan mereka pun sangat mendadak. Yang hadir ke Jakarta dari keluarga Bassam hanyalah 2 orang pamannya. Kedua orangtuanya yang sudah sepuh, hanya membantu doa dari desa.

Potong Rumput di Desa

Pagi-pagi setelah sarapan, sekitar pukul 8, aku tekejut mendengar suara mesin di depan rumah. Bukan bunyi sepeda motor atau mobil yang lewat. Lebih mendekati suara diesel yang aku sering dengar di perkotaan. Saya sempat bertanya pada Ibu saya tentang hal itu.

”Suarane wong motong suket paling!” jawab Ibu. (Suara orang sedang memotong rumput kali!)

Aku bergegas ke bagian depan rumah, dari balik kaca jendela, kulihat seseorang sedang menjalankan mesin pemotong rumput untuk merapikan rumput-rumput liar di pinggiran jalan di depan rumah penduduk. Menurut ibu, kegiatan ini sudah berlangsung beberapa hari ini.

Wah, melihat itu, aku jadi teringat dengan masa kecilku. Hampir setiap sore lepas sekolah, kami bersama saudara-saudara selalu disuruh orangtua untuk membersihkan rumput liar di pinggir jalan depan rumah kami. Dan seperti itulah yang juga dilakukan oleh keluarga-keluarga yang lain di desa kami. Rumput yang tumbuh liar di musim penghujan itu sungguh mengganggu pemadangan, termasuk juga menjadi cermin keluarga yang bersangkutan. Karena jenis rumput di depan rumah kami adalah teki, yang terkenal sangat awet, memaksa saya dan saudara-saudara bergotong royong dengan bapak-ibu untuk menyianginya.

Berbagai cara pun telah dilakukan bapak. Dengan mencangkuli tanahnya hingga ke akar-akar rumput, sampai menyemprot dengan obat pembunuh rumput. Usaha mencangkuli tanah itu tidak banyak memberi hasil. Yang lebih menampakkan perkembangan menarik adalah semprotan dengan obat. Setelah penyembrotan, rumput2 itu berangsur-angsur mati dan tidak menampkkan gejala tumbuh. Namun, setahun berikutnya, sat musim hujan, bekas akar yang belum mati pun kembali menumbuhkan tunas-tunas hijau. Begitulah ’peperangan’ melawan suket teki itu belum berhasil-berhasil juga.

Suket itu pun tidak tumbuh lagi, ketika bapak membangun got di tempat rumput itu tumbuh. Dengan ditimbuki adonan semen dan pasir untuk got, tentu saja tidak ada lagi kesempatan bagi si rumput untuk bergerak. Jadinya, tidak ada lagi lawan kami di depan rumah. Kami senang tidak terkena kewajiban membosankan itu.

Setelah kuliah di Jakarta, tiap kali pulang dan tidak melihat ada kehijauan di depan rumah, sebenarnya saya agak sedih dan menyesal. Apalagi, beberapa waktu lalu kemarau cukup panjang. Hujan tidak turun dalam jangka yang lama. Sementara matahari bersinar sangat terik. Tidak ada kehijauan. Sungguh, aku menyesal. Kenapa dulu tidak memotong dan merapikan saja rumput-rumput liar itu agar lingkungan depan rumah masih terlihat asri. Tapi, waktu itu (bahkan sampai sekarang) pandangan orang menyatakan suket teki memang bukan termasuk jenis rumput hias yang harus dirawat dan akan menjadi hiasan yang menarik.

Sekarang lebih enak, kepala desa lebih mengerti dengan desanya. Dengan kondisi masyarakatnya. Dia pun menyediakan tukang pemotong rumput untuk secara rutin memotong dan merapikan rumput-rumput liar di pinggir jalan. Dan, ternyata suket teki yang ”dirawat” pun menjadi menarik dilihat serta mengesankan keasrian. [KHO]

Tajdiidun Nikah; Memperbarui Pernikahan

Dalam adat Jawa, sangat kental sekali hitung-hitungan mengenai nama dan tanggal lahir untuk sepasang pengantin. Ada yang bahkan sampai harus mengubah namanya saat hendak menikah karena berdasarkan perhitungan, kehidupan keduanya nanti tidak akan baik, sengsara, atau salah satunya mati muda.

Sore itu, saya berkunjung ke rumah ustadz saya di Pondok. Beliau bercerita tentang tajdiidun nikah yang baru saja terjadi. Kata beliau, ada seseorang yang sudah menikah (bahkan sudah beranak satu) yang kehidupannya kurang baik. Setelah dihitung-hitung nama pasangan suami-istri itu, ternyata namanya memang tidak cocok. Akhirnya, salah satunya pun berinisiatif mengubah nama. Tentu saja dengan nama yang setelah dihitung, memberikan sugesti pernikahan mereka akan membahagiakan.

Dalam agama, istilah tajdiidun nikah sebenarnya memang ada. Namun, bukan karena masalah perubahan nama atau sebagainya. Akan tetapi, lebih karena pernikahan yang rusak atas sebab yang berdasarkan ketentuan agama. Hanya saja, mungkin karena yang bersangkutan kurang yakin dengan pernikahan mereka, diadakanlah akad nikah ulang itu. [KHO]

Sampah di Video Klip-nya Yovie & Nuno; Bunga Jiwaku

Tak sengaja saya menyaksikan video klip salah satu lagu terbaru Yovie & Nuno. Judulnya Bunga Jiwaku. Mulai dari awal hingga akhir, ditampakkan orang yang menerima lemparan kertas putih. Entah bertuliskan apa. Setelah membaca tulisan di kertas tersebut sejenak, orang itu langsung melemparnya kembali seenaknya. Kemudian, kertas berisi pesan itu mengenai orang lain yang (menurut skenario) ada di sampingnya. Orang yang menerima lemparan kertas pun membuka kertas. Membacanya sebentar, dan melemparkan kembali ke arah yang dikehendaki. Begitu enaknya. Seperti tanpa beban.
Lemparan demi lemparan berlangsung terus dan mengenai orang-orang yang berbeda. Sepertinya untuk menggambarkan bahwa pesan dalam kertas itu sampai pada orang dengan profesi atau karakter yang berbeda. Begitu seterusnya hingga akhirnya kertas itu sampai pada Yovie & Nuno dkk. Mereka membacanya sekilas, namun langsung disambar oleh seorang cewek yang segera ngeloyor pergi.

Yang jadi sorotan saya di sini adalah menampakkan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Saya melihat bagaimana dengan santainya setiap ’tokoh’ yang menerima surat itu membuang sampah (kertas putih) sembarangan. Begitu berulang-ulang dilakukan tokoh-tokoh yang lain. Tentu saja video klip itu menjadi pelajaran yang tidak baik.

Bagaimana kita lihat dinas kebersihan berupaya sekuat mungkin menyosialisasikan keharusan membuang sampah pada tempatnya dan bergaya hidup bersih. Namun, sosialisasi dinas itu tentu saja akan tiada artinya sama sekali karena lawannya adalah video klip musik—yang tentu saja digandrungi banyak orang. Mereka yang melihat mungkin tanpa sadar akan merekamnya dalam diri mereka bahwa kebiasan membuang sampah sembarangan adalah hal yang lumrah. [KHO]

Sunday, December 21, 2008

Lowongan Jurnalis Online di Voice of America, Indonesian Service, di Washington DC., Amerika Serikat: International Broadcaster (Indonesia)

Lowongan Kerja untuk Jurnalis Online di Voice of America, Indonesian Service, di
Washington DC., Amerika Serikat:

International
Broadcaster (Indonesian) (Online) GS-1001-12
SALARYRANGE: 69,764 -
90,698USD per year OPEN PERIOD: December 22, 2008to January 23, 2009

SERIES & GRADE:GS-1001- 12 POSITION
INFORMATION: Fulltime Career Conditional

DUTY LOCATIONS: 1 position - Washington, DCWHO MAY BE CONSIDERED: All
Qualified Applicants

NON-U.S. CITIZENS MAY BE CONSIDERED FOR THIS POSITION IN
THE ABSENCE OF EQUALLY OR BETTER QUALIFIED U.S. CITIZENS. IF A NON-U.S.
CITIZEN IS
SELECTED, HE/SHE WILL BE PLACED IN THE EXCEPTED SERVICE.
JOB SUMMARY: This position is
located in the Indonesian Service of the East Asiaand Pacific Division of the
Voice
of America (VOA) in Washington, DCwith
responsibility for writing, producing, adapting, and editing content for the
Service¢s web and mobile phone-based news and information outlets.

Jika berminat dan ingin memperoleh informasi lebih lengkap tentang lowongan
ini, anda bisa mengirim e-mail ke saya di fdemon@voanews. com.

Terimakasih & Salam,

Frans Padak Demon
Direktur VOA Jakarta

Lowongan- Asisten Editor Perancis

DIBUTUHKAN SEGERA
Sinergi Kelompok Penerbitan Buku Terbesar Indonesia Menantang anda
untuk maju dan berkembang bersama untuk mengisi posisi sebagai :

Asisten Editor Perancis


PERSYARATAN :

1. Pendidikan Minimal S1 dari semua bidang
2. Usia maksimal 26 tahun
3. Memiliki kemampuan Bahasa Perancis aktif dan pasif
4. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif dan pasif
5. Menguasai Microsoft Office dan internet (dalam bahasa
Perancis)

Surat lamaran (dilengkapi cv, fc KTP, foto 4x6) dikirim paling lambat
seminggu setelah iklan ini dimuat :

BAGIAN PSDM PBMM KOMPAS GRAMEDIA
Gedung ex. Lapangan Tenis Lt.3
Jl. Palmerah Selatan No.12
JAKARTA 10270
Atau email ke maya@psdm-gramediap bmm.com

Wednesday, December 17, 2008

Lowongan di Penerbit Indonesia Tera

Indonesia Tera adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penerbitan buku, membutuhkan beberapa tenaga freelancer (by project) untuk posisi berikut:

A. Designer Freelance

• Berdomisili di Yogyakarta
• Berpengalaman
• Dapat berkomunikasi aktif melalui internet
• Dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal
• Mengirimkan contoh hasil karya

B. Setter Freelance

• Berdomisili di Yogyakarta
• Menguasai program PageMaker, In-design dll
• Berpengalaman menyetting buku
• Dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal
• Mengirimkan contoh hasil layout/setting

C. Editor Freelance

• Berdomisili di Yogyakarta
• Berpengalaman menulis berbagai topik/tema
• Dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal
• Mengirimkan contoh hasil karya

CV dan contoh karya dikirimkan paling lambat akhir Desember 2008 ke:

INDONESIA TERA
Jl. Wora-Wari A-86
Baciro, Kotabaru
Yogyakarta 55225
Telp: 0274 515940
Email: redaksi@indonesiate ra.com

Tuesday, December 16, 2008

Lowongan Admin di NQS

Kami, CV. Niaga Qolbun Saliim sebuah perusahaan
distributor yang bergerak di bidang perbukuan
membutuhkan: 2 orang karyawati bagian administrasi dan
keuangan , dengan kriteria sebagai berikut:
1. Wanita ( berjilbab)
2. Usia maksimal 30th , diutamakan yang masih single
3. Pendidikan minimal D3 adm, mengerti keuangan
4. Pengalaman 1 tahun terutama di bidang keuangan (
bisa menghitung rugi laba perush)
5.Tinggal di wilayah jakarta selatan
6.Jujur, ulet, rajin dan siap kerja lembur.

pelamar hubungi:
CV. Niaga Qolbun Saliim
jalan Ampera Raya, kancil no 40
ragunan jakarta selatan 021-78831419( cp. Ani)

Rekrutmen Prospektif Salamadani Publishing

Peluang Bergabung dalam Usaha Penerbitan Buku Prospektif!

PT Salamadani Pustaka Semesta--grup usaha penerbitan buku umum dan buku Islam yang berpusat di Bandung--mencari tenaga-tenaga yang Fokus-Antusias- Siap-Tanggap untuk posisi-posisi berikut ini:

1. Sales Kanvaser Wilayah Jabodetabek (2 orang) (SKAV)
: Pria, maks 28 tahun, min SMA, diutamakan memiliki kendaraan sendiri, paham pasar buku Jakarta dan sekitarnya, terbiasa dalam tugas pengecekan, jujur & ulet, berbadan sehat. (Ditempatkan di Jakarta)

2. Supervisor (Penyelia) Promosi (SPRO): Pria/Wanita, maks 28 tahun, min D3, mampu membuat konsep dan strategi promosi below the line dan above the line, cinta buku, jujur dan ulet, memiliki jaringan kerja dengan berbagai media, baik dalam public speaking, humoris dan berambisi, mahir menggunakan komputer berbasis MS Word. (Ditempatkan di Bandung)

3. Staf Personalia (SPER): Wanita, maks 28 tahun, min D3, memahami tugas kepersonaliaan, supel dan ulet, memahami UU Ketenagakerjaan, mahir menggunakan komputer berbasis MS Word. (Ditempatkan di Bandung)

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Jika Anda termasuk kandidat yang dibutuhkan, silakan kirimkan lamaran ke:
PT Salamadani Pustaka Semesta, Jl Pasirwangi I, No. 3, Bandung 40254
Surat Lamaran lengkap + CV dan cantumkan kode lamaran di sudut kiri amplop.

PT Salamadani Pustaka Semesta berdiri Juni 2007, reborn Desember 2008 dengan lebih dari 190 judul buku terbit. Sebuah penerbit buku umum dengan pengembangan imprint: Momentum, Maximalis, Hayati Qualita, Semesta, Madania Prima, Madanisa, dan Chilpress. Bergerak dalam penerbitan buku Islam populer, umum populer, serta anak dan belia. Digawangi oleh para profesional di bidang perbukuan: Bambang Trim (Direktur Penerbit), Ali Muakhir (Expert Editor), Tasaro (Chief Editor), Ali Fridy (Managing Editor).

Tagline: Biarkan Buku Bicara!
Positioning Produk: Luxury Book, Inspiring Book, Edusmart Book, Economic Book, Graphic Guide
Internal Marketing: Jakarta-Bandung- Jogja-Surabaya
External Marketing: Sumatra dan Indonesia Timur
Komunitas: MISQAD (Majelis Iqra Darussalam)
Program: Wisata Spiritual Pustaka; Pesantren Buku; ABC Visit
Salamadani Inspiring Writer: Ustad Yusuf Mansur, Gola Gong, Ustad Cinta, dr.. Tauhid Nur Azhar, dr. Mehmet Oz, Martin E.P. Seligman, Bambang Trim, Tasaro, Ali Muakhir, Shanaz Haque, Neni Utami Adiningsih, dsb.
Strategic Partner: Kebun Angan (cover design), Dixigraf (editing & interior design), Wisata Hati (community).

------------ --------- --------- --------- ---------
Dicari Agen/Distributor Tepercaya untuk Komitmen jangka panjang di seluruh Indonesia. Hubungi PT Salamadani Pustaka Semesta, Departemen Marketing (u.p.. Yeni),
022-5222052

Monday, December 15, 2008

Lowongan Administrasi dan Akuntan di Penerbvit

Kami dari Penerbit Buku membutuhkan:
1. Administrasi & Accounting (AC) 1 orang: S1 diutamakan dari jurusan Akutansi dan memahami perpajakan, min 26 thn, familier computer/internet
2. Packing & Ekspedisi (PE) 1 orang: D3, mempunyai SIM A, Pengalaman Min 1 Thn, Min 23 Thn.

Lamaran langsung dikirmkan di: indocamp_marketting @yahoo.com

Penerbit INDOCAMP
Kunjungi Online bookstore kami di www.Indocamp.co.cc

Thursday, December 11, 2008

Undangan Menulis Artikel dan Berkunjung

Kami sedang berupaya situs ini bisa menjadi gerbang ilmu
pengetahuan dan informasi Islam di Indonesia. Karenanya,
kami terus mengembangkan baik isi maupun tampilan situs
ini dari waktu ke waktu. Kerja sama dengan berbagai pihak
pun kami lakukan, agar tujuan tersebut bisa terealisasi.
Kami pun berkomitmen untuk selalu menghadirkan minimal 3
(tiga) artikel setiap harinya (selain hari besar nasional)
dari berbagai tema yang termasuk dalam rubrik kami. Tidak
menutup kemungkinan ini akan terus kami tambah dan
kembangkan.

Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan pelatihan
jurnalistik untuk mahasiswa, yang
nantinya akan kami berdayakan untuk men-support situs ini.
Saat ini kami sedang mengadakan seleksi. Dan, kami masih
membuka kesempatan untuk siapa saja yang siap menjadi
relawan di situs ini. Ini memang menjadi bagian dari
komitmen kami untuk terus melahirkan generasi pejuang
Islam dalam bentuk yang paling mungkin dan paling elegan
untuk era informasi saat ini.

Tak lama lagi, kami juga akan membuka rubrik baru yang
kami dedikasikan untuk penulis pemula. Untuk itu, kami
berharap Anda berkenan mengirimkan tulisan Anda ke email:
syarifhade@yahoo. com dan berkunjung ke situs kami:

http://www.kampusis lam.com
http://www.cahaya- islam.com

Salam

SHM

Dikara Publishing House
http://www.kampusis lam.com
http://www.cahaya- islam.com

Lowongan Akunting di AgroMedia Group

Melihat perkembangan perusahaan yang semakin besar, kami dari Kelompok AgroMedia menantang kamu

untuk menjadi seorang Akunting. Bagi yang berminat, berikut ini adalah persyaratannya.

Staff Akunting (GL)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)

Staff Akunting (Perpajakan)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)
6. Menguasai ketentuan umum perpajakan serta mampu mengisi SPT Masa dan SPT Tahunan

Kirim lamaran lengkap kamu paling lambat Sabtu, 06 Desember 2008 ke alamat:

Jl. H. Montong No.57 Ciganjur
Jagakarsa - Jakarta Selatan 12630
Telp: 021- 7888 3030
email: hrd@agromedia. net

Info Selengkapnya:
http://agromedia. net/Info- Lowongan. htm

Lowongan Akunting di AgroMedia Group

Melihat perkembangan perusahaan yang semakin besar, kami dari Kelompok AgroMedia menantang kamu

untuk menjadi seorang Akunting. Bagi yang berminat, berikut ini adalah persyaratannya.

Staff Akunting (GL)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)

Staff Akunting (Perpajakan)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)
6. Menguasai ketentuan umum perpajakan serta mampu mengisi SPT Masa dan SPT Tahunan

Kirim lamaran lengkap kamu paling lambat Sabtu, 06 Desember 2008 ke alamat:

Jl. H. Montong No.57 Ciganjur
Jagakarsa - Jakarta Selatan 12630
Telp: 021- 7888 3030
email: hrd@agromedia. net

Info Selengkapnya:
http://agromedia. net/Info- Lowongan. htm

Lowongan Akunting di AgroMedia Group

Melihat perkembangan perusahaan yang semakin besar, kami dari Kelompok AgroMedia menantang kamu

untuk menjadi seorang Akunting. Bagi yang berminat, berikut ini adalah persyaratannya.

Staff Akunting (GL)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)

Staff Akunting (Perpajakan)
1. Pria usia maks. 27 tahun
2. Lulusan S1 Akuntansi IPK = 3
3. Pengalaman min. 2 tahun
4. Belum menikah
5. Menguasai komputer (MS Office)
6. Menguasai ketentuan umum perpajakan serta mampu mengisi SPT Masa dan SPT Tahunan

Kirim lamaran lengkap kamu paling lambat Sabtu, 06 Desember 2008 ke alamat:

Jl. H. Montong No.57 Ciganjur
Jagakarsa - Jakarta Selatan 12630
Telp: 021- 7888 3030
email: hrd@agromedia. net

Info Selengkapnya:
http://agromedia. net/Info- Lowongan. htm

Sunday, December 7, 2008

LOWONGAN "Staf Humas" Islamic book Fair

Lowongan "Staf Humas" Islamic book Fair

*LOWONGAN*

Dibutuhkan Staf Humas 8th Islamic Book Fair 1430/2009, dengan
syarat/kemampuan/ kecakapan, Informasi selengkapnya :

Silakan kunjungi http://www.islamic- bookfair. com

Lowongan di Ufuk Press

Ufuk Publishing House membuka kesempatan bagi tenaga muda kreatif, energik, dan antusias untuk berkarier di dunia perbukuan sebagai:


Penerjemah Freelance

Kualifikasi:

Min. S1 semua jurusan.Memiliki keahlian berbahasa Inggris lisan,
tulisan, dan menerjemah.Mempunya i pengalaman menerjemah buku berbahasa
Inggris, baik fiksi maupun nonfiksi.Menyertaka n portofolio hasil
terjemahan.Bersedia bekerja sama dengan tim.Bisa mengikuti deadline ketat.Diutamakan yang berpengalaman.

Editor Freelance

Kualifikasi:

S1 semua jurusan.Mengerti EYD dan Tata Bahasa Indonesia yang
baik dan benar.Mampu membaca dan menulis dengan bahasa
Inggris yang baik dan benar.Berwawasan luas.Bersedia bekerja sama dengan tim.Bisa mengikuti deadline ketat.Hobi membaca.Diutamakan yang berpengalaman.

Desainer & Ilustrator Freelance/Tetap

Kualifikasi:

Mampu menggambar manual realis dan
kartun dalam berbagai karakter.Mampu mengoperasikan Adobe Photoshop, Adobe in
design, Corel Draw, dan software pendukung lainnya.Mampu colouring
(digital dan manual).Berpengalam an minimal 1 tahun.Dapat menerjemahkan teks ke dalam
gambar visual.Menyertakan portofolio hasil
karya, baik dalam bentuk gambar maupun bentuk file (CD).Bersedia bekerja sama dengan tim.Bisa mengikuti deadline ketat.

Kirimkan CV dan Surat Lamaran ke

Tim Redaksi Ufuk Publishing House

Jl. Warga 23 A Pejaten Barat, Ps.Minggu

Telp:7976587/ 79192866


Atau via email ke

redaksi@ufukpress. com

selambat-lambatnya 31
Desember 2008.

Lomba Penulisan Ekonomi Syariah

LOMBA PENULISAN EKONOMI SYARIAH

Aliansi Penulis Pro Syariah (AlPen ProSa)
Tema Utama :

Kapitalisme Ambruk, Saatnya Menerapkan Sistem Ekonomi Syariah
Sub Tema :

1. Kerapuhan sistem ekonomi kapitalis dan kestabilan sistem ekonomi syariah

2. Penerapan sistem ekonomi syariah dalam Khilafah Islam

3. Upaya menerapkan sistem ekonomi syariah sebagai pengganti sistem ekonomi kapitalis
Hadiah

Juara 1 : Uang tunai Rp 5.000.000, Trophy, Buku, Sertifikat

Juara 2 : Uang tunai Rp 3.000.000, Trophy, Buku, Sertifikat

Juara 3 : Uang tunai Rp 1.000.000, Trophy, Buku, Sertifikat

Juara harapan (3 orang) : @ Rp 500.000
Ketentuan Umum

1. Peserta adalah jurnalis perempuan media massa cetak, radio maupun
televisi nasional, lokal, atau media on line Indonesia (dibuktikan
dengan kartu tanda pengenal dan surat keterangan dari pemimpin redaksi
bahwa ybs masih aktif bekerja di media tersebut)

2. Lomba dimulai dari tanggal 7 Nopember 2008 sampai 17 Desember 2008

3. Tulisan asli perorangan bukan jiplakan, saduran atau terjemahan

4. Tulisan sudah pernah dipublikasikan di media cetak atau media on
line, nasional ataupun lokal pada tanggal 8 November 2008 sampai 18
Desember 2008 (tidak harus dimuat di media tempat ybs bekerja)

5. Tulisan berisi ulasan, analisa kasus, hasil wawancara atau hasil
penelitian, yang didukung oleh data-data dan referensi yang relevan

6. Judul dan isi tulisan harus berkaitan dengan tema utama: Kapitalisme Ambruk, Saatnya Menerapkan Sistem Ekonomi Syariah

7. Lomba Penulisan akan dinilai oleh Dewan Juri untuk dipilih 6 pemenang

8. Pengumuman Pemenang di laksanakan pada tanggal 24 Desember 2008 di website www.alpenprosa. wordpress. com

9. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, serta tidak melayani tanya jawab

10. Pemenang lomba akan dihubungi panitia melalui telepon / surat / perwakilan AlPen ProSa di daerah
Ketentuan Khusus

1. Karya dalam bentuk tulisan antara 3-5 halaman A4

2. Tulisan ditulis dengan huruf times new romans, ukuran 12, dan spasi 1

3. Tulisan harus mengikuti kaidah penulisan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (Ejaan yang Disempurnakan)

4. Tulisan yang dilombakan harus menyertakan tanggal pemuatan tulisan di media massa

5. Tulisan dikirimkan melalui email AlPen ProSa : alpenprosa@yahoo. co.id

6. Tiap tulisan yang dikirim dengan maksud mengikuti lomba menulis ini agar menuliskan subyek : Lomba Penulisan Ekonomi Syariah

Lowongan Pustakawan Bina Swadaya

*Yayasan Bina Swadaya adalah salah satu LSM di Indonesia yang bergerak dalam
dunia pemberdayaan masyarakat miskin sejak tahun 1967. Saat ini sedang
membutuhkan 1 orang pustakawan. *

Tanggungjawab :

- Mengelola perpustakaan

- Mengurus ISBN Penerbitan

- Membantu urusan administratif penerbitan

Kualifikasi :

1. Lulus D3/S-1 Perpustakaan

2. Mampu menangani pekerjaan administratif

3. Memiliki pengalaman bekerja di LSM

Lowongan dikirim ke

HRD YAYASAN BINA SWADAYA

Wisma Hijau

Jln. Raya Mekarsari 15,

Jalan raya bogor Km. 30, Cimanggis, Depok

Atau via email ke hrd@binaswadaya. org atau ke fxagusm@yahoo. com

Thursday, December 4, 2008

Lowongan Editor & Ilustrator Penerbit Galangpress

ARE YOU CREATIVE ENOUGH?

Penerbit Galangpress menantang Anda, orang muda kreatif, untuk
bekerja, berkembang, dan berprestasi bersama kami sebagai:

EDITOR (ED)
Editor tetap untuk buku Komputer, Kewirausahaan, Hukum, Psikologi, dan
Pelajaran.
Kualifikasi:

- Laki-laki/perempuan
- Usia maksimal 27 tahun
- Pendidikan S1 semua jurusan
- Mampu berkomunikasi aktif (lisan/tertulis) baik dalam bahasa
Indonesia maupun bahasa Inggris
- Berpengalaman dalam dunia tulis-menulis
- Berorientasi pada kualitas dan target waktu
- Sanggup bekerja dalam tekanan
- Memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan siap mengerjakan tema apa pun
- Loyal, berdedikasi, dan mobilitas tinggi
- Berdomisili di Jogja

ILUSTRATOR/VISUALIS ER (VIS)
Kualifikasi:
- Laki/perempuan
- Usia maksimal 27 tahun
- Pendidikan minimal D-III, desain grafis/umum
- Menguasai teknik ilustrasi manual serta digital dengan berbagai tema
- Menguasai program Desain Grafis, minimal: Adobe Photoshop, Adobe
Ilustrator, Adobe InDesign serta CorelDraw
- Memahami proses cetak
- Sanggup bekerja dengan brief minimal
- Berorientasi pada target (bekerja cepat, tepat, dan akurat)
- Memiliki ketrampilan fotografi merupakan nilai lebih dalam proses seleksi
- Berdomisili di Jogja

Rebut kesempatan emas ini! Kirim lamaran paling menarik, Fotokopi
ijazah asli, CV/resume, pas foto terbaru, serta portfolio (contoh
karya) terbaik Anda ke:

HRD Dept. Galangpress, Jl. Anggrek 3/34, Baciro Baru, Yogyakarta
55225. Paling lambat tanggal 10 Desember 2008. Cantumkan kode posisi
di sudut kiri atas amplop.

Tidak ada korespondensi untuk informasi ini, kami hanya memanggil
pelamar yang memenuhi kualifikasi.

Salam dahsyat,
Redaksi Galangpress
www.galangpress. com
www.galangpress. wordpress. com

--
salam hangat,

AA Kunto A
http://www.galangpr ess.com
http://www.aakuntoa .wordpress. com

Wednesday, December 3, 2008

Lowongan Wartawan, Sekretaris, dan Bag. Iklan di Majalah GOZIAN

DIBUTUHKAN

Jika Anda orang yang memiliki wawasan luas tentang dunia Islam dan
menyukai tantangan di dunia Media Cetak, Majalah GOZIAN mengundang
Anda untuk bergabung untuk posisi:

1. Wartawan
Syarat:
• Muslim
• Umur tak lebih dari 30 tahun
• Berpengalaman minimal 1 tahun
• Pendidikan S1 segala jurusan.
• Menguasai bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
• Diutamakan yang bisa berbahasa Arab baik lisan maupun tulisan.
• Memiliki wawasan dunia Islam yang luas.
• Menyukai tantangan dan dunia jurnalistik
• Siap bekerja keras dan di bawah tekanan.

2. Sekretaris
Syarat :
• Muslimah (berjilbab)
• Pendidikan minimal D3
• Menguasai pekerjaan kesekretarisan.
• Umur tidak lebih dari 27 tahun dan belum menikah.
• Mampu mengoperasikan program komputer (Windows, excel, power point)
• Siap bekerja keras dan di bawah tekanan.

3. Bagian Iklan
Syarat :
• Muslim/Muslimah (berjilbab)
• Pengalaman di bidangnya minimal 1 tahun.
• Umur tidak lebih dari 30 tahun.
• Memiliki jaringan luas
• Biasa bekerja dengan sistem target
• Menyukai tantangan dalam bekerja.

Kirimkan surat lamaran lengkap Anda ke PT GOZIAN LITERA BANGSA:
Jl. Jatinegara Timur No.107 G, Jakarta Timur 13310 atau via email:
gozianlisan@ yahoo.co. id
(Sertakan juga contoh tulisan yang sudah atau yang belum dimuat) Surat
lamaran ditunggu paling lambat 2 minggu setelah iklan ini terbit

Studytour Penerbitan Islam

Assalamu'alaikum wr wb

Sudah lama nih nggak aktif di milis ini
Dan langsung saya informasikan kepada anggota milis info dibawah ini semoga bermanfaat :

Dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan harga buku yang terjangkau dan mengenal lebih jauh proses penerbitan dan percetakan Gema Insani, kami ingin menawarkan kerjasama :

Kunjungan Study ke Gema Insani
Tujuan program : Agar mengetahui proses penerbitan (perjalanan naskah dari editing – desain - pracetak – cetak) dan percetakan buku.
Program ini diselenggarakan setiap hari kerja pukul 09.00 – 15.30.
Jumlah peserta maksimal : 30 Peserta
Informasi lebih lengkap, hubungi Amin Pranoto (021.7708891- 3 ext 103 - Divisi Promosi)

Insya Allah kegiatan ini tidak dipungut biaya dan sangat sesuai untuk kalangan pelajar dan mahasiswa namun kalangan umum juga boleh kok

Kalau ada temen2 milis PL yang berminat silahkan dikoordinir oleh seorang PJ, dan nanti tentukan waktunya dengan saya langsung.

Semoga bermanfaat

Wassalam

Amin Pranoto
Mobile : 0817 0739 439

Lowongan Editor di Hikmah

Penerbit
Hikmah membuka peluang bagi mereka yang ingin berkarier di dunia buku.
Kami membutuhkan 2 editor untuk buku agama populer dan buku agama
referensial.

Persyaratan:
1. Lulusan sarjana S-1
2. Mampu berbahasa Arab dan/atau inggris
3. Bisa bekerjasama dalam tim dan bekerja dalam tekanan deadline
4. Memiliki mobilitas yang tinggi, kreatif, dan inovatif

Kirimkan lamaran ke:

GEDUNG MP BOOK POINT
JL, PURI MUTIARA RAYA NO. 72 CILANDAK BARAT, CIPETE
JAKARTA SELATAN, 12430

Terima kasih,
Muh. Iqbal Santosa

Penerbit Nusa Media Mencari Naskah

SALAM HANGAT

Dunia penerbitan terus berkembang di negara ini.
Gairahnya terus menggeliat kearah peningkatan yang
lebih baik. Hal ini seiring dengan peningkatan
kecerdasan masyarakat Indonesia yang disertai dengan
peningkatan kesadaran untuk membaca.

Penerbitan Nusa Media berdiri untuk memenuhi kebutuhan
bangsa ini tentang buku. Selanjutnya kebutuhan buku
itu tidak hanya untuk buku-buku pelajaran di sekolahan
saja, namun kebutuhan buku-buku umum dari berbagai
lapisan umur. Untuk memenuhi kebutuhan naskah penerbit
Nusa Media maka kami membuka kesempatan
seluas-luasnya kepada para penulis untuk mengirimkan
naskah untuk kami terbitkan.

Adapun kriteria naskah yang kami butuhkan antara lain:
1. Naskah Buku Anak
2. Naskah Buku Komputer
3. Naskah Resep Masakan
4. Naskah Buku Motivasi

Jika Anda mempunyai naskah seperti kriteria yang kami
butuhkan segara kirimkan naskah Anda kepada kami,
apakah itu lewat E-mail atau via pos ke alamat kami.
Selanjutnya setiap naskah yang masuk ke meja redaksi
akan dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya untuk kami
terbitkan.

Alamat
Jl. Pasir Huni 3 no 16 Bandung
Tlp. (022) 5224055
Hp. 08122385443 (Ahmad)

Alamat E-mail :
nusa_media08@ yahoo.co. id

terima kasih

Redaksi

Monday, December 1, 2008

LOMBA RESENSI NOVEL RAHASIA MEEDE

LOMBA RESENSI
NOVEL RAHASIA MEEDE
MISTERI HARTA KARUN VOC
Penulis: E.S Ito

Untuk yang merasa masih jadi pelajar atau mahasiswa/i, ayo ikutan!!
Kirimkan resensi ke :
Redaksi Hikmah Publishing House
Gd. Mp Book Point Jl. Puri Mutiara Raya No.72
Cilandak – Cipete
Jakarta Selatan 12430

Hadiahnya... .....
1.Mendapatkan kiriman buku-buku Hikmah selama 1 tahun
2.Tiket gratis Napak Tilas JelaJah Rahasia Meede dari Musium
Fatahillah sampai
Pulau Onrust senilai Rp. 250.000
3. Merchandise Rahasia Meede

Syaratnya:
Sertakan fotokopi kartu pelajar/mhs saat pengiriman resensi
Lampirkan bukti fotokopi resensi media bagi yang resensinya sudah
pernah dimuat di media cetak.

Jadi, baca bukunya, tulis resensinya, dan jadi juara!
Cuma sampai 16 Januari 2009

Karena sejarah bukan untuk dilupakan

don't hesitate to call us:
(Caroline: 021 75915762/63)

Lowongan di Global TV

IT WEBMASTER
Syarat-syarat :

1. Diutamakan pria.
2. Pendidikan min S1, fresh graduate welcome
3. Menguasai HTML, CSS, JavaScript, PHP & Mysql.
4. Menguasai Flash & Adobe Photoshop.
5. Menguasai Visual Basic .NET.


Video Editor
Requirements:
1. • High skill in AVID
2. • Creative, and has a great sense of art and good personality
3. • Willing to work with shifting time
4. • Able to work under tight deadline


Secretary for General Manager
Requirements:

• Female
• Maximum age 30 years old
• Fluent in English both oral Written
• Honest and well grooming
• Good communication
• Able to correspondences

Send your application and recent photograph to :

Human Resource Department
PT. Global Informasi Bermutu (GlobalTv)
Wisma Indovision Lt 17
Jl. Raya Panjang Z/III
Jakarta 11520

Vacancy : Kepala Sekolah, Guru Kurikulum & Guru Bidang Studi

Sebuah SMK Informatika yang baru berdiri di lokasi Ciputat (Tangerang)
membutuhkan beberapa SDM profesional dan potensial, untuk mengisi posisi:

A. Kepala Sekolah
* Pria / Wanita, usia max. 35 tahun.
* Pendidikan S1, segala jurusan.
* Menguasai Bahasa Inggris dan Komputer
* Menguasai Bahasa Mandarin (diutamakan).
* Memiliki jiwa pemimpin dan pendidik.
* Memiliki konsep pendidikan modern.

B. Guru Kurikulum
* Pria / Wanita, usia 25 - 35 tahun.
* Pendidikan minimal S1, semua jurusan.
* Memiliki kemampuan untuk menyusun desain kurikulum pendidikan.
* Jujur, Supel, Dinamis, Berjiwa Pendidik dan Ber-dedikasi.
* Menguasai Bahasa Inggris dan/atau Mandarin, dan Komputer.

C. Guru semua bidang studi
* Pria / Wanita, usia 21 - 30 tahun.
* Pendidikan minimal S1, semua jurusan.
* Jujur, Supel, Dinamis, Berjiwa Pendidik dan Berdedikasi.
* Menguasai Bahasa Inggris dan/atau Mandarin, dan Komputer.

Segera kirimkan lamaran lengkap, CV & foto anda ke :
ims [at] dnet.net.id

NOTE : Cantumkan posisi yang anda lamar pada subject email anda !!!

Temu Sastrawan Dunia

Koran Tempo | 29 November 2008

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Komunitas Cerpen Indonesia
(KCI), dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) menggelar Jakarta
International Literary Festival (JILFEST) di Kota Tua Jakarta dan
Hotel Omni Batavia pada 11-14 Desember. Tema yang dipilih adalah
"Peran Jakarta dalam Kehidupan Sastra Dunia".

Sejumlah sastrawan dari berbagai negara diundang, termasuk peraih
Nobel Sastra asal Turki, Orhan Pamuk, yang belum tentu bisa datang.
Acara juga dimeriahkan dengan aneka lomba, penerbitan buku, bazar
buku, pementasan, dan wisata budaya.

Tujuan diadakannya festival ini, menurut Kepala Subdinas Pembinaan
pada Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta, Jusuf Sugito,
kepada Tempo, antara lain untuk mengangkat citra internasional Jakarta
sebagai kota wisata budaya, menjalin kerja sama di antara sastrawan
dunia, dan mempromosikan Jakarta sebagai tempat menarik untuk
dijadikan latar tempat penulisan produk sastra dan seni.

Para sastrawan asing yang direncanakan hadir, selain Orhan Pamuk,
antara lain Maria Emrl asal Portugis, Henry Chamberlouis (Prancis),
Katrin Bandel (Jerman), Ernst Ulrich Kratz (Inggris), dan Mikihiro
Moriyama (Jepang). Soal kedatangan Pamuk memang masih tentatif. "Agak
sulit, dia agak repot dengan pemerintahnya. Tapi kami masih
mengusahakan agar Pamuk bisa hadir," kata Jusuf. Sejumlah sastrawan
asing lain sudah memberi lampu hijau tentang kepastian datang.

Lomba cerpen mensyaratkan karya berlatar Jakarta. "Lomba cerpen saat
ini dalam tahap penilaian," kata Jusuf. Dari Indonesia, ada 362 karya
yang dikirim ke panitia. Ada pula karya dari warga negara Indonesia
yang tinggal di Singapura. Selain bazar buku sastra selama festival,
ada pula pentas pembacaan puisi dan cerpen, serta musikalisasi puisi
yang melibatkan sastrawan internasional. Digelar di ibu kota, festival
juga akan mempertunjukkan kesenian Betawi.

Acara ini ditargetkan setidaknya menghimpun 150 peserta. Mereka adalah
penyair, cerpenis, esais, novelis, dan aktivis sastra dari Indonesia
dan negara lainnya. Menurut seorang panitia, acara ini tadinya
dijadwalkan pada 2009. Tapi, Gubernur Jakarta meminta acara diajukan
pada Desember. Sehingga Pamuk yang sempat menyanggupi datang bila
acara dijadwalkan 2009, jadi tak pasti kehadirannya. IBNU RUSYDI

Dicari Reporter Infotaiment dan Fotografer

[Info] Dicari Reporter Infotaiment dan Fotografer
Posted by: "hutan.lestari" hutan.lestari@gmail.com
Sun Nov 30, 2008 5:18 am (PST)

Dicari Reporter Infotaiment dan Fotografer
Untuk sebuah majalah yang akan terbit di Jakarta,
saat ini kami membutuhkan 6 reporter dan fotografer

Syarat umum:
- Pengalaman Jurnalistik min satu tahun
- Lebih disukai yang berlatar belakang media hiburan / musik/ infotaiment
- Kirimkan lamaran lengkap ke :
ecomagzn@gmail. com
ecomagzn[at] gmail.com

Terima kasih untuk semua perhatiannya.

Tahapan dan Syarat Menjadi Perpustakaan Jaringan 1001buku

Tahapan dan Syarat Menjadi Perpustakaan Jaringan 1001buku

1.Memenuhi persyaratan dari 1001buku, sebagai berikut:
a)Perpustakaan tersebut haruslah perpustakaan untuk anak-anak atau memiliki bagian khusus anak-anak.
b)Perpustakaan tersebut memang riil ada, yang akan dibuktikan dengan kunjungan relawan penilik secara random.
c)Perpustakaan tersebut memiliki tempat tersendiri dan tetap, tidak berpindah-pindah, kecuali ada persetujuan khusus dari sidang anggota.
d)Perpustakaan tersebut membuka perpustakaannya sedikitnya satu hari dalam satu minggu agar anak-anak bisa duduk membaca di sana.
e)Perpustakaan tersebut sudah berjalan (bukan perpustakaan yang baru akan berdiri) dan memiliki minimal 20 buku bacaan anak.
f)Perpustakaan tersebut dijalankan secara sosial, bukan perpustakaan komersial.
g)Perpustakaan tersebut mempunyai seorang pengelola atau penanggung jawab yang tergabung dalam 1001buku dan menjadi contact person dalam berhubungan dengan 1001buku di milis.
h)Pengelola atau penanggung jawab perpustakaan itu bersedia ikut hadir membantu acara sortir dan packing buku (apabila memang berada satu kota dengan tempat kegiatan tsb diadakan), atau kontribusi lain yang dapat membantu perkembangan dan kemajuan 1001buku.

2. Pengelola perpustakaan adalah anggota 1001buku.
Pengelola perpustakaan harus tergabung dalam 1001buku dan e-mailnya terdaftar di milis 1001buku. Jika belum terdaftar, silahkan mengirimkan email kosong ke 1001buku-subscribe@ yahoogroups. com. Dengan begitu, diharapkan perpustakaan dapat berkomunikasi dan mengabarkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan perpustakaan setiap bulannya. Jika perpustakaan tidak memiliki akses ke internet, maka harus ada relawan 1001buku yang bersedia menjadi sponsor yang dapat menjadi penghubung antara 1001buku dengan pihak perpustakaan. Tugas sponsor adalah meneruskan update informasi yang diperolehnya dari bagian perpustakaan 1001buku.

3. Mendaftarkan perpustakaan pada Tim Registrasi.
Jika Anda merasa perpustakaan Anda telah memenuhi persyaratan (No.1), maka segera daftarkan perpustakaan Anda dengan cara mengisi Formulir Pendaftaran Perpustakaan 1001buku dan kirimkan ke register@1001buku. org (subject: “Daftar Perpustakaan” ),cc-kan juga ke ariandhi@cbn. net.id atau ke PO BOX 3226 JAKARTA 10032 (cantumkan “Daftar Perpustakaan” di kiri atas amplop) atau serahkan langsung saat acara-acara offline 1001buku.

4. Validasi yang dilakukan oleh Tim Registrasi.
Tim Registrasi akan mempertimbangkan kelayakan perpustakaan Anda untuk masuk ke dalam Jaringan Perpustakaan Anak 1001buku. Jika layak, perpustakaan tersebut akan mendapat nomer registrasi dan dimasukkan ke dalam Daftar Jaringan Perpustakaan Anak 1001buku.

5. Siap-siap menerima buku dari 1001buku!
1001buku akan mendistribusikan buku hasil kegiatan sort-pack-distribut e (SPD) ke perpustakaan Anda. Laporkan ke milis bahwa Anda telah menerima buku-buku tersebut. Lengkapi dan kirim formulir yang dikirim bersama dengan buku-buku tersebut (formulir di dalam box) ke 1001buku.

Jangan lupa untuk selalu mengabarkan perkembangan perpustakaan Anda di milis, sehingga dari situ dapat dinilai bahwa perpustakaan Anda aktif dan siap menerima buku-buku kembali hasil SPD mendatang!
There was an error in this gadget

Shorih's books

M. Quraish Shihab menjawab... : 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui
5 of 5 stars true
Tanpa Bermaksud memudah-mudahkan-yang bisa berujung pada kecendrungan serba boleh jika di pahami dan di hayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam ad...
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
3 of 5 stars true
Saya membaca buku ini saat Tere Liye belum seterkenal sekarang. Karyanya juga belum sebanyak dan digandrungi sekarang. Saat itu, buku "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" masih diterbitkan penerbit lain (bukan Republika) dengan cover warna hi...

goodreads.com